Poros Jodoh

Poros Jodoh
SELAMAT TINGGAL


__ADS_3

Ricky bersikeras untuk tidak mempercayai ucapan Angga, ia memilih menatap mata bulat Deta untuk mencari kepastian di sana.


"Semuanya sudah selesai, Pak," ucap Deta, suaranya bergetar karena menahan tangis.


"Tidak! Tidak, Sayang, jangan katakan itu!" lirih Ricky, air mata bahkan lolos dari pelupuk matanya.


Hati Deta luluh melihat ketidakberdayaan Ricky, ingin rasanya ia memeluk Ricky untuk menenangkannya. Namun, semua perasaannya untuk Ricky telah ia kubur dalam-dalam hingga hanya menyisakan rasa kasihan.


"Dengar, Ky! Aku sudah mengatakannya padamu, jika kamu tidak sanggup menikahinya, maka aku yang akan menikahinya." tutur Angga.


Ricky menatap Angga dan Deta secara bergantian. "Aku tidak percaya kalian mengkhianatiku!"


"Siapa yang mengkhianati siapa? Saya rasa anda yang lebih tahu, Pak," sinis Deta.


"Kamu salah paham, Deta!" hardik Ricky, harapannya semakin menipis.


"Benar. Saya salah paham karena mengira anda pria yang baik dan saya telah salah mengira jika anda mencintai saya." Deta melepaskan tangannya yang di pegangi Ricky.


Ricky menatap manik Deta, ia terkejut dengan ucapan Deta. "Tapi, aku sungguh -" ucapan Ricky menggantung, karena di sela oleh Angga.


"Pergilah, Ky! Jangan ganggu hidup kami lagi!" bentak Angga pada Ricky yang masih terus menatap Deta.


"Dia milikku! Dan aku akan mengambil apa yang telah menjadi milikku!" tegas Ricky, ia meraih kembali tangan Deta. Namun, dengan cepat Deta menepis tangannya.

__ADS_1


"Selamat tinggal, pak Ricky. Semoga anda menemukan gadis bodoh untuk anda permainkan lagi." ucap Deta seraya melangkah untuk memasuki kabin.


Ricky berniat menyusul Deta, tapi tangannya di tahan oleh asisten Angga. Pria bertubuh kekar itu menunjukkan dua buah buku berukuran kecil, yang satu berwarna merah dan yang lainnya berwarna hijau.


Sesaat Ricky mengerutkan keningnya. "Apa ini?" tanyanya.


"Silahkan anda lihat sendiri, Tuan," ucap asisten Angga, yang membuat Ricky mengulurkan tangannya untuk menerima kedua buku itu.


Ricky membuka salah satu buku dan melihat ada foto Angga dan Deta menempel berdampingan di sana. Ternyata, itu adalah buku pernikahan Deta dan Angga.


"Tidak! Tidak mungkin!!!" teriak Ricky, ia terus menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Maaf, Tuan, anda sudah melihat yang harus anda lihat." Asisten Angga mengambil kembali kedua buku itu dari tangan Ricky, kemudian melangkah masuk ke dalam kabin.


Ricky tak bergerak sedikitpun, ia tampak seperti mayat hidup. Separuh nyawanya telah pergi bersama dengan kepergian Deta.


Dengan sigap, Gibran menarik tubuh Ricky. "Pak, apa anda ingin mati!" teriak Gibran.


Gibran melihat jet pribadi milik Angga sudah take off, ia tak habis pikir dengan kelakuan bosnya itu.


"Lebih baik aku mati saja!!! Aaaaarrrggghhhhhh ... Detaaaaaaaa!!!!" teriak Ricky pilu. Tubuhnya ambruk ke tanah, ia benar-benar sudah kehilangan hati dan jiwanya.


***

__ADS_1


Di atas udara, Deta menempelkan telapak tangannya pada jendela pesawat. Matanya tak henti-henti mengeluarkan air mata yang membuat siapapun yang melihatnya bisa merasakan kepiluan hatinya.


"Selamat tinggal, cintaku. Selamat tinggal impian dan harapanku. Selamat tinggal, pak Ricky." Deta semakin terisak saat menyebut nama Ricky.


Angga dan keluarga Riady, bisa merasakan betapa hancurnya Deta. Namun, mereka hanya bisa mendukung semua keputusan Deta.


Deta menghapus air matanya. "Selamat tinggal Deta si gadis bodoh." ucapnya.


"Selamat datang Deta yang kuat dan tegar!" lontar Angga yang duduk di seberang Deta sembari terus memperhatikan gadis itu.


"Iya, selamat datang masa depan yang indah!" ucap Deta penuh semangat, walau matanya jelas memancarkan kesedihan yang mendalam.


'Semoga takdir tidak pernah mempertemukan kita lagi.' Batin Deta.


Dan jauh di bawah sana, Ricky masih terus menatap langit dengan air mata yang masih membasahi pipinya.


'Aku akan menunggu poros ini berputar dan membawamu kembali padaku.'


***T**o be continue...


Hallo semuanya🤗


Jangan lupa jempol 👍 dulu sebelum atau sesudah membaca juga boleh 😊 dan jangan lupa tinggalkan jejak rasa sayang kalian sama author, boleh di kolom komentar atau vote ya 😘

__ADS_1


I❤U readers kesayangan kuhh**


__ADS_2