
Kebahagiaan telah menyelimuti keluarga Demitri atas kabar kehamilanya Laras, terlebih Laras tak hanya mengandung satu baby mereka langsung dikasih dua sekaligus.
Tama seperti seorang yang benar benar kasmaran dia tak mau terlalu lama meninggalkan istrinya hanya untuk urusan kantor, sekarang dia lebih sering meminta Izal untuk mewakilinya jika ada pertemuan penting.
PT Lucas Compeny sedang jaya jaya nya sekarang, banyak perusahaan asing maupun lokal yang ingin bekerja sama dengan mereka, sejak Tama bangkit dari keterpurukanya dia pun Menunjukan eksistensinya kembali, dibantu olek adik dan juga asisten kepercayaanya siapa lagi kalau mas duren yang baik hati mas Faris Rizal Prambudi yang sering disapa Izal duren tertampan dan terdingin di Lucas Compeny.
Berkali kali Aldo mengenalkanya pada beberapa teman Sharon namun tak ada satupun yang nyantol dengan kriterianya, pria pendiam ini lebih suka wanita yang sholehah baik hati lembut, ahhh nyari dimana wanita kayak gitu mas duren kamu ini susah sekali maunya. (semua itu plus minus mamas Izal yang gantengnya teroke, buset dah aku nganti bingung siapa lagi yang mesti aku kenalin ke kamu biar kamu dapet jodoh dan ga jadi jones mas mas).
__ADS_1
Padahal Tama juga tak sekaku dulu sejak anak istrinya kembali ditambah lagi sekarang kebahagiaanya sedang menyelimuti hidupnya, Tama malah sering memberinya kebebasan, libur ya libur bahkan Tama sekarang sering menasehatinya untuk mencari pendamping hidup tapi siduren yang gantengnya teroke iki paling hanya menjawabnya dengan senyuman atau ga bilang belum siap bos, belum siap katanya, ngaca umur lo berapa masih mau sendiri, astaga untung gue bukan emak lo, kalau gue emak lo udah gue omelin hah capek bahas mas duren satu ini. dah ah suruh kerja aja dia siapa tau sambil kerja dapet jodoh.
Malam ini ada salah satu patner mereka yang mengundang Tama untuk makan malam dengan nya, mereka ingin menawarkan kerja sama pada perusahaan Tama. Berhubung baru tahab pengenalan maka Tama menyuruh Izal untuk mewakilinya, Izal tak bisa menolak, karena ini adalah tugas pokoknya, saat mendekati beberapa orang yang dimaksud Izal tak memiliki firasat apapun, dengan tenang Izal pun mendekati mereka, berdiskusi seperti biasa dan Izal tak curiga sama sekali dengan apa yang mereka hidangkan, makan dan minum seperti biasa lama kelamaan Izal merasakan ada yang aneh pada tubuhnya dia merasakan panas yang luar biasa, dengan tubuh tak nyaman itu dia pun memilih berpamitan.
Izal masih tak curiga dengan mereka dia pun terus melangkah menuju keparkiran untuk mencari mobilnya, setelah itu dia sudah tak ingat lagi dengan kejadian apa yang menimpanya.
Disisi lain ada juga seorang gadis yang bernasib sama denganya, alih alih meeting dan hendak menawarkan jasa mereka malah mereka melakukan kecurangan dengan menaruh obat perangsang seperti yang mereka lakukan pada Izal.
__ADS_1
Ternyata itu salah satu tak tik mereka untuk menekan pimpinan perusahaan yang mereka incar agar memberikan tender kepada perusahaan mereka, selama ini mereka merasa cara itu sangat aman dan eferktif karena mereka mengancam akan menyebarkan video mesum orang yang dijebaknya jika tidak menuruti apa yang mereka kehendaki.
Izal dibawa kesalah satu kamar hotel yang sudah mereka pesan dan ternyata disana sudah ada seorang gadis yang sudah mereka persiapkan, malang tak dapat ditolak jebakan mereka berhasil meski salah sasaran, tujuan mereka adalah pemilik perusahaan bukan asisten sang pemimpin, Izal dan sang gadis yang sudah terkena obat perangsang itu pun sama sama tak bisa mengendalikan hawa nafsu mereka, ini gila mereka sama sama tak kenal tapi....
Awalanya, ketika Izal dimasukan kedalam kamar tersebut Izal hanya menurut dan masih anteng meski tubuhnya terasa seperti terbakar gairah, Izal duduk disofa dengan tenang, mata nya terasa sangat berat bahkan dia tak perduli ketika yang mengantarkanya masuk kekamar berpamitan untuk pergi, nafsu Izal kembali bergejolak ketika melihat seorang gadis baru keluar dari kamar mandi dengan baju basah kuyup sepertinya dia juga kepanasan seperti nya.
Saat mata mereka bertatapan awalnya sang gadis takut dan memilih masuk kekamar mandi lagi tapi Izal dengan cepat mencegah gadis itu menghindar, Izal mencekal tangan gadis itu dengan kasar dia mulai meraih bibir gadis itu lama kelamaan ahirnya dia pun pasrah, pertarungan sengit antara dua sejoli yang tak saling kenal itu pun terjadi, meski sempat menangis sigadis pun ahirnya hanyut dan menikmati.
__ADS_1
Lelah dalam kenikmatan pun mereka rasakan tak perduli apa yang akan terjadi setelah ini yang jelas mereka telah melakukan hal yang salah didalam alam bawah sadar mereka.
Bersambung...