Pura Pura Istri

Pura Pura Istri
Bab.54


__ADS_3

Bruk!


Tubuh Dean menghantam dinding lift dibelakangnya, dia segera balik mendorong Baron hingga keduanya terlibat aksi saling menghantam.


"Kau ini kenapa. Sudah jelas dia istriku ... Dan tidak ada lagi hubungannya denganmu, kalian sudah bercerai dan tidak ada lagi urusannya denganmu, kenapa kau masih tidak terima itu!"


"Aku masih tidak percaya jika kau yang menjadi suaminya, entah benar atau tidak tapi aku meragukan hal itu." ujar Baron dengan menyunggingkan bibirnya.


Dean mengeryit, "Tidak ada alasan untukmu untuk meragukan pernikahan kami, apapun alasannya ... semua itu tidak berarti apa apa bagi ku dan juga istriku Arlene."


Ting


Pintu lift terbuka, Dean melangkahkan kedua kakinya keluar dan sengaja menyenggol bahu Baron yang berdiri menghalangi jalannya. Dia fikir aku akan takut dengan orang sepertinya, kau bukan apa apa bagiku Baron. Batin Dean.


"Kau fikir aku tidak tahu Dean Mcdermott! Kau ini keturunan bangsawan dan Arlene itu wanita sederhana, dia tidak gila harta dan kekuasaan, dia tidak mungkin mengencani pria sekaya dirimu kalau tidak ada apa apa dibaliknya!" serunya dengan sedikit menaikkan suaranya satu oktav.

__ADS_1


Dean tersentak, namun dia tidak ingin terpengaruh dengan ucapan Baron dibelakangnya, pria itu memang tahu jika selama ini Arlene memang memiliki standar yang sederhana, dia tidak pernah neko neko apalagi memikirkan uang.


"Dan pasti kau hanya memanfaatkan kepolosannya, kalian tidak benar benar menikah karena aku tahu itu tidak mungkin Dean!"


Tak lama kemudian Dean menolehkan kepalanya, tadinya dia tidak ingin memperdulikan apa yang Baron ucapkan. Namun ucapannya membuat Dean tersinggung, dia yang hendak melanjutkan langkahnya kini melangkah kembali ke arahnya.


"Kau salah Baron, Istriku sekarang sangat menyukai uang, bahkan dia senang dan bahagia saat ini denganku, dia mampu membeli apapun yang dia inginkan, bahkan yang tidak pernah dia dapatkan dari mu saat kau masih jadi suaminya!" ujarnya menohok.


Baron menelan saliva, dia menatap punggung Dean yang kembali berjalan ke depan.


Dean berjalan ke arah mobil, dan menyuruh supir untuk keluar dari pintu kemudi.


Supir keluarga Mcdermott itu mengangguk mengerti dan membiarkan Dean masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya seorang diri.


Sementara supir itu mendapat tugas pengawalan untuk menjaga Arlene. Dia masuk ke dalam lobby apartemen dan langsung menatap Baron yang tengah berdiri terpaku ditempatnya.

__ADS_1


"Hey kau ... Kacung!"


Supir keluarga Mcdermott itu berjalan kearahnya. "Kau punya masalah denganku?"


"Bukan masalah melainkan tawarann yang sangat menggiurkam.


"Kau tahu kita bisa bekerja sama dalam hal ini!"


sopir keluarga itu menatap Baron dari ujung kepala hingga ke ujung kakinya. "Apa yang kau bicarakan?"ujarnya tepat di hadapannya.


"Ayolah ... Jangan berpura pura tidak tahu! Kau pasti tahu apa yang terjadi pada Arlene?"


Supir Macdrmott itu semakin menatapnya tajam. "Aku rasa kau salah orang bung! Walaupun tertarik, kurasa kau tidak akan mampu membayarku!" tukasnya mengulas tipis bibirnya.


"Kurang ajar kau ini!" sentak Baron.

__ADS_1


"Itulah kenyataannya, kau bukan tandingan tuan Dean kami! Kau bahkan tidak ada apa apanya dibandingkan dengannya yang memiliki banyak uang untuk menyuruhku apa saja termasuk membuatmu pergi atau kau akan menyesal." ucapnya dengan berlalu pergi dan masuk kedalam lift.


"Kau! kau pikir aku takut padamu?"


__ADS_2