
"Ada apa, Mas?" tanya Alesa setelah suaminya mematikan sambungan telepon
"Ibu udah nyampe di persimpangan jalan hendak masuk kesini tapi gak ada tukang ojek jadi ibu minta jemput sekarang" jelas Mas Ilham kemudian mengambil jaket dan kunci motor
Alesa menganggukkan paham lalu mengikuti langkah kaki suaminya yang kini sudah di teras depan sembari mengendong bayi Azzam, suaminya pun pamit hendak menjemput ibu mertuanya yang sudah nyampe.
Selepas kepergian suaminya, Alesa kembali masuk ke dalam ruko menuju warung milik suaminya dan tiba di warung Alesa meletakkan bayi Azzam di kasur bayi dan mengajak bayi Azzam bermain selagi belum ada yang belanja.
Dan benar saja tak lama kemudian datang pembeli satu persatu sampai teras depan penuh saking ramai pembeli datang, Alesa melayani mereka dengan ramah dan cekatan sembari sesekali memperhatikan bayi Azzam yang memainkan kerincingan sendirian.
Setelah para pembeli yang ramai barusan di layani Alesa satu persatu dan kini semakin berkurang hingga tak ada lagi yang hendak belanja, Alesa pun kembali mendekati bayi Azzam ingin mengajak bayi Azzam bermain cilukba dan dapat sambutan ketawa dari bayi Azzam.
Brum...brum....brum
Alesa yang tengah bermain dengan bayi Azzam mendengar bunyi sepeda motor yang sangat di kenal Alesa sepeda motor milik siapa lagi kalau bukan milik suaminya, Alesa segera beranjak sembari mengendong bayi Azzam dan berjalan menghampiri suaminya yang datang bersama ibu mertuanya.
Kemudian Alesa membuka pintu samping untuk mempersilahkan ibu mertuanya masuk, lalu Alesa mengambil tangan ibu mertuanya ingin ia cium sebelum bibirnya menyentuh punggung tangan itu ibu mertuanya dengan angkuh langsung menarik tangan sehingga Alesa tak sempat mencium.
Dapat perlakuan seperti itu Alesa hanya bisa tersenyum, lalu membukakan pintu lebih lebar agar ibu mertuanya bisa masuk bersamaan dengan suaminya masuk sembari membawa tas sangat besar milik ibu mertuanya yang seperti bukan mau menginap melainkan mau pindah.
"Sini cucu Oma yang tampan, ikut Oma aja" kata Ibu mertuanya Alesa langsung mengambil alih bayi Azzam dari gendongan Alesa
__ADS_1
Alesa hanya bisa pasrah ibu mertuanya mengambil bayi Azzam secara paksa, Alesa pun memilih ke dapur untuk menyiapkan minum serta cemilan untuk ibu mertuanya yang baru datang dan untuk tadi ia sempat beli cemilan itu dengan temannya yang mempromosikan jualannya melalui sosial media.
"Ini bu, minum dan cemilannya" kata Alesa meletakkan piring yang berisi cemilan dan segelas air minum
"Taruh aja disitu, nanti di makan. Aku mau main dengan bayi Azzam dulu" kata Ibu mertuanya Alesa tanpa menoleh dan tetap fokus mengajak bayi Azzam bermain cilukba
Alesa tersenyum melihat pemandangan tersebut, ia baru ingat bahwa ibu mertuanya baru ini mendapatkan cucu laki-laki karena kedua anak dari kakak iparnya semuanya perempuan makanya ibu mertuanya sepertinya sangat sayang dengan bayi Azzam.
Karena bayi Azzam sudah ada yang mengurus, Alesa memilih untuk menjaga warung saja dan meminta suaminya menemani ibu mertuanya di ruang TV sekalian menawari suaminya cemilan yang ia beli tadi.
Waktu terus berjalan sampai tak terasa jika waktu sudah menunjukan pukul 05.00 sore, Alesa menoleh ke arah ibu mertuanya yang baru selesai mandi dan Alesa pun pamit hendak memandikan bayi Azzam juga apalagi saat ini ibu mertuanya mulai menikmati cemilan yang di sediakannya tadi sembari menonton TV.
Selesai bayi Azzam mandi dan memakai piyama tidur lengan panjang, Alesa mengendong bayi Azzam sembari menghampiri ibu mertuanya yang saat ini sedang ngobrol dengan tetangga mereka di teras depan dan Alesa meminta tolong jagain bayi Azzam karena ia hendak mandi.
"Udah Mas aku mandi, silahkan kalau Mas mau mandi. Biar aku jaga warung" kata Alesa setelah selesai mandi dan berpakaian lengkap menghampiri suaminya di warung
"Ya sudah, aku mau mandi dulu. Ibu udah mandi belum?" tanya Mas Ilham pada Alesa sembari melihat ke arah sang ibu yang tengah mengendong bayi Azzam di teras depan
"Udah tadi, masak Mas lupa" jawab Alesa mengingatkan suaminya
Suaminya hanya mengangguk entah ingat tidak suaminya itu kalau sang ibu sudah mandi, tak lama kemudian ibu mertuanya masuk ke dalam ruko karena hari sudah semakin sore dengan mengendong bayi Azzam sambil terus tersenyum
__ADS_1
Kini matahari sudah mulai terbenam Alesa segera menutup rolling door ruko milik suaminya karena ketika magrib suaminya selalu mewajibkan untuk menutup warung sampai selesai sholat magrib, Alesa menghampiri bayi Azzam yang kini di di letakkan ibu mertuanya di kasur bayi.
Sedangkan ibu mertuanya saat ini tengah mengambil air wudhu hendak menunaikan sholat magrib dan ingin ikut suaminya yang sholat berjamaah di masjid, sebenarnya suaminya tak mengizinkan karena wanita itu wajib sholat di rumah namun ibu mertuanya memaksa hingga mau tak mau suaminya mengiyakan dari pada berdebat.
Selepas kepergian suaminya dan ibu mertuanya, Alesa memilih beranjak juga ingin mengambil air wudhu setelah memberi bayi Azzam mainan agar bayi Azzam tetap anteng di kasur bayi lalu setelah itu Alesa segera menunaikan kewajibannya sebagai hamba ALLAH.
"Assalamualaikum" ucap Mas Ilham sembari membuka rolling door
"Walaikumsalam" jawab Alesa yang memang sudah selesai sholat dan kini tengah membaca al-quran di samping bayi Azzam
Lalu suaminya dan ibu mertuanya melangkahkan kaki masuk ke dalam ruko, suaminya langsung mengambil al-quran untuk di baca dan duduk di kursi yang tersedia di warung sedangkan ibu mertuanya langsung berjalan menuju ruang TV mendekati bayi Azzam.
"Kok kamu udah baca al-quran aja, memang udah sholat?" tanya Ibu mertuanya Alesa heran melihat Alesa masih memakai mukena dan membaca al-quran
"Udah tadi bu" jawab Alesa kemudian menutup al-quran miliknya karena kebetulan sudah selesai
"Jadi bayi Azzam gimana kalau kamu sholat, kamu tinggal. Aduh gimana kamu ini jadi ibunya, bagaimana kalau bayi Azzam kenapa-napa" kata Ibu mertuanya Alesa langsung mendekati bayi Azzam dan mengendong bayi Azzam
"Gak bakal kenapa-napa bu, bayi Azzam kan belum bisa merangkak" jawab Alesa sembari melepas mukena yang melekat di tubuhnya dan memakai jilbab instan yang ada di dekatnya
"Ya kita kan gak tau namanya lagi sholat, jangan-jangan selama ini kamu seperti itu terus. Meninggalkan bayi Azzam sendirian" kata Ibu mertuanya Alesa begitu cerewet
__ADS_1
Alesa memilih diam dari pada di jawab terus akan memperpanjang masalah, kemudian Alesa memutuskan ke dapur ingin menyiapkan makan malam untuk suaminya dan ibu mertuanya sedangkan ia memilih untuk menjaga warung saja sembari menjaga bayi Azzam dari pada harus makan bersama ibu mertuanya yang cerewet itu.