
"Paket" kata Kurir memberikan sebuah paket kepada suaminya Alesa yang tengah duduk santai di warung miliknya
"Maaf mas, salah kali. Saya gak pernah beli barang di online" jawab Mas Ilham tak mau menerima paket tersebut
"Disini tertulis alamat ruko ini pak, atas nama bu Alesa" kata Kurir itu kembali membaca alamat serta nama pemesan di paket tersebut
Suaminya Alesa terdiam, ia sudah jarang melihat Alesa belanja di online dan setahunya Alesa jika setiap ingin belanja pasti minta izin dengannya tapi mengapa sekarang tiba-tiba ada paket kenapa juga Alesa tak izin dengannya.
Apa Alesa sudah tak menganggapnya sebagai suami sehingga belanja tanpa seizinnya, suaminya pun pamit ke dalam dulu dengan kurir ingin memanggil istrinya sekalian menanyakan apa istrinya belanja di online.
"Alesa...." panggil Mas Ilham kepada Alesa yang berada di dalam kamar mandi sembari mengetuk pintu berapa kali
"Iya, ada apa Mas? Aku sebentar lagi aku selesai" kata Alesa dari dalam kamar mandi mempercepat acara mandinya karena ia mengira suaminya ingin mengunakan kamar mandi
Dan selang berapa detik Alesa menyembul keluar dari kamar mandi, ia sudah selesai mandi terlihat dari rambutnya yang di balut dengan handuk kecil dan tubuhnya masih terlilit handuk yang menutupi dadanya hingga atas lututnya.
Glek
Suaminya menatap Alesa dengan sangat dalam sembari menelan ludahnya berapa kali, meski wajah Alesa terlihat kusam tapi tetap terlihat aura kecantikannya yang cantik alami dan meski tubuh Alesa tak langsing seperti waktu pertama menikah tapi tetap terlihat sexy karena semuanya terlihat besar dan padat.
"Mas....Mas...." kata Alesa melambaikan tangannya di depan wajah suaminya yang diam mematung
"Ahh, aku jadi lupa. Ada kurir di depan ngirim paket katanya atas nama kamu" kata Mas Ilham salah tingkah setelah menatap tubuh Alesa sangat lama
"Ohh iya terima aja, Mas. Gak bayar kok" kata Alesa kemudian melangkahkan kaki ke arah kamar meninggalkan suaminya begitu saja
__ADS_1
Suaminya pun kembali ke depan dan menerima paket itu dari kurir yang ternyata memang tidak bayar, suaminya sudah takut bayar apalagi kalau mahal ia tak mau bertanggung jawab makanya tadi memanggil Alesa ingin memastikan karena takut ketipu.
Setelah kurir itu pergi, suaminya membaca paket tersebut yang bertulis isi dalamnya sebuah satu paket skincare yang membuatnya lebih terkejut adalah nama pengirim paket yaitu Sisil adik kandungnya dan ia langsung berpikir negatif jangan-jangan Alesa memanfaatkan adik kandungnya.
Untuk memenuhi kebutuhan Alesa karena berapa hari yang lalu ia menghina Alesa tak secantik dulu lagi, dan Alesa yang tak mau mengeluarkan modal untuk membeli skincare justru manfaatkan adik kandungnya yang sangat menyayangi Alesa apalagi uang pegangan Sisil sangat banyak.
Karena selama kuliah ini ayah mereka sering memenuhi semua kebutuhan Sisil, belum lagi sisil yang kuliah sembari berjualan online meski ia juga belum tau Sisil berjualan apa tapi ia tau kalau Sisil sudah memiliki hasil keringat sendiri.
"Alesa...." panggil Mas Ilham lagi sembari menghampiri Alesa yang tengah memandikan bayi Azzam yang ternyata sudah bangun
Lagi-lagi suaminya terdiam saat memandangi Alesa merubah penampilan, biasanya Alesa setiap hari hanya memakai daster lengan panjang tapi kali ini Alesa memakai gamis bahkan wajahnya sedikit ada polesan di tambah lipstik berwarna pink natural di bibir Alesa membuat Alesa terlihat semakin cantik.
"Ada apa, Mas?" tanya Alesa kembali membuyarkan lamunan suaminya
Alesa telah selesai memandikan bayi Azzam, bahkan kini Alesa telah memakaikan bayi Azzam jumpsuit lengan pendek serta bedak dan minyak telon yang tak boleh di lupakan karena pagi-pagi begini kadang masih ada nyamuk.
Suaminya kembali menghampiri Alesa yang ada di ruang TV, kemudian suaminya menyerahkan paket itu kepada Alesa dan tentu di sambut Alesa dengan senang hati karena akhirnya paket yang di kirim Sisil tiba juga setelah berapa hari ia menunggu.
"Kamu manfaatin Sisil, minta kirim paket segala" kata Mas Ilham dengan nada masih biasa
"Manfaatin gimana sih, Mas?" tanya Alesa bingung sembari membuka paket tersebut yang isinya ternyata benar satu paket skincare
"Itu dari Sisil kan, pasti Sisil yang membayari itu semua. Apa uang yang aku beri kurang sehingga kamu memanfaatkan adik kandungku" kata Maa Ilham mulai terpancing emosi karena Alesa tak mau mengaku
"Iya ini dari Sisil, tapi aku gak pernah memanfaatkannya. Bahkan aku tidak tau Sisil mau mengirimiku paket, aku baru tau berapa hari yang lalu. Kalau Mas tak percaya buka HP aku masih ada chattingan kami" kata Alesa membela diri karena tak mau di salahkan manfaatkan Sisil
__ADS_1
Suaminya pun langsung mengambil gawai milik Alesa yang tergeletak di atas lemari TV, kemudian segera ia membuka gawai tersebut menuju aplikasi bergagang telepon warna hijau dan membaca semua pesan dari Sisil.
Karena suaminya percaya, suaminya memilih kembali ke depan apalagi kebetulan ada yang hendak belanja jadi mau tak mau suaminya mengakhiri perdebatan mereka di tambah suaminya yang telah salah sangka kepada Alesa tak mau memperpanjang masalah.
Setelah itu Alesa membiarkan bayi Azzam untuk bermain sebentar di kasur, Alesa menyempatkan diri untuk memakai skincare pemberian adik iparnya itu agar wajah kembali seperti dulu dan tak kusam lagi.
Alesa berdoa semoga skincare tersebut cocok dengan wajahnya, apalagi ini pertama kali ia mencobanya karena berbeda dengan skincare miliknya dulu dan adik iparnya juga bilang kalau skincare ini cocok untuk semua jenis kulit.
Kemudian Alesa menyusui bayi Azzam sebentar sebelum di ajaknya jalan-jalan keluar untuk menikmati udara pagi yang terasa hangat karena sinar matahari sudah tampak, namun Alesa membuka gawainya sebentar ingin melihat berapa harga skincare yang di kirimi oleh adik iparnya itu.
"Hah 550.000 satu paket" kata Alesa tercengang melihat harga skincare tersebut
"Baik banget teman kuliah Sisil memberinya satu paket skincare mahal ink" kata Alesa lagi kemudian melihat testimoni yang memakai skincare itu
Alesa terkagum-kagum melihat testimoni yang rata-rata wajah pemakai skincare itu menjadi glowing, yang awalnya flek hitam dan jerawatan kini menjadi glowing bahkan sangat cantik seperti habis operasi plastik saja.
Bayi Azzam udah selesai menyusu dan Alesa pun mulai beranjak sembari mengendong bayi Azzam, ingin keluar sebentar dan tentu pamit dengan suaminya sebelum melangkahkan kaki keluar lalu Alesa memilih duduk di bawah pohon mangga yang jadi tempat favorit ia untuk nongkrong.
"Haii, mbak Alesa" sapa Menantu Bu Sri dengan ramah sembari menyunggingkan senyuman manisnya
"Haii" jawab Alesa dengan ramah juga dan tentu senyuman yang tak kalah manis
Alesa sudah tak lagi ketus dengan menantu Bu Sri, setelah tau isi chat-nya bersama suaminya yang hanya membahas soalnya dan justru Alesa berterima kasih kepada menantu Bu Sri karena sudah menyadarkan suaminya untuk selalu mengerti keadaan Alesa.
Di dalam chat itu juga, ternyata suaminya bertanya soal skincare yang di pakai menantu Bu Sri agar suaminya bisa membelikan untuk Alesa karena suaminya juga sudah tau kalau semua skincare milik Alesa di meja rias sudah pada kadaluarsa.
__ADS_1