Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord
Buta Hati


__ADS_3

"Apa maksudnya ini, Tuan Hisham? kau membohongi kami?" tatapan nyalang Kaviar tertuju pada pria yang berstatus sebagai besannya.


Kaviar dan keluarga Abraham lainnya merasa di bohongi. Hisham dan Alfuttuain tidak pernah membicarakan kalau Sheera adalah putri bungsu- bukan putri tunggal, yang seperti Kaviar serta Kezier ketahui selama ini.


"Aku sudah katakan, pewaris tahta Alfuttain adalah Sheera- bukan siapa pun! termasuk gadis yang kalian lihat kemarin!" tegasnya.


Hisham masa bodoh dengan Sheena. Dia juga tidak peduli kalau putri sulungnya itu sudah dapat melihat, walaupun Hisham belum tahu hal apa yang membuat kedua mata Sheena dapat berfungsi lagi.


Hisham dan Alfuttain sudah terlanjur membuang Sheena, dengan tidak mengakui keberadaanya selama di istana Alfuttain. Bahkan mereka dengan teganya menempatkan Sang Putri Tersembunyi di sebuah menara tua- yang cukup jauh dari istana utama.


"Tapi dia putri sulung Alfuttain! yang artinya saudari kembar Sheera lah yang berhak menempati tahta sebagai putri mahkota, bukan Sheera!" tukas Kaviar logis.


Kaviar sangat paham dengan masalah ini, Sheena adalah pemilik tahta yang sebenarnya- dan Sheera hanya tokoh sampingan yang menempati posisi Sang Princess. Sheera tidak memiliki hak apa pun, kecuali kalau putri sulung Alfuttain benar benar sudah tidak ada lagi di dunia ini.


"Maaf, tapi aku sudah tidak menganggap dia hidup. Sejak gadis itu lahir ke dunia ini, dalam ke adaan cacat. Kalian harus tahu, Alfuttain tidak pernah mau menerima kecacatan sedikit saja. Karena bagi kami, kesempurnaan adalah harga mati," Hisham menatap dingin pada menantunya.


Sang Tuan Alfuttain tengah memberikan peringatan kalau dia tidak ingin menerima kecacatan Kezier, walaupun hanya sedikit.

__ADS_1


Sang Permaisuri Alfuttain hanya meremas tangannya sendiri. Di kecewa, Sang Permaisuri kecewa karena tidak bisa berbuat apa pun saat ini. Dirinya terlalu lemah, bahkan saat rasa rindu dan bersalahnya semakin menggebu pada Sheena- dirinya tidak berani untuk memeluk Sang Princess.


Permaisuri Alfuttain memejamkan kedua matanya erat. Bukan kemauan Sheena dan dia, kalau Sang Princess terlahir dalam keadaan tidak sempurna. Takdir Tuhan tidak dapat mereka hindari, sebagai hambanya yang baik- seharusnya dia dan suaminya mampu menjaga titipan yang diberikan Tuhan untuk mereka.


"Tapi sepertinya, putri sulung mu itu tidak mengalami cacat sedikit pun!" Kaviar menatap tidak percaya.


Pria setengah baya itu terkekeh pelan, bahkan Kaviar terlihat menatap pada Kezier yang masih mematung di tempatnya.


"Kau tidak lihat tadi huh! putri mu mengarahkan tatapan tajamnya pada mu dan kalian semua yang ada di sini. Kedua matanya memancarkan kebencian pada mu, bahkan bukan hanya kebencian- tapi lebih dari sekedar itu."


Hisham berdecih, meremehkan ucapan Kaviar. Sang Tuan Alfuttain menghempaskan tubuhnya ke sofa, wajahnya terlihat lelah.


Dengusan pelan Kaviar terdengar, dia sudah yakin cepat atau lambat Hisham akan mempertanyakan kerja sama mereka.


Kerja sama yang berkedok pernikahan. Hisham memanfaatkan Sheera demi kepentingan Alfuttain, pria itu membiarkan Sheera terjerat oleh Kezier sebagai tumbalnya.


"Aku akan menemui Sheera, permisi!"

__ADS_1


Tanpa menunggu persetujuan, Kezier meninggalkan mereka. Tujuan Sang Putra Mahkota Abraham saat ini adalah kamar tidur Sheera. Gadis yang beberapa puluh jam yang lalu sudah menjadi istrinya. Istri di atas kertas, Kezier bahkan masih enggan berbicara pada Sheera setelah kejadian itu.


"Aku tidak menyangka kalau kalian kembar," gumannya pelan.


Salah satu sudut bibirnya terangkat, kala membayangkan wajah kedua gadis kembar itu.


"Seharusnya aku yang memiliki gadis itu, bukan Albarack! karena dialah pewaris tahta yang sebenarnya," ujarnya lagi.


Langkah Kezier terhenti, tatapan datarnya begitu menusuk- dan sangat dalam.


"Hukuman apa yang akan kau terima, istriku? setelah kau dan keluarga mu membohongi Abraham?!" sambungnya lagi.


**MOHON MAAF OTHOR BARU UP, HARI INI SUPER REPOT KARENA REWANG DI KAKAK SEPUPU YANG MAU NIKAHAN, YEYY BENTAR LAGI KETEMU MAS ALKAN😘😘


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU NEXT PART MUUAACCHH😘**

__ADS_1



PINGIN PEGANG, TAPI TAKUT TERAS NERAKA 😫😫😫


__ADS_2