
Dahi Erkan mengernyit, saat merasakan ponselnya bergetar. Sang Lord sengaja meng-silent, agar tidak mengganggu waktunya bersama Sheena.
Tapi dia lupa untuk mematikan getarnya, alhasil mau tidak mau dia harus merogoh benda itu di saku celana bahannya. Sementara tangannya yang lain masih merengkuh tubuh Sheena.
Sang Princess terlihat begitu nyaman bersandar di tubuhnya, dan Erkan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu.
"Mommy?" gumamnya.
Bukan panggilan, melainkan sebuah pesan chat masuk. Erkan sempat mengedarkan pandangannya ke setiap penjuru, untuk mencari Yasmine dan Elvier. Namun sepertinya kedua orang tuanya tidak ada di sekitar mereka berdua.
π©MOM[Cepat pulang, kita harus ke Indonesia]
Dahi Erkan semakin berlipat, tanpa membalasnya Sang Lord kembali memasukkan benda itu ke saku celananya. Erkan yakin kalau saat ini tengah terjadi sesuatu pada keluarganya di Indonesia.
Grep!
Pekikan Sheena tidak dapat ditahan lagi, saat Erkan tiba tiba menggendongnya. Untung saja suara Sang Princess masih teredam oleh suara musik- kalau tidak, mungkin semua atensi para tamu undangan akan tertuju padanya, termasuk seorang gadis bergaun hitam yang saat ini tengah berkeliling mencari keberadaannya.
"Ada apa? kenapa kau menggendongku? turunkan aku Akara, aku bisa berjalan sendiri,"
Erkan tidak mengindahkan celotehan Sheena, Sang Lord malah memberikan kecupan di dagu Sheena- dan itu berhasil membuat Sang Princess berhenti meronta dan mengoceh.
"Mommy menyuruh kita pulang," ujar Erkan tenang, walaupun didalam hatinya saat ini tengah risau.
"Jelaskan saja, tidak usah mencium ku," rajuk Sheena, membuat Erkan terkekeh kecil.
Sang Lord tidak tahu saja, kalau saat ini giliran jantung Sheena yang berdetak dua kali lebih cepat. Pasangan romantis itu berhasil memancing atensi para tamu undangan, termasuk Sheera yang terlihat tengah mematung- menatap punggung lebar Erkan.
__ADS_1
Kedua tangannya terkepal erat, Sheera benar benar tidak menyukai interaksi yang di perlihatkan Erkan pada gadis yang dia lihat tadi. Gadis bertopeng, terlihat misterius sampai Sheera tidak mengenalinya sama sekali.
"Sialan! siapa gadis itu?" geramnya.
π
π
π
"Ada apa Mom?"
Erkan segera menemui Yasmine saat dirinya sudah sampai di istana. Sheena pun sudah kembali ke kamarnya, karena Erkan menyuruh Sang Princess untuk segera beristirahat. Erkan yakin kalau Sheena sudah kelelahan karena ulahnya.
"Eyang Ilham berpulang, kita harus ke Indonesia,"
"Sudah Mine, kita akan ke Indonesia malam ini," bujuk Elvier.
Pria itu segera mendekap tubuh Sang Permaisuri. Memberikan usapan lembut di pucuk kepala serta punggung istrinya, bahkan Elvier masih sempat memberikan banyak kecupan di dahi Yasmine.
Sementara Erkan, Sang Lord masih mematung. Pikirannya terbagi dua, kalau dia ke Indonesia- artinya dia akan meninggalkan Sheena untuk beberapa waktu. Karena Erkan yakin kalau Sang Princess tidak akan mau ikut bersamanya.
"Aku akan berbicara pada Sheena, Mom,"
Yasmine mengangguk didalam dekapan Elvier, saat ini hati mereka tengah risau. Yasmine tidak menyangka kalau orang orang yang dia sayangi akan hilang secara perlahan, atau mungkin dia juga akan mendapat giliran setelah ini.
Erkan pun sama risaunya, Sang Lord segera menuju kamarnya yang di tempati oleh Sheena. Erkan menghela napas pelan, sebelum dia membuka pintu.
__ADS_1
Erkan melangkah perlahan, mendekat pada Sheena yang ternyata masih terbangun. Saat ini Sang Princees tengah melamun, sembari menatap pintu balkon yang terbuka.
"Sunshine?"
Erkan mendudukkan diri disisi Sang Princess, satu tanganya terulur untuk menggenggam jemari lentik gadisnya.
"Akara,"
Erkan tidak menjawab, pria itu malah memeluk tubuh Sheena erat. Sang Lord memejamkan kedua matanya, menghirup rakus aroma manis yang pasti akan dia rindukan selama beberapa waktu kedepan.
"Ada a-,"
"Aku harus ke Indonesia malam ini, EyangΒ Ilham berpulang,"
Gerakan tangan Sheena terhenti, saat dia hendak mengusap kepala kekasihnya.
Ke Indonesia malam ini? itu artinya Erkan akan meninggalkan dirinya sendiri di istana ini. Haruskah dia ikut? atau tetap berada di istana ini sampai Sang Lord kembali?
**MON MAAP OTHOR POTONG GAMBARNYA, KARENA BAGIAN YANG BAWAH CUMA OTHOR YANG BOLEH LIHAT ππππππ
SEE YOU NEXT PART NANTI SIANG MUUUUAAACCCHHH**
GARA GARA INI OTHOR GAK BISA UP BANYAK BEBERAPA WAKTU INI, JADI MAAF KALAU GAK SESUAI DENGAN KEMAUAN KALIAN UP NYA
__ADS_1