Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord
Introgasi


__ADS_3

Yasmine menatap kedua gadis itu secara bergantian, rupa keduanya tidak berbeda sedikit pun. Bola mata keduanya bahkan sama birunya, Yasmine benar benar tidak dapat melihat perbedaan dari keduanya.


Namun tidak untuk Erkan, hanya lewat tatapan mata saja- Sang Lord dapat membedakan antara Sheena dan Sheera. Banyak perbedaan keduanya di mata Erkan, sangat- mereka sangat berbeda.


"Jadi, apa maksudnya semua ini?"


Yasmine menatap serius pada Erkan, Sang Permaisuri menuntut penjelasan putranya. Yasmine benar benar tidak mengerti apa yang terjadi di istana ini selama dia dan Elvier di Indonesia.


"Mommy, a-aku juga ti-,"


"Jangan panggil aku Mommy!" tukas Yasmine.


Tatapan Sang Permaisuri mengarah pada gadis yang sempat dia peluk dan beri perlindungan tadi.


"Kau Putri Mahkota keluarga Alfuttain, kan? untuk apa kau berada di istana ini? apa yang sedang kau lakukan disini?" Yasmine terus saja mencecar Sheera, Sang Permaisuri tidak memberikan kesempatan pada Sheera untuk berkutik.


Sheera pun terlihat memejamkan kedua mata, dia tidak tahu harus menjawab apa. Kalau pun dirinya tidak menjawab, pasti akan sama saja akhirnya- di depak dari istana Albarack. Lebih parahnya, mungkin dia akan mendapatkan hukuman karena masalah ini.


"JAWAB!"

__ADS_1


Sheera tersentak mendengar bentakan Yasmine. Jujur, Sheera yang biasanya tenang dan tidak takut pada siapa pun- kini mulai meragu pada keberaniannya sendiri, kala melihat wajah dingin dan tatapan tajam Sang Permaisuri yang mengarah padanya.


"A-aku She-, aakkhh!"


Dengan kejam Erkan menarik rambut Sheera hingga mengakibatkan helaian rambut extension-nya terlepas beberapa helai. Sheera yang tidak menerima perlakuan buruk itu menatap nyalang pada Erkan, namun tatapannya meredup kala melihat tatapan datar penuh kebencian pria yang dia sukai.


"Berhenti menyebutmu sebagai Sheena, sialan!" murka Erkan.


Sang Lord sudah tidak dapat menahan lagi rasa amarah dan muak nya pada Sheera. Satu tangannya terulur untuk mencengkram dagu Sheera, menekannya kuat membuat sang gadis meringis sakit.


"Kau tidak pantas, Sheena-ku berbeda dengan mu. Jadi, tutup mulutmu itu sebelum aku sendiri yang menutupnya!" desis Erkan penuh penegasan.


"Kau sendiri yang sudah membuat masalah dengan kami Putri Alfuttain, jadi jangan salahkan kami- kalau kau mendapat perlakuan buruk sekarang. Apa lagi, dengan lancangnya kau mengaku sebagai calon menantu keluarga Albarack. Setelah apa yang kau lakukan pada Sheena, yang masih memiliki ikatan darah dengan dengan mu- bahkan orang yang kau singkirkan berkali kali itu pernah satu rahim dan serupa dengan mu," Elvier mulai angkat bicara.


Dia juga sama muak nya dengan Erkan, Elvier tahu semua yang terjadi pada Sheena. Erkan sempat menceritakan semua padanya, saat masih di indonesia tanpa sepengetahuan Yasmine.


Elvier sempat ingin pulang cepat, namun Erkan mencegahnya. Sang Lord mengatakan kalau dirinya masih bisa mengatasinya, dan akan membuat gadis itu berpikir dua kali untuk mengganggu kehidupan keluarga Albarack.


"Apa kau merasa sudah sempurna? apa yang kau banggakan dari dirimu itu? wajah? tahta? atau kesempurnaan fisik?" sambung Elvier.

__ADS_1


Pria bertato itu menatap sinis pada Sheera, bahkan begitu meremehkan. Sheera terlalu merasa sempurna menjadi seorang manusia, padahal sebenarnya gadis itu memiliki banyak kekurangan di bandingkan dengan Sheena- yang sudah terlihat jelas apa kekurangannya.


Senyuman sinis Elvier semakin mengembang saat melihat wajah pias Sang Putri Mahkota Alfuttain. Apa lagi melihat kertediaman sang gadis, Elvier berharap gadis remaja labil ini tidak akan bunuh diri.


"Aku lebih memilih memiliki menantu buta mata, dari pada harus memiliki menantu buta hati dan tidak tahu diri, seperti mu!" sarkas Yasmine.


Sang Permaisuri berusaha sebisa mungkin menahan emosinya. Yasmine menggelengkan kepalanya pelan, dia tidak habis pikir kalau gadis cantik yang ada di hadapannya ini begitu tidak memiliki hati pada saudarinya sendiri.


"Aku akan menyuruh Hisham Alfuttain kemari. Kita akan lihat, bagaimana reaksinya saat melihat putri mahkota kebanggaan keluarga itu menjadi seorang penipu di disini," ujar Elvier santai, namun serius.



**DAD KENAPA DIRIMU MERESAHKAN 😫😫😫


HOLLA MET PAGI MENJELANG SIANG EPRIBADEH


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU NEXT PART MUUUAAACCHH**

__ADS_1


__ADS_2