Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord
Sambutan


__ADS_3

Erkan mengetuk ketukan jari besarnya, netra tajamnya mengarah pada layar laptop. Senyum sinisnya tercipta, kala melihat beberapa mobil memasuki kawasan istana Albarack.


"Mereka sudah datang, My Lord!"


Seringai di bibir Erkan melebar, Sang Lord bangkit- dia terlihat begitu bersemangat tidak sabar untuk menyambut kedatangan tamu agung.


"Ayo kita sambut mereka!"


Erkan menyingsingkan lengan kemejanya hingga siku. Dengan langkah tegap Erkan berjalan keluar dari ruang pengintai, di ikuti oleh Lionel.


Erkan terlihat dewasa dengan penampilan formal. Kemeja hitam dengan celana bahan berwarna senada, membalut tubuh tinggi tegapnya. Pria muda yang akan berusia 20 tahun itu, kembali menyunggingkan senyum saat melihat Sheena tengah tertawa kecil dengan Liara.


"Hai ladies!"


Erkan merentangkan kedua tangannya, berharap kedua wanita cantik itu datang dan segera mendekapnya.


"Kau sudah selesai?"


Erkan mengangguk, dengan lembut dia merengkuh tubuh kecil Sheena- memberikan banyak kecupan di pucuk kepala Sang Princess. Keduanya larut dengan dunianya, melupakan dua manusia yang saling membuang wajah- lebih tepatnya gadis kecil bergaun merah muda.


Sepertinya ada sesuatu diantara Liara dan Lionel, yang tidak di ketahui orang lain.


"Ayo Kak Sheena! Mommy sudah menunggu kita!"


Liara segera meraih lengan kakak iparnya, dia tidak peduli dengan wajah tidak terima Sang Kakak. Saat ini yang terpenting untuk Liara adalah dia bisa menghindari orang yang sudah membuatnya kesal kemarin.

__ADS_1


"Aku akan menyusul, pergilah dengan Liara," Erkan memilih mengalah, dia tidak ingin membuat Liara bertambah kesal.


Erkan tahu, kalau Liara dan pengawal pribadinya tengah melakukan gencatan senjata. Sang Lord melirik Lionel lewat sudut matanya, sudut bibirnya terangkat kala melihat wajah datar pria yang usianya satu tahun lebih tua darinya.


"Kau selalu membuatnya kesal, hebat sekali!" kekeh Erkan, tepukan keras yang dia berikan pada Lionel- membuat pria bertato hampir di sekujur tubuhnya hanya meringis.


🍒


🍒


🍒


Kaviar mengetatkan rahang, saat melihat istana yang selalu dia sambangi dulu. Saat Zorra, mendiang adik pertamanya masih menjalin hubungan dengan Putra Mahkota Albarack- mendiang Yazan.


"Ayo! kita berikan pelajaran untuk Albarack. Putra Mahkota nya yang sok jagoan itu, tidak akan kita lepaskan!" tukas Hisham penuh emosi.


Kaviar kembali menyorot dingin, kedua tangannya mengepal saat mengingat kondisi Kezier saat ini.


"Kau benar, aku tidak akan melepaskan pria sialan itu!"


Kaviar melangkah angkuh, tatapannya semakin menajam saat melihat orang yang dia cari tengah berdiri tegap- kedua tangannya dia masukan kedalam saku, membuat dia terlihat siap untuk berhadapan dengan siapa pun saat ini.


"Selamat datang di kediaman Albarack, Tuan Kaviar dan Tuan Hisham,"


Kaviar mendengus, saat mendengar sambutan dari salah satu tangan kanan Elvier Albarack- yaitu Murad. Selain dia menjabat sebagai kepala pengawal, Murad pun menjadi pembicara untuk junjungannya.

__ADS_1


"Aku tidak ada urusan dengan mu. Tapi pria yang ada di belakangmu itu adalah urusanku!"


Murad menaikan sebelah alis, sudut matanya melirik pada Elvier. Melihat junjungannya mengisyaratkan lewat tatapan mata- Murad terlihat mundur. Pria itu sedikit membungkuk saat melihat Erkan melangkah maju menempati tempatnya tadi.


Masih dengan tatapan tenang, Erkan menatap Sang Tuan Abraham dengan senyuman tipis.


"Selamat datang di istana kami, rival Daddy ku!" sindir Erkan.


Seringai di wajah Sang Lord semakin melebar kala melihat Hisham dan Kaviar mulai terpancing.


"Kau ingin bertemu dengan siapa? aku, Daddy ku atau Mommy ku?"


Erkan melirik pada Elvier, Sang Daddy terlihat tenang namun Erkan tahu kalau saat ini Yang Mulia Albarack tengah menahan kesalnya.


"Kau terlalu berani Pangeran! aku tidak akan melepaskan mu setelah kau membuat putra ku diambang kematian!" geramnya.



**AKU LEBIH SUKA LORD ERKAN KLIMIS DAN TANPA BAJU 😫😫😫😫


HOLLA MET SIANG EPRIBADEH


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA


SEE YOU NEXT PART MUUUAAACCHH😘😘**

__ADS_1


__ADS_2