Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord
Keluarga Baru


__ADS_3

Kedua tungkai panjang itu melangkah ringan menuju kesalah satu kamar. Bibirnya terus saja mengembangkan senyum sembari membawa beberapa makanan kecil untuk gadisnya.


Suara pintu terbuka, pemiliki tubuh tegap tinggi itu mematung saat melihat penampilan gadisnya saat ini. Gaun biru toska yang melewati mata kaki, sebuah mahkota kecil di atas kepalanya- membuat sang gadis terlihat seperti putri dari negeri dongeng.


"Yang Mulia," sapa Bibi Jumma, saat melihat siapa yang datang.


Begitu pula dengan beberapa orang yang saat ini tengah merias Sheena. Kedua wanita yang bekerja sebagai penata rias keluarga Albarack, terlihat membungkukkan tubuhnya.


"Semuanya sudah siap, Yang Mulia!"


Erkan mengangguk, dia memberikan nampan yang dipegangnya pada Bibi Jumma sebelum mendekat. Kedua mata tajamnya tidak lepas dari sang gadis. Erkan mengisyaratkan pada mereka untuk meninggalkan ruangan, termasuk Bibi Jumma.


Sang Lord menundukkan wajahnya, menumpukan dagu di bahu kecil Sang Princess dengan nyaman.


"Kau cantik," dua kata yang di keluarkan oleh Erkan, mampu membuat Sheena mengangkat kedua sudut bibirnya.


"Benarkah?" tanyanya geli.


Sheena semakin di buat terkekeh kecil saat merasakan Erkan mengangguk. Satu tangan Sheena terulur, membelai rahang kekasihnya dari samping. Memberikan sentuhan halus, yang membuat Erkan semakin terlena di buatnya.


"Kau cantik, My Queen," gumamnya Erkan.


Kedua tangan berotot Sang Lord melingkar indah di leher gadisnya. Keduanya terlihat memejamkan kedua mata, menikmati suasana yang tidak akan bisa mereka lakukan selama di acara nanti.

__ADS_1


"Sayangnya aku tidak bisa melihat, bagaimana cantiknya wajahku,".


Ucapan Sheena membuat kedua mata Erkan kembali terbuka. Pria itu menelan saliva kasar melihat senyuman tipis Sheena dari cermin. Senyuman yang terlihat tulus dan pasrah, membuat salah satu tangan Erkan terkepal.


"Tidak usah dipikirkan Yang Mulia. Aku bisa mengetahui bagaimana wajahku, saat kau mendeskripsikannya untukku nanti,"  Sheena mengusap lembut lengan kekasihnya. Dia yakin kalau saat ini Erkan tengah berpikir yang bisa membuat kepala pria itu sakit.


"Tapi- apakah wajahku begitu sama dengan Sheera? hingga Mom-,"


"Tidak! kau lebih segalanya. Ayo, Mommy dan yang lainnnya sudah menunggu," Erkan menyela ucapan kekasihnya.


Sang Lord tidak suka saat Sheena membandingkan dirinya dengan saudari kembarnya.


🍒


🍒


🍒


Tidak jauh dari mereka, Yasmine dan yang lainnya sudah menunggu. Mereka tersenyum kecil saat melihat pasangan muda itu semakin mendekat.


"Kak Sheena cantik ya Mom. Aku juga ingin di gandeng seperti itu saat besar nanti," celetukan Liara membuat Elvier menoleh, sedangkan Yasmine- wanita itu hanya mengangguk pelan dengan kedua matanya terus saja tertuju pada Erkan dan Sheena.


"Siapa yang berani menggandengmu, tanpa seizin Daddy?!"

__ADS_1


Liara memajukan bibirnya saat mendengar ucapan Elvier. Kenapa Daddy nya terlihat tidak suka? dia kan hanya menginginkan hal yang wajar, yang biasa di lakukan beberapa pasangan.


Hanya bergandengan tangan!


"Suamiku lah Dad," cebik Sang Princess kecil.


Liara melipat kedua tangannya di dada, lalu menyandarkan tubuhnya di kursi. Kedua mata beningnya terus saja tertuju pada Erkan dan Sheena. Liara menghela napas pelan, akan ada puluhan purnama yang harus dia lewati untuk sampai ke tahap itu.


Dan Liara juga belum tahu, siapa pria yang akan menjadi jodohnya kelak. Tampan kah? jelek kah? kaya atau bahkan orang biasa? Liara menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pemikiran berat di dalam otaknya.


Tidak! dia tidak akan berniat menikah muda. Liara akan mengejar karirnya sebagai supermodel, dan berkeliling dunia hingga dia puas.


Gadis kecil itu meraih bunga yang di ulurkan oleh Lionel. Tanpa menunggu- Princess keluarga Albarack itu mendekat pada calon kakak iparnya.


"Selamat datang di keluarga kami, Pricess Sheena. Selamat juga atas pertunangan kalian berdua malam ini," ujar Liara berbinar.



**PRINCESS OCEANA, BIRU SEBIRU LAUTAN


HOLLA MET PAGI EPRIBADEH


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART MUUAACCHH😘😘**


__ADS_2