Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord
Menikah?


__ADS_3

Kelopak mata cantik itu berkedut pelan, ringisan kecil keluar dari bibirnya. Dahi semulus pualam itu berkerut, sepertinya rasa sakit masih menyerang- membuat sang gadis enggan membuka kedua matanya.


Tangan besar Sang Lord tidak pernah lepas, menggenggam erat telapak tangan mungil kekasihnya. Memberikan banyak kecupan, netra tajamnya terus saja terarah pada wajah damai gadisnya.


Helaan napas kembali terdengar, netra Sang Lord sempat membulat- perlahan berbinar saat melihat kelopak mata gadisnya terbuka, berkedip pelan dengan tatapan kosong.


"Sunshine?"


Sang gadis menoleh, mengikuti asal suara. Sudut bibirnya terangkat, senyuman manisnya terbit dan menular pada pria yang ada di sisinya.


"Kau baik baik saja?"


Sheena- gadis berambut kecoklatan itu mengangguk, senyuman di bibirnya tidak luntur sedikit pun. Satu tangannya terangkat, meraba untuk menyentuh wajah kekasihnya. Erkan menutup kedua matanya, menikmati sentuhan Sheena yang begitu memabukkan untuknya.


"Aku haus,"


Suara lirih Sheena membuat Erkan segera bangkit, pria itu menuangkan air kedalam gelas- memberikan pada Sheena dengan hati hati.


"Kita akan nikah malam ini!"


"Uhuk!"


Sheena tersedak, bahkan air yang dia minum keluar dari hidungnya. Ucapan Erkan membuat dirinya terkejut setengah mati, kedua mata biru lautnya sempat membulat- namun hanya sekejap, Erkan bahkan tidak menyadarinya sama sekali.

__ADS_1


"Kau terkejut?" kekeh Erkan.


Sheena mendengus pelan, siapa juga yang tidak terkejut- kalau ada pria yang mengajak seorang gadis menikah secara mendadak seperti ini. Sheena mengira kalau Erkan hanya bercanda, Sang Princess berpikir kalau itu hanya gertakan semata yang Erkan berikan pada Hisham- pria yang menjadi Ayah kandungnya.


"Kau bercanda kan?"


Erkan menaikan sebelah alisnya, senyuman di bibirnya tidak luntur sedikit pun. Satu tangan Erkan terulur, menyentuh ujung bibir Sheena yang basah. Mengusapnya seduktif, menatap dalam penuh damba. Erkan mengigit bibirnya pelan kala dia mengingat saat dirinya menikmati bibir tipis gadisnya.


Memabukkan dan sangat candu untuknya.


"Tidak Sayang, kita akan menikah malam ini!" tegasnya.


Sheena menelan saliva susah payah, di usia yang baru genap 17 tahun dirinya harus menyandang sebagai istri? apa dirinya siap dengan status itu? dan tanggung jawab besar yang juga akan dia pikul.


" Aku tidak akan memaksa mu, untuk memberikan hak ku sebagai suami- kalau kau belum siap Sunshine. Aku hanya ingin memiliki mu secara resmi, aku tidak ingin ada yang mengambil mu dari ku. Hiduplah bersama ku, kau masih bisa menganggap ku sebagai kekasih mu, bukan suami mu. Biarkan semuanya berjalan sebagaimana mestinya, jangan di pikirkan. Mungkin status kita setingkat lebih maju, tapi hubungan kau dan aku tetap sama- kita sepasang kekasih, kau paham maksud ku?"


Erkan menatap lekat wajah kekasihnya, sangat lekat- bahkan Sang Lord tidak ingin mengalihkan pandangannya dari wajah cantik sang gadis.


"Kita menikah, tapi kita masih pacaran? begitu?"


"Yup!" sahut Erkan yakin.


"Tidak lebih? maksud ku, kau tidak akan emm-,"

__ADS_1


"Tidak! sebelum kau mengizinkannya!" Erkan menyela cepat.


Dia paham kemana arah pembicaraan gadisnya. Erkan tahu kalau Sheena pasti belum siap menyerahkan semua padanya. Usia, Erkan sangat mengerti kalau usia gadisnya masih belia- namun sudah legal untuk dia nikahi.


Erkan belum berpikir jauh, dia menikahi Sheena bukan karena se*ks- melainkan ingin mengikat Sang Princess lebih erat lagi. Karena Erkan tidak akan sanggup apa bila kehilangan Cahaya Mataharinya.


"Bagaimana?"


Erkan menatap penuh harap, tangannya menggenggam erat jari jemari kecil kekasihnya. Sesekali memberikan kecupan di setiap buku buku jari Sheena, pancaran kedua matanya tidak dapat berbohong- kalau Erkan takut Sheena menolaknya.


"Aku mau."


Kedua mata Erkan membulat dan berbinar, bahkan Sang Lord segera mendekap tubuh Sheena, memberikan banyak kecupan di pucuk kepala serta pelipis sang gadis.


"Ayo! Daddy dan Mommy sudah menunggu kita."



**AYO BANG! MAU DIMANA?


HOLLA MET SIANG EPRIBADEH


JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN FAVORIT DAN HADIAHNYA

__ADS_1


SEE YOU NEXT PART MUUUAAACCHH**


__ADS_2