Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord
Perantara


__ADS_3

Yasmine memicing tajam pada putranya, cukup lama dan mampu membuat Erkan bergerak risih. Sang Lord berusaha menghindari tatapan Sang Mommy, dia yakin kalau Sang Permaisuri menyadari sesuatu.


"Kamu baik baik saja kan?"


Sheena hampir tersedak air yang tengah dia minum, mendengar ibu mertuanya bertanya. Padahal Sheena sudah berusaha menghindari tatapan Sang Permaisuri, namun ternyata dirinya tetap menjadi pusat perhatian Yasmine.


Sang Permaisuri pasti tahu sesuatu saat dirinya berjalan tadi. Jujur Sheena merasakan risih dan sedikit perih diarea tubuh bagian bawahnya. Benda keras dan panjang yang mengoyaknya beberapa jam yang lalu, membuat cara berjalan Sang Princess tidak normal seperti biasanya.


"Ekhem, aku baik baik saja Mom," tutur Sheena setenang mungkin.


Sang Princess menipiskan bibir guna meyakinkan ibu mertuanya, kalau dirinya baik baik saja- walaupun kenyataan tidak sesuai ucapannya.


"Benar? kamu enggak bohong kan sama Mommy?"


Sheena menahan napas, bibirnya terus saja tertarik membentuk senyuman teduh. Tangan Sheena terulur untuk meraih jari jemari ibu mertuanya, Sheena tahu kalau saat ini Yasmine tengah mengkhawatirkan serta mencurigai dirinya dan Erkan.


"Tidak Mom!" sahut Sheena meyakinkan.


Yasmine menghela napas pelan, Sang Permaisuri menipiskan bibir- mengusap lembut punggung tangan menantunya dengan sayang. Namun senyumnya luntur, saat tatapannya beralih pada Erkan. Kedua mata Yasmine kembali memicing tajam penuh ancaman.


"Mommy enggak akan melarang kamu menyentuh Sheena. Tapi kalau sampai kelewatan, jangan salahkan Mommy kalau kamu bakalan tidur sendiri selama satu bulan!"


Erkan menegang, kedua matanya melotot, tubuhnya melemas mendengar ucapan Sang Mommy. Erkan sudah menduga kalau Sang Permaisuri tahu apa yang sudah terjadi padanya dan Sheena.

__ADS_1


"Apa kamu mengerti, Pangeran?"


Suara Yasmine kembali terdengar, kedua matanya semakin memicing kala melihat putranya terdiam. Bahkan Elvier yang sedari tadi menyimak, hanya membiarkan istrinya mengintimidasi Sang Putra.


Elvier berpikiran sama dengan Yasmine. Sudah terjadi sesuatu pada Erkan dan Sheena, sesuatu yang akan membuat istana ini ramai.


Cucu?


Elvier tersenyum samar. Walaupun usia putra dan menantunya masih terbilang masih muda, Elvier tidak mempermasalahkannya. Elvier dan Yasmine pun tidak akan memaksa Erkan dan Sheena, untuk memberikan mereka cucu dengan cepat.


Elvier membebaskan keduanya, membiarkan Sang Lord dan istrinya menikmati waktu berdua terlebih dahulu.


"Ya Mom, aku mengerti. Mommy jangan khawatir, aku tidak akan melukai menantu mu,"


"Jangan genit!" tukas Sang Permaisuri.


                       🍒RTSL🍒


Sheera melipat lengannya di dada, kedua matanya menatap lekat pada pria yang masih enggan tersadar dan membuka kedua matanya.


Sang Putri Mahkota Alfuttain menghela napas kasar. Rasa bosan serta muak mulai menghantamnya, Sheera yang tidak biasa menunggu seperti ini- semakin tidak sabaran.


"Kapan kau akan sadar?" cetusnya.

__ADS_1


Sheera memajukan tubuhnya, mendekat pada raga tak berdaya suaminya, memberikan senyuman remeh penuh ejekan. Satu tangannya terulur, menyentuh wajah Kezier yang sudah lumayan membaik.


"Apa aku berdosa, kalau berharap kau pergi dari dunia ini?" bisiknya.


Seringan kecil terpatri di sudut bibir Sang Putri Mahkota. Jari jemari lentiknya menyusuri setiap jengkal permukaan wajah Kezier.


"Tapi sepertinya Tuhan enggan mengambil mu, sayang sekali bukan. Aku yakin kau pasti tersiksa sekarang, suami ku yang malang," ujarnya lagi.


Sheera terkekeh, tatapannya menajam dan terarah pada mesin EKG, serta beberapa alat medis yang menyokong hidup Kezier.


Seringai di bibirnya semakin melebar.  Tubuh Sheera membungkuk, mengarahkan bibirnya pada telinga Kezier.


"Bagaimana kalau aku yang menjadi perantaranya, apa kau setuju- suamiku?" suara pelan Sheera terdengar seperti bisikan malaikat maut, yang siap menjalankan tugasnya, melepaskan nyawa Kezier.



CAPEK AKU TUH 😫😫😫



**MALAIKAT MAUT KEZIER 😂😂😂😂


SEE YOU TOMORROW

__ADS_1


BABAYYY MUUUAAACCHH😘😘**


__ADS_2