SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.

SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.
Mencari Rachel.


__ADS_3

Author POV


Magdalena, Dion, Amanda,dan Lusi segera di larikan ke rumah sakit.


Maikel, Daniel dan David , menemani dan memantau kondisi mereka di rumah sakit


Keadaan Magdalena semakin lemah karena terkejut dengan peristiwa yang di hadapi dirinya.


Begitu juga dengan Amanda yang Syok berat dengan kejadian yang ada di depan matanya. saat sahabatnya di tembak berkali-kali hingga tewas. tepat di hadapan dirinya.


Keadaan Dion juga sangat mengkhawatirkan, karena luka dalan. yang di alaminya.


Sedangkan Lusi hanya menderita di kakinya saja karena terkena peluru di betisnya.


Anson memerintahkan Sebastian, salah satu orang kepercayaan mengurus semua kerusuhan di rumah adiknya.


End.


"Cari informasi, mengapa mereka sampai menyerang dan ingin menculik Putri adik ku! kalau mereka tidak mau memberikan informasinya tembak mati saja!" ucap Anson tegas.


Di pemakaman.


"Selamat Jalan Rully, Terimakasih telah menemani istri ku selama ini" Anthony menundukkan kepalanya memberi penghormatan pada Rully. Anthony tahu Dari istrinya, Rully adalah sahabat terbaiknya Dari kecil mereka tumbuh bersama, bahkan takdir kehidupan mereka juga sama, orang tua mereka meninggal dunia. mereka saling menguatkan, menuju masa depan yang lebih baik. Bagi Rachel Rully bukan saja sahabat bahkan istrinya sudah menganggap Rully sebagai saudaranya.


"Aku turut berdukacita Ilham" Anthony menepuk Bahu Ilham.


Ilham hanya mengangguk Lirih dengan ucapan Anthony. rasa sesak di dadanya belum juga hilang. sampai dirinya tak bisa berkata apa-apa. Terakhir Ilham mendengar Suara Rully, sepuluh jam yang lalu, Ilham masih menggoda wanita yang telah mencuri hatinya.


Anthony memeluk Ilham. Ilham hanya menarik nafas dalam-dalam, menahan air matanya agar tak jatuh dirinya tak ingin terlihat cengeng di makam Rully.


Para teman Komunitas juga berada di makam Rully, memberikan Doa yang terbaik untuk Rully, semoga amal ibadahnya Rully di terima di sisi Allah SWT dan di lapang kan kuburnya. (Doa mereka untuk Rully).


Anthony Pamit pulang lebih dulu pada Ilham dan teman Komunitas istrinya.


Dirinya dan Dustin, melangkah pergi kembali ke rumah mertuanya, Menurut anak buah Anson yang melindungi Rachel dari jauh mengatakan, Kalau Rachel berlari ke arah belakang rumah, dua Kemungkinan besar Rachel berlari ke arah perkebunan atau berlari ke arah Hutan yang tepat berada di belakang rumah.


Anak buah Anson sedang menyisir seluruh perkebunan.


Dan anak buah Anthony yang sudah datang satu jam yang lalu pergi ke arah hutan, mencari keberadaan istri tuan mereka.


"Aku tak menyangka akan terjadi seperti ini pada keluarga ku" Anthony menggeleng kepalanya, masih tak menyangka akan terjadi seperti ini pada keluarganya.


"Ada apa Sebastian?" tanya Dustin datar.


"Tuan, kita sudah tahu, siapa dalang di balik kekacauan ini" ucap Sebastian.


"Siapa?"


"Cyrus Desmon, pemilik dari Desmon company dan..."


"Dia ketua dari Black ocean" Potong Dustin. pada anak buahnya yang ingin memberikan keterangan.

__ADS_1


"Tapi selama ini hubungan kami baik-baik Saja?" gumam Dustin.


"Apa kau pernah menjalin kerjasama sama dengan Cyrus Desmon, Anthony?" tanya Dustin.


"Namanya saja baru kali ini aku dengar " jawab Anthony.


Dustin segera menghubungi saudara kembarnya, lalu menceritakan kejadian yang menimpa Rachel.


"Cyrus bagian mu! aku ingin kau bertindak lebih cepat!" ucap Dustin pada saudara kembarnya, sebelum mematikan panggilan nya bersama Justin.


Dustin, Anthony dan Sebastian berjalan ke arah belakang rumah mendiang Javier.


Terlihat Anson sedang berlari ke arah kandang kuda.


"Daddy" gumam Dustin yang penasaran lalu melangkah cepat ke arah kandang kuda. begitu juga dengan Anthony mengikuti langkah kaki Dustin dari belakang.


'Dad..." panggil Dustin.


Anson berbalik badan. menunggu putranya melangkah ke arah dirinya.


"Bisa kau jelaskan padaku, please?" Dustin tahu, ada yang Anson cari di kandang kuda.


"Berpikirlah sendiri!" jawab Anson. melangkah kembali kearah kandang kuda pertama.


"Apa kau pikir adikku akan bersembunyi di sini?" tebak Dustin.


Anson hanya mengangguk.


Anthony dan Dustin melayangkan pandangan segala arah. suasana kadang kuda terlihat sepi, bahkan se ekor kuda saja sudah tidak tampak terlihat di kandang ini.


"Di mana kira-kira istri ku bersembunyi?"


Anson melangkah ke kandang pertama, matanya menelisik ruang kandang kuda.


"Aku tak menemukannya" ucap Anson.


berlalu pergi ke kandang kedua.


"Di sini juga aku tak menemukannya" Anthony semakin bingung.


"Apa mertua ku memiliki ruang rahasia?" terka Anthony pada Anson.


"Yap...tapi aku tak tahu letaknya di mana" jawab Anson.


"Tapi mengapa Deddy bisa menyimpulkan sendiri bahwa Rachel bersembunyi di sini?"


Tiba-tiba ponsel Dustin berbunyi.


"Yah Justin..."


Cyrus tidak pernah menyuruh anak buahnya pergi ke Indonesia, tapi aku tak begitu saja percaya, dia masih ku gantung di dalam Kandangnya, Black.

__ADS_1


"Kau urus saja dirinya, bikin dia mengaku semua kejahatannya!'


Kau tenang saja...kakak dan Orion sedang menuju ke Indonesia, apa adikku sudah di temukan?


"Kita masih mencarinya"


Dustin lalu memutuskan panggilan Justin.


"Itu dia" seru Anson ketika memandang sebuah simbol yang tak asing ada bagi Anson.


Anson mendekati sebuah simbol berbentuk bunga tulip putih yang terlihat menempel di dinding kandang kuda.


Matanya masih menelisik dinding kandang kuda "ketemu... kalian berdua ikuti langkah ku" Anson melangkah ke samping kiri beberapa langkah, begitu juga dengan Anthony dan Dustin.


perlahan lahan, Anson menarik batang simbol bunga tulip.


Perlahan -lahan Dinding itu terbelah. terlihat sebuah ruangan yang gelap tak ada penerangan.


"Ruangan rahasia?" beo Dustin.


"Jangan bergerak, tunggu beberapa saat!"


Tak lama kemudian beberapa anak panah melesat keluar dari ruang rahasia. membuat Anthony dan Dustin terkejut, tak menyangka akan ada jebakan seperti ini. dan ruang rahasia yang gelap menjadi terang benderang.


"Dad... pasti kau sudah mengetahui tentang ruang rahasia ini?" Dustin jadi penasaran.


"Jangan banyak bertanya, Anthony istri mu ada di dalam, cepat masuk lihat kondisinya" ucap Anson.


Anthony segera berlari masuk ke dalam ruang Rahasia.


"RACHEL..."


"RACHEL..." Panggil Anthony. karena tak melihat keberadaan sang istri.


Anthony melihat sebuah lorong kecil, Anthony segera melangkah ke sana dan menyusuri lorong tersebut.


Jantung Anthony berdetak kencang ketika melihat istrinya terkulai tidak berdaya. tak jauh dari hadapannya. begitu juga Dustin.


"No...no...no..."Anthony berlari cepat mendekati istrinya.


"Sayang..." lirih Anthony langsung mengangkat tubuh istrinya. dan berlari cepat keluar dari ruang rahasia.


"Bastian! Siapkan helikopter!" Teriak Anson ketika melihat Anthony keluar membawa Rachel.


Halikopter yang tadi berkeliling di perkebunan dan hutan kecil mencari Rachel, akhirnya di pakai membawa Rachel kerumah sakit.


"Bianca ko dimana?"


Aku berada di rumah sakit Ibu dan anak.


"Tunggu aku di sana, istri ku tak sadarkan diri!"

__ADS_1


TBC.


terimakasih ☺️


__ADS_2