
Rachel menengadahkan kepalanya, memandang ke arah bintang-bintang yang bertaburan di atas Langit.
Rachel memejamkan matanya, kedua tanganya memegang besi pembatas . sambil merasakan hembusan Angin yang menyejukkan kulit tubuhnya.
Anthony tersenyum ketika melihat istrinya sedang memejamkan mata, menikmati hembusan Angin malam. apalagi Rachel sedang berada di Balkon kamar Anthony yang berada di Mansion utama. perlahan-lahan Anthony melangkah mendekati istrinya .
"Apa yang sedang kau lakukan?" bisik Anthony di telinga Rachel , sambil memeluk tubuh istrinya dari belakang lalu mengecup telinga istrinya, membuat bulukuduk Rachel berdiri karna ulah suaminya, yang otaknya sedikit mesum.
"Aku sedang menikmati hembusan malam, sambil memandang bintang yang sedang berkelap-kelip" jawab Rachel , senyum Rachel merekah. dengan sikap suaminya.
"Hentikan,Bee! aku" ucap Rachel kegelian.
"Aku kira kamu sedang memikirkan sesuatu? "
"Sesuatu? "Rachel menggelengkan kepalanya.
"Malam ini kita akan menginap di sini! " ucap Anthony setelah membalikkan tubuh Rachel menghadap ke arahnya.
"Tapi aku, tidak membawa baju ganti Bee..."
"Pakai saja bajuku! "
"Tapi... " Rachel memandang sendu suaminya.
__ADS_1
"Tapi... apa, hmm? " Anthony mengecup bibir Rachel sekilas.
"Pakaian dalam ku... " Rachel menunduk malu membicarakan soal pakaian dalam nya.
Anthony tersenyum lebar mendengar ucapan istrinya, ide usilnya muncul untuk menggoda istrinya.
"Tidak usah pakai pakaian dalam! Supaya..."
Rachel spontan menutup mulut suaminya memakai Tangan kanannya, matanya mendelik agar suaminya menghentikan ucapannya"Bee...jangan di bahas! " wajahnya menjadi merah merona.
Anthony tertawa gembira dalam hatinya, melihat tingkah istrinya.
Anthony mencium punggung tangan istrinya, entah mengapa libidonya bisa cepat naik bila berdekatan dengan istrinya.
Perlahan-lahan Anthony menaruh istrinya ke tempat tidur berukuran king's size yang terletak di kamar pribadinya Anthony. Ciuman Anthony mulai turun ke leher jenjang Rachel.dan menjelajar ke setiap tubuh Rachel, sampai suara ******* keluar dariulut istrinya, Anthony tersenyum lebar, melihat wajah istrinya yang sekarang sedang bergairah karena ulahnya.
"Jangan di sengat Bee! aku malu... " lirih Rachel di iringi suara *******, karena serangan Suaminya. yang mulai Agresif. begitu juga dengan tangan Anthony sibuk menjelajah mencari daerah ke Favoritnya.
Anthony tak peduli dengan ucapan istrinya, justru dia ingin menunjukkan pada semua orang bila Rachel miliknya seorang. ******* mereka berdua, suara meraka berdua menggema dikamar Anthony, untung saja kamar Anthony kedap suara, sehingga semua penghuni Mansion tidak akan mendengar ******* dan jeritan gairah Rahcel katika suaminya menghentakan tubuhnya lebih dalam menyerang tubuh Rachel.
Anthony merasa tidak pernah puas mencumbui istrinya. hingga istrinya lemah tak berdaya karna lelah bercinta dengannya.Anthony mecium kening istrinya, setelah beberapa kali melepaskan benihnya di rahim istrinya.
"Trimakasih istriku, aku menyayangi mu" Antohony memeluk tubuh istrinya, yang lebih dulu masuk ke alam mimpi. karena kelelahan melayani ***** suaminya.
__ADS_1
*****
Anthony Pov.
Aku tak menyangka wanita ini bisa membuka kembali pintu hatiku yang telah ku tutup rapat-rapat untuk para kaum Hawa. pengalaman pertama ku mencintai seorang wanita kandas dengan rasa kecewa yang teramat dalam, rasa cinta yang kuberikan untuk anita dia balas dengan penghianatan. sehingga aku tak ingin lagi mendekati wanita manapun.
Tapi dia bisa mengubah semuanya, aku ingat pertama kali bertemu dengan dirinya, dia rela merentangkan tangannya di tengah jalan untuk menolong Tuan Oliver, pria yang tidak dia kenal sama sekali, Bahkan dia juga rela mendonorkan darahnya. Sampai aku bertemu kembali secara tak sengaja, aku melihat dirinya di jalan raya, tepatnya di sebuah lampu merah, saat dia berjalan melawati Zebra cross, menggandeng seorang nenek sambil membawa sebuah karung beras dengan berat kurang lebih 10 kilo, yang dia taruh di atas kepalanya.ku pikir mungkin itu neneknya, diriku Sempat takjub melihat dirinya seperti seorang wonder women di sebuah cerita fiksi, sampi Akal pikiran ku seperti terhipnotis, dan ingin mengikuti kemana arah langkahnya pergi aku jadi penasaran? . aku menyuruh Dion menepikan mobil ku dan berjalan kembali ketempat lampu merah, ku ikuti kemana langkahnya pergi dari seberang jalan, ternyata dugaanku salah itu bukan neneknya, dia hanya menolongnya dan memberi beberapa lambar uangnya pada sang nenek.
Masih di seberang jalan, ku amati terus dirinya, dan terus mengikuti langkah kakinya, sampai tiba-tiba langkah kakinya berhenti di bawah pohon johar dan cahaya lampu jalan yang terang. dia langsung duduk di atas ruas jalan sambil mengusap-usap ujung kepalanya wajah tampak meringis ketika menyentuh kepalanya, aku tersenyum lebar melihat tingkah lakunya, dasar gadis bodoh ucapku melihat tingkah lakunya, entah mengapa detak jantung ku tiba-tiba berdetak keras, sampai sebuah tangan menyentuh pundak ku membuat perhatian ku teralihkan ternya Dion, asisten kepo ku. Doon malah menggoda ku sampai aku tak menemukan lagi Gadis bodoh itu.
Pertemuan terakhir, saat di pernikahan Rey, Diriku tak percaya akan melihat dan bertemu dirinya kembali. Dengan ragu-ragu aku menegur dirinya, ternyata dia melupakan diriku, sampai aku meyakinkan dirinya bahwa kita pernah bertemu sampai akhirnya dia mengingatnya dan mengucapkan rasa Trimakasihnya pada diriku, Sampai akhirnya aku mempunyai ide konyol yang membuatku malah terjebak sendiri di dalam permainanku.
Sekarang Gadis bodoh ini, ah aku salah wanita bodoh karna aku yang telah mengubah dirinya dari seorang gadis menjadi seorang wanita telah menjadi milikku, Wanita yang mampu memberikan warna di hari-hari ku, walau pun pernikahan kami baru terhitung satu bulan, dirinya mampu memberikan kenyamanan dan kedamaian bahkan Gairahku bangkit kembali, hanya melihat matanya saja dirikua seakan ingin menerkamnya.
Namun saat ini Hatiku menjadi Resah, aku takut dia menghilang pergi menjauh dariku, apalagi mengingat dirinya masih mempunyai hubungan darah dengan Keluarga Besar Berhan, semalam David menghubungi ku, David bilang, setelah Agatha Berhan tidak ada lagi turunanya keluarga Berhan seorang wanita kecuali istriku, begitu juga dari keluarga Agam. Hanya Rachel cucu perempuan mereka satu-satunya. Aku menjadi semakin takut, bila Rachel pergi meninggalkan diriku dan lebih memilih kelurga papanya.
"Bee..." Teriak Rachel dari kamar mandi membuat lamunan Anthony buyar seketika.
TBC
Terimakasih.... telah membaca cerita yang aku buat, walaupun banyak Typo bertebaran...
jangan lupa berikan aku like dan komentarnya...
__ADS_1