SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.

SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.
Mencari Rachel


__ADS_3

Maikel tersenyum lebar, ketika melihat Pesan masuk di Ponselnya. Magdalena sengaja pemotret Sidney dan Rachel sedang berpelukan


Sementara,Anthony. sedang sibuk mencari keberadaan istrinya di Mansion.


"Tuan muda, anda butuh sesuatu?" tanya Beny, ketika melihat anak sang majikkannya, berjalan kesana-kesini seperti mencari sesuatu.


"Beny, kau melihat keberadaan istriku? " tanya Anthony.


"Saya melihat, Istri. Anda pergi bersama Nyonya Besar, Tuan muda" ucap Beny. memberikan jawabannya.


"Kapan Perginya?"


"Setengah jam yang lalu, Tuan muda" sahut Beny.


Anthony berlalu pergi dari hadapan Beny, lalu kembali masuk ke dalam Mansion. Anthony melihat Maikel yang sedang Serius menatap ke arah layar televisi.


"Papa...tahu Mommy membawa pergi Istriku? " racau Anthony.


"hmm" jawab Maikel, tanpa mengalihkan pandangannya.


"Aku akan menyusulnya" ucap Anthony pergi dari hadapan Maikel.


Maikel hanya mendengus halus, melihat kepergian Putranya.


Anthony pergi ke kamarnya, lalu mengganti baju, dan menyusul istrinya. pikirannya mulai tak tenang mendengar istrinya pergi tanpa ijin darinya. Anthony melihat tas dan ponsel istrinya.


"Kenapa dia selalu ceroboh" Anthony mengambil tas dan ponsel milik istrinya, lalu melangkah keluar kamarnya.

__ADS_1


"Kak... mau kemana?" tegur Rico ketika berpapasan dengan Anthony.


"Mau menyusul istriku" jawab Anthony, menuruni tangga.


"IKUT" teriak Rico berlari mengikuti langkah Anthony.


"Kalian berdua mau kemana? " tanya Maikel.melihat putranya sudah mengganti pakaiannya.


"Uncle... Apa uncle mau ikut juga?menyusul aunty, Sidney? "tanya Rico.


"Tidak, aku sedang menunggu seseorang " jawab Maikel jujur.


Anthony menghubungi Mommynya dan menanyakan keberadaannya saat ini. dan sekarang Mereka sedang berada di sebuah Mall bergengsi di kawasan Jakarta pusat.


Beberapa pasang mata wanita, menatap takjub ke arah dua sosok pria yang sedang berjalan bersamaan. seperti biasa Rico akan memasang senyumnya yang membuat kedua lesung pipinya terlihat dan menambah ketampanannya, sedangkan Anthony hanya memasang wajah datar, diam tanpa ekspresi. dua pria yang berbeda karakter.


"Kau melihat mereka? "tanya Anthony.


"Mereka? maksud kakak ketiga perempuan cantik di sana? "tunjuk Rico. pada ke tiga cewek berwajah cantik karna polesan make'up dan memakai baju Seksi.


Ketiga wanita yang dari tadi melirik-lirik, mereka berdua menjadi ke g'er, ketika Rico menunjuk ke arah mereka.


"Kau..." Anthony menahan rasa geramnya pada Rico.


Tiba-tiba,Anthony.melihat istrinya sedang berjalan dan berhenti di depan Toko perhiasan. tepatnya di belakang para tiga gadis seksi yang di tunjuk Rico.


Anthony melangkahkan kakinya mendekati Istrinya. Rico melihat Anthony pergi meninggalkan dirinya.

__ADS_1


"Kak... tunggu Aku... " seru Rico menyusul Anthony.


Ketiga wanita seksi, yang masih berdiri, menjadi salah tingkah, Mereka pikir Anthony dan Rico menghampiri mereka.


"Gua, yakin pria itu terpesona dengan lekuk tubuh dan wajah, Gua" Ucap wanita memakai baju Warna hitam. merasa cantik dari kedua temannya.


"Jangan berbangga diri, siapa tahu Gua sama sih Rena yang di pilih, bukan elu" sahut wanita yang memakai dres ketat warna jingga.


Sidney keluar dari toko perhiasan mencari menantunya, yang tadi ijin pergi ke Toilet, bibirnya tersenyum ketika melihat putranya berjalan ke arah Toko perhiasan "Lihat siapa yang datang?" Sidney menunjuk dengan dagunya, ketika dirinya mendekati Rachel.


Rachel membalikkan tubuhnya. Matanya yang teduh menatap tubuh suaminya yang berjalan menghampirinya.


Ketiga perempuan itu hanya melongo, ketika Anthony dan Rico melawati mereka,tanpa melihat ke arah mereka bertiga "Kita di cuekkin" ucap Rena. mata Rena, mengikuti arah langkah Anthony dan Rico.


Anthony langsung menghampiri istrinya, lalu memeluk tubuh Rachel.


"Pantes aja kita tidak di lirik..."Ucap Rena, melihat wajah Rachel yang cantik.


"Bee, jangan seperti ini aku malu!" ucap Rachel. wajahnya berubah merona.


"Kakak... wajah istrimu sudah seperti kepiting Rebus, jangan memeluknya lagi"ucap Rico, yang tahu Rachel malu di perlakukan seperti itu .


Anthony merenggangkan pelukkannya. Anthony pikir, dirinya terlalu erat memeluk istrinya, hingga Rachel ke habisan Oksigen.


"Rachel, sepertinya putraku sedang Jatuh Cinta pada dirimu... "Sidney tersenyum ceria, melihat putranya tersenyum mendengar ucapannya.


"Trimakasih, Tuhan,Putraku telah kembali seperti dulu. semoga Rachel dan Anthony selalu bersama selamanya " Batin Sidney.

__ADS_1


__ADS_2