SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.

SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.
Terong makan terong


__ADS_3

"Kau... sanggup memakannya?"tegur Anthony, menggelengkan kepala, melihat adik sepupunya, yang sedang asik menikmati Cakenya.


Rico hanya mengangguk semangat, mulutnya terisi penuh dengan Cake.


Lisa masih asik membaca beberapa komentar di Grub komunitas AMJB.


Lisa sempat mengabadikan momen video , saat Ilham melamar Rully namun tak di sangka, Ilham malah jatuh pingsan. Lisa hanya tersenyum lebar, dan beberapa dari mereka sedang menuju ke Toko kue Rachel. sekedar untuk merayakan keberhasilan, Ilham. melamar Rully.


"Kita duduk di sini aja deh!" ucap Lisa sambil menempelkan bokongnya di kursi kasir.


Anthony memicingkan matanya, melihat Rico yang sedang asik menikmati Cakenya. dia sangat heran melihat adik sepupunya, sejak kecil Rico gemar sekali makan kudapan.


"Kakak... kue ini...enaakkk...sekali, kakak mau mencobanya? Rico menyodorkan potongan kecil ke mulut Anthony.


"Jaga sikap mu! jangan sampai orang menilai kita penyuka sesama jenis! "Anthony menahan lengan Rico. agar tidak memakan kue, matanya melihat sekeliling mencari keberadaan istrinya.


Rico, malah tambah mengganggu Anthony, kapan lagi dirinya bisa sepuasnya mengganggu Kakak sepupunya. apalagi mereka berdua jarang bertemu.


"Sayang...jangan ngambek...maafkan aku... " dengan suara manja, Rico memeluk tangan Anthony,yang berada di atas meja, lalu mencium punggung tangan Anthony ber tubi-tubi. mambuat Anthony merasa jijik dengan ulah adiknya. Anthony menarik tanganya, dan mengusapkan di celanananya.


Dua orang wanita yang duduk di seberang meja mereka, menjadi Risih melihat ulah Rico dan Anthony.


"Jangan gila kamu... "Anthony menatap tajam Rico, Namun Rico malah membalasnya dengan kedipan sebelah mata, membuat Anthony menjadi geram dengan ulah Rico.


"Gila...terong makan terong" seru Lisa, matanya memandang ke arah Rico dan Anthony.


"Salah... yang ada jeruk makan jeruk" Sahut Amanda, matanya menatap layar ponselnya.


"kebanyakan makan iklan lu..."balas Lisa.


"Emang Iklannya begitu...terus kalo terong makan terong, iklan apaan,tuh?" balas Amanda, matanya belum berpindah masih fokus ke ponsel

__ADS_1


"H'aduh... kenapa apes banget gua...dapet temen kaya elu"rutuk Lisa mendengus kasar.


Amanda tidak peduli dengan ucapan,Lisa. karna dia sangat tahu sahabatnya memang seperti itu mulutnya. lebih baik liat Online Shoop dari pada adu mulut sama Lisa, pikir Amanda.


"Dari tadi gua denger elu berdua berisik amat sih... suaranya sampai ke dapur, kaya orang lagi demo panci aja" Seru Rachel sambil berjalan mendekati mereka berdua. bersama Ririn.


"Gua tuh bingung sama dia..." tunjuk Amanda pakai dagu ke arah Lusi" gua tidak pernah lihat iklan yang slogannya terong makan terong...kan, yang ada cuma jeruk makan jeruk?"ujar Amanda.


Ririn tertawa kecil mendengar keluhan Amanda. kenapa sahabat Bosnya ini terlalu lugu, atau kurang pergaulan.


"Yang mana terong makan terong?" tanya Rachel pada Lusi.


"Tuh, meja kedua sebelah kiri" sahut Lusi.


Rachel tersenyum lebar melihat Rico yanh masih mencoba menarik tangan Anthony.


"Eh... elu mau kemana?"seru Lisa melihat sahabatnya berjalan mendekati Anthony dan Rico.


"Kamu dari mana sayang?"Anthony menggeser bokongnya ke samping, agar istrinya bisa duduk di samping nya.Anthony mengusap lembut rambut Istrinya.


Mata Lisa membulat besar melihat Rachel tersenyum, lalu duduk bersama dengan mereka berdua.


"Da... da... Amanda... "Lisa mengambil Ponsel Amanda. karena jengkel di cuekkin.


"Balikkin ponsel gua! " Amanda berdiri ingin merebut ponselnya dari tangan Lisa.


"Kakak ipar... cobalah cake ini!"ucap Rico.


Rachel tersenyum lalu menggelengkan kepalanya.


"Sedikit saja!" Rico masih menawarkan cakenya"Pasti ketagihan kalo sudah mencobanya".

__ADS_1


"Rico...tolong panggil nama saja! tidak usah panggil kakak ipar...Aku agak Risih mendengarnya!"


"Oke, asal kamu mau memakan cake ini bersama ku! cake ini sangat enak, sayangnya, kakak ku, itu tidak menyukai Kudapan" sahut Rico.


Rachel menoleh ke suaminya, Anthony hanya menggelengkan kepalanya.


"Ada waktu tertentu aku memakan kudapan, itu pun kalau kepengen, tidak seperti dirimu yang Hobby makan kudapan"Anthonymembela dirinya.


"Lisa... gua lagi transaksi pakaian... Balikkin! " Amanda menghentakan kakinya.


"Jangan berantem di sini dong! di brlakang Toko aja, sekalian gelut di sana... enggak bakalan ada yang larang!"tegur Ririn.


Lisa dan Amanda langsung diam mendengar teguran Ririn, Lisa lalu mengembalikan Ponselnya Amanda.


"Aku tuh sama kalian berdua Ribut... terus kaya Tom and Jerry aja, kalo aku uda kaya Doubletape" Omel Ririn.


Suara ponsel Toko berbunyi. Ririn kemudian mengangkatnya.


"Cake Marzipan, salah satu Cake Favorit Toko ini" ucap Rachel.


"O... yah, sudah berapa lama Toko ini berdiri? "tanya Rico.


"Lima belas tahun" jawab Rachel.


"Kenapa kau sampai menanyakan tentang berdirinya toko ini? aku curiga otak binismu mulai bekerja? "terka Anthony.


"Dugaan kakak tidak meleset, Toko kue ini mempunyai peluang bisnis yang bagus. Aku ingin bekerja sama dengan pemiliknya, kakak lihat Toko ini terletak di tempat strategis, masih banyak lahan kosong sekitar toko ini, mungkin pemiliknya tidak mempunyai dana cukup,untuk mengembangkan usahanya."Racau Rico.


Rachel menatap sengit Rico. marasa tak terima dengan ucapan Rico.


Trimakasih...

__ADS_1


__ADS_2