SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.

SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.
Duda Labil.


__ADS_3

"Tuan... tolong lepaskan tangan saya!" Rachel menghentikan langkahnya agar Anthony tidak menarik tangannya lagi.


Tanpa Rachel sadari, Rachel menghentikan langkahnya dekat dengan teman Komunitasnya.


"Susa-suit, susa-suit, udah acara pegangan tangan nih yeh..." Goda sisil yang sedang duduk tepat di samping ?Rachel berdiri.


"Sampai tarik-ulur segala" sahut yoga.


ikut menimpali Sisil menggoda Rachel.


Rachel menoleh ke mereka. wajah Rachel mengiba, meminta pertolongan pada teman-temanya.


" Kalian berdua jangan nambahin beban aku dong...bantu lepasin dong..." pinta Rachel.


" Ogah..." ucap mereka serentak. karena takut pada Anthony.


Rachel tidak tahu dia sedang berhadapan dengan penguasa bisnis di negara ini, mereka lebih baik memilih Rachel di tarik tangannya dari pada membela Rachel, bisa-bisa perusahaan mereka dapat masalah.


Anthony tersenyum puas,merasa dapat dukungan dari teman nya Rachel.


" Hai, kamu liatkan? mereka semua mendukung saya?ayo cepat saya tidak ada waktu " Anthony menarik lengan Rachel sehingga kakinya terdorong maju ke depan. mengikuti langkah Anthony.


Rachel akhirnya pasrah, dan mengikuti kemauan Anthony, karena dirinya merasa, sudah menjadi pusat perhatian beberapa tamu undangan. pernikahannya Rey.


"Papa tahu siapa wanita yang di tarik tangannya oleh Anthony?" bisik Mariana penasaran, melihat ke arah Anthony, lalu melihat Suaminya tertawa kecil melihat tingkah Anthony.


" wanita muda itu calon istrinya Anthony" Bisik Abraham memberi Jawaban.


Mariana tersenyum kecil mendengar jawaban suaminya "Muda sekali" ucap Mariana.


Rey melihat kejadian ini, hanya mengepalkan tangannya saja, menahan amarahnya. Dirinya tidak suka bila ada pria yang mendekati Rachel.


" Liat mereka berdua! sepertinya mereka sudah saling mengenal" ucap Sidney melihat ke arah Anthony dan Rachel.


Diana tersenyum gamang" ternyata dugaan ku salah" Lirihnya dalam hati.

__ADS_1


Rachel kembali menghentikan langkahnya. melihat keluarganya dan keluarga calon suaminya, ada di depan sana dan sedang memandang langsung ke arah mereka berdua.


"Aku Harus mendekat ke arah mereka, dan menjelaskan semuanya,agar tidak terjadi salah paham" gumam Rachel. jantungnya dag,dig,dug.melihat ke arah meja VIP.


Dari jauh, Anthony. melihat Magdalena dan Sidney tersenyum lebar kepada dirinya.


Rachel menghentikan langkah kakinya.


"Apa lagi sekarang?," Anthony menengok kebelakang" kenapa kau menghentikan langkah mu lagi?" Anthony sudah tidak sabar untuk membawa Rachel ke hadapan keluarganya.


" Tuan pemaksa, lepaskan tangan saya!" lirih Rachel.


" Akan ku lepaskan tangan mu, ketika kita berdua berada di depan Oma ku!" Anthony menarik kembali tangan Rachel dan melanjutkan langkahnya.


Rachel tiba-tiba menyadari langkah mereka berdua semakin mendekat ke Arah Magdalena.


Rachel mengerutkan keningnya.


" Jangan-jangan," mata Rachel membulat seketika lalu menatap wajah Anthony" Apa dia yang akan menjadi calon suami ku?" tebak Rachel.


Semakin langkah mereka berdua mendekati meja Magdalena dan Tantenya.


" Kenapa Kalian lama sekali?" tanya Magdalena seketika. manatap ke arah mereka berdua.


" Jadi ini kekasih mu?" Tegur Sidney melipat kedua tangannya di dada, menatap wajah putra nya.


" Iya, dia kekasih ku,Mom..." jawab Anthony.


kelopak mata Rachel melebar sempurna ketika mendengar ucapan Anthony. Rachel langsung mengangkat kepalanya lalu menatap wajah Anthony.


" Iya kan, sayang." Anthony tersenyum kepada Rachel. agar sandiwaranya terlihat sempurna.


" Hah..." Rachel melongo mendengar ucapan Anthony .


Magdalena, Maikel, dan Sidney tersenyum mengejek melihat tingkah laku putranya. sementara Bram dan Magdalena hanya diam saja melihat Sandiwara Anthony.

__ADS_1


" Sejak kapan kamu memanggil dirinya, dengan sebutan sayang?" tanya Maikel. menatap putranya. Maikel ingin tahu sampai dimana putranya bersandiwara.


" Papa..." ucap Sidney,melebarkan matanya.ke arah suaminya.


Maikel tersenyum pada istrinya,lalu mengedipkan mata kanannya.


" Satu bulan lebih kami menjalin hubungan,iya kan sayang?" jawab Anthony, dan meminta dukungan dari Rachel.


" Semakin ngaco..." gumam Rachel, wajahnya meringis mendengar ucapan Anthony.


" Rachel, Kamu di bayar berapa sama dia? buat mengikuti sandiwaranya?" tegur Magdalena.pada Rachel.


Rachel mengangkat kepalanya ketika namanya di panggil Magdalena.


" Dia paksa aku Oma...aku tidak minta bayaran,kok..." jawab Rachel


Pupil mata Anthony membesar ketika mendengar ucapan Rachel.


Anthony menoleh ke arah Rachel" Kau..." Anthony menahan rasa geramnya pada Rachel.


" Stop!!," seru Magdalena. memotong ucapan Anthony.


" Rachel kamu duduk di sini,di samping Oma!" Magdalena menepuk kursi di sebelahnya.


Anthony mengerutkan dahinya.


" Kenapa Omanya bisa tahu nama Gadis bodoh ini" pikir nya.


" Kamu masih mau berdiri? tidak mau duduk?" tegur Maikel pada Anthony.


Anthony menarik kursi di sebelah kiri tepat di samping Mata nya masih menatap tajam Rachel .


" Kenapa kamu liatin Rachel terus? Udah mulai naksir?" ucap Sidney. menggoda putranya.


Rachel menceritakan kronologi yang terjadi pada dirinya dan Anthony, sampai dirinya di paksa pura-pura jadi kekasihnya.

__ADS_1


" Dasar Duda labil" ucap Magdalena pada cucunya.


Membuat mereka semua tertawa, kecuali Anthony yang menjadi bahan olokkannya Magdalena.


__ADS_2