
Anthony menengok kearah tempat tidur dan melihat beberapa jejak bekas percintaan mereka. tampak bercak darah juga ada di sperei berwarna cream menjadi saksi bisu, ketika Rachel kehilangan sesuatu yang berharga bagi dirinya.
"aku merasa bangga diriku yang pertama untuk dirinya"gumam Anthony tersenyum senang dan merasa bangga.
Rachel menundukkan wajahnya, saat ini dirinya merasa malu bertatap muka dengan suaminya. sedangkan Anthony merasa bersalah melihat cara berjalan istrinya yang sedang menahan rasa sakit karena keganasan dirinya.semalam tubuh Rachel terasa nikmat. di tambah pengaruh obat perangsang. ulah Bianca. menjadi malam mereka menjadi bergairah.
"Mas... "panggil Rachel, ketika melihat suaminya keluar dari kamar mandi.
Rachel memalingkan wajahnya, ketika melihat suaminya keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang melilit di pinggangnya.
Anthony melihat wajah istrinya yang merona melihat tubuhnya.
Walaupun usia Anthony sudah 35 tahun.Anthony selalu menjaga kesehatan dan tubuhnya. jadi tubuhnya terlihat macho dengan beberapa kotak seperti roti terbentuk di perutnya.
"Kenapa harus malu melihatku seperti ini? bukankah semalam kita... "
"Mas... "teriak Rachel.wajahnya tambah merona mendengar ucapan Anthony sedikit menggoda.
Anthony terkekeh melihat Rachel yang menjadi salah tingkah.
"'Mas, bolehkah aku tidur kembali, tubuh ku terasa lelah?" tatapan matanya sendu,meminta persetujuan suaminya.
Anthony menatap wajah istrinya yang terlihat lelah,hati merasa iba menatap wajah istrinya.
"Istirahatlah! Aku akan membawakan sarapan untuk mu"Anthony mengusap ujung kepala istrinya. lalu melangkah keluar kamar.
Di luar kamar Anthony tidak mendapati para sahabatnya
"kemana mereka "gumam Anthony.
"selamat pagi,den Anthony "sapa Mira. pengurus villa. yang merangkap Art di villa .
"Mbak,Mira.yang lain pada kemana? "tanya Anthony.
__ADS_1
"Tuan, nyonya dan yang lainnya sudah kembali ke jakarta, den"jawab Mira.
"Kapan? "Anthony jadi penasaran.
"Setelah acara selesai, mereka semua kembali ke jakarta, sebelum pergi tuan berpesan, tidak usah bangunin, Aden" sahut Mira.
"Kenapa tidak usah bangunin saya?"pertanyaan Antony seperti orang bodoh. membuat Mira tertawa sambil menutup mulutnya.
"Tuan bilang,aden lagi bikin adonan anak bayi, ha...ha...ha"mira tertawa sambil pergi meninggalkan Anthony,yang sedang menahan geram karena ucapan Arga.pada Artnya
Mira sangat akrab dengan Anthony, ketika Anthony merasa terpuruk karena cintanya di hianati dan perusahaannya hampir berada di ujung kebangkrutan ,Anthony sengaja tinggal di villa Arga, mencari ketenangan dan berpikir untuk menata kembali kehidupannya.
Antony membawakan sarapan untuk Rachel. tampak terlihat Rachel tertidur dengan sangat nyenyak nyaman. membuat bibirnya membentuk sebuah garis.
Makanan di taruh di atas nakas, lalu mendekati istrinya.
"Dia demam"Gumam Anthony ketika tangannya memegang lengan Rachel. yang terasa panas.
Rachel mengerjapkan matanya, mendengar suara suaminya membangunkan dirinya. Rachel menatap diam Anthony sambil mengumpulkan kesadarannya.
"Mas...ada apa? tanya Rachel dengan suara khas orang bangun tidur.
"Makanlah sarapan ini! setelah itu baru minum obat! " Anthony menyodorkan nampan yang berisi penuh makannan.
Rachel ingin duduk dan menyandarkan punggungnya di kepala tempat tidur. tapi tidak sanggup dia lakukan. daerah intim dan selangkangannya terasa sakit dan nyeri kalau dia bergerak.
"Mas, tolong bantu aku bersandar!" Ucap Rachel.
"Ternyata gadis bodohku ingin di
manja "goda Anthony mendekati istrinya.
"**** ***** ku sakit Mas, bergerak sedikitpun terasa sakit buat diriku "ujar Rachel.
__ADS_1
Anthony langsung menyibak selimut yang sedang di pakai istrinya, lalu menyingkap dress yang Rachel pakai.
"Mas...apa yang kau lakukan?"teriak Rachel.
"kenapa kau sering kali berteriak? untung saja kamar ini kedap suara"ucap Anthony.
"Aku malu Mas"tangannya berusaha menutup area mis V nya.
"Kau lupa semalam aku Menyentuhnya dan merabanya,bahkan aku m*nj***tya" ucap anthon masih memegang ujung dress istrinya.
wajah Rachel kembali berubah menjadi merah merona, mendengar ucapan Anthony. Rachel hanya merutuki dirinya dalam hati. kini dia pasrah dengan sikap suaminya.
Anthony melihat ke arah area sensitif istrinya. wajahnya meringis melihat **** * istrinya yang bengkak kemerah-merahan. karena perbuatannya. Anthony lalu mengangkat tubuh Rachel agar dia bersandar di kepala tempat tidur.
"Habiskan sarapan mu! aku keluar dulu mencari obat untuk... "pandangan mata Anthony kearah selangkangannya Rachel. Rachel hanya mengangguk pasrah.
Di luar kamar Anthony segera menghubungi Bianca.
"Ada apa kau menelpon ku? ingin mengucapkan Terimakasih "Bianca.
"Jangan ke geer'an. aku minta kau tuliskan resep obat untuk istriku!"Anthony.
"Jangan -jangan, kau terlalu brutal? hingga membuat istrimu terluka"goda Bianca.
Bianca memutuskan sambungan teleponnya, karena hari ini ada pasien yang akan di operasi caesar, Bianca seorang Dokter spesialis kandungan .
sambil menyusuri koridor rumah sakit bianca menuliskan resep di ponselnya dan di kirim ke Anthony.
Anthony menghubungi Dion,yang saat ini sedang berada di villa milik orang tuanya, yang jaraknya tidak jauh dari villa milik Arga.
Aku minta maaf sebelumnya karna belum bisa up date, karena saat ini kondisi tubuh ku sedang drop.
Terimakasih sudah membaca hasil karya ku, jangan lupa like dan komentarnya.
__ADS_1