SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.

SEBAGAI PENGANTIN PENGGANTI.
Uncle Malcom


__ADS_3

Pria kekar itu memegang tangan Cindy, sampai Cindy meringis kesakitan.


"Jangan ikut campur urusan ku!" Cindy mencoba menarik tangannya dari genggaman pria itu namun tidak kunjung di lepaskan.


"Jangan coba-coba menyentuh, Putri ku!!" tekan pria yang menahan tangan Cindy.


"Bukankah itu Uncle Malcom" Bisik Orion pada kakaknya.


"Aku baru tahu Paman Malcom, memiliki seorang putri" ucap Justin.


"Wanita itu bukan Putrinya Uncle Malcom" sahut Oliver. membenarkan dugaan Justin.


Justin menoleh ke arah Oliver " Kakak...dia bilang jangan sentuh putriku... berarti putrinya" ucap Justin.


Oliver menghiraukan ucapan Justin lalu melangkah ke arah Rachel.


Rachel memperhatikan wajah pria paruh baya yang ada di hadapannya. tangan pria itu masih memegang tangan Cindy


"Uncle Malcom?" ucap Rachel masih tidak yakin karena terakhir Rachel bertemu dengan Malcom saat Di Bali. waktu itu usianya baru 14 tahun.


Rully bangun dari tempat duduknya lalu melangkah mendekati Cindy.


"Biar saya yang tangani perempuan gila ini, Om!" Ucap Rully merasa tidak terima sahabatnya di perlakukan seperti itu.

__ADS_1


"Gua...ikut!" seru Amanda melihat Rully menarik tangan Cindy, di susul Lisa tidak mau ketinggalan melihat Rully memberi pelajaran pada Cindy.


Anthony bersama Daniel dan Dustin masih asik mengobrol, Rencananya Daniel dan Dustin akan membuat sebuah Mall di Jakarta.


"Jadi kalian belum bertemu dengan pemilik tanah itu?" tanya Anthony.


David mengangguk kepalanya "Aku ke sini mau meminta Bantuan mu" ucap Daniel.


"Bantuan ku? kenapa harus Aku?" Anthony jadi bingung dengan ucapan Daniel.


"Karena pemilik lahan, yang ingin kita beli itu adalah milik istri mu" sahut Daniel.


"Milik Istri ku?" Anthony tak percaya dengan ucapan Daniel.


"Hai...sejak kapan aku berbohong pada mu...tanah yang luasnya hampir 8 hektar itu memang milik istrimu" seru Daniel.


Anthony masih meragukan ucapan Daniel.


"Dari sepupuku" jawab Daniel.


"David...Aku tak percaya, darimana dia bisa tahu tanah itu milik istriku" jawab Anthony


Dustin yang belum Pasih berbicara Indonesia hanya menyimak percakapan mereka berdua. tapi David tahu apa yang di perbincangkan oleh mereka berdua.

__ADS_1


Tiba-tiba pintu Ruangan Anthony terbuka lebar.


"BOS..."teriak Dion tiba-tiba.


"Ada apa lagi dengannya..." gerutu Daniel karena sedang membahas masalah penting.


Dion mendekati Anthony " Bos, lihatlah berita Viral hari ini! ini penting Bos!" Dion mengangkat tangan kanannya Anthony agar memegang ponselnya. tapi tak lama kemudian Dion mengambil kembali ponselnya " biar saya saja yang memegang ponselnya" Dion takut Ponselnya di banting Anthony.


Daniel dan Dustin tersenyum melihat tingkah Dion yang mengambil kembali ponselnya dari tangan Anthony.


Wajah Anthony terlihat marah, matanya masih melihat layar ponsel " Dion putuskan kontrak kerjasama kita dengan Buana Company dan Tarik semua saham istri ku juga!" ucap Anthony.


Rachel memiliki 30% Saham Di Buana Company, peninggalan Papanya. dua hari lalu Rachel memberikan hak kuasa penuh pada suaminya untuk mengurus saham-sahamnya yang terdapat di beberapa perusahaan besar.


"Daniel dan tuan Dustin maaf saya Harus pergi" Anthony langsung pergi meninggalkan Daniel dan Dustin.


"Ada apa? " Daniel menatap tajam Dion.


"Lebih baik kak Daniel mengikutinya! kak Daniel tahukan sifatnya kalau sudah mengamuk... aku saja yang bukan suaminya jadi Emosi melihat istri ku di perlakukan seperti itu, tapi aku takut terjadi sesuatu dengan Cindy" Dion mengingat kejadian malam kemarin.


Mata Dion membulat besar melihat Daniel dan Dustin sudah tidak berada di Sofa, mereka pergi menyusul Anthony.


TBC

__ADS_1


Terimakasih sudah meluangkan waktu membaca cerita yang Mimin buat.


Semoga kita di berikan kesehatan dan jangan lupa Like dan komentarnya di tunggu yah...


__ADS_2