
Lisa memasukkan satu sendok makan sapi tahu kedalam mulutnya, perlahan-lahan, Indra pengecap nya merasakan rasa yang nikmat pada rasa Sapi tahu yang di makannya.
"Hmm...enak...ini enak banget" ucap Lisa.
"Kan gw, udah bilang di sini makanannya enak-enak, masih ngeyel" decak Amanda.
"Baru kali ini, gw makan sapo tahu yang rasanya, Sangat berbeda" sahut Lisa, menikmati makanan kesukaannya.
"Harganya juga beda...jadi rasanya juga beda...agak special" celetuk Rully.
"Hai... Rachel..." sapa Cindy, sudah berdiri di samping meja. tersenyum tipis melihat ke arah Rachel.
Rachel mengangkat kepalanya sekilas, Mimpi apa gw semalam, sampai ketemu perempuan aneh di sini. Rachel melanjutkan makannya kembali, dan menghiraukan kehadiran Cindy.
"Silahkan duduk, Tante!" tegur Amanda, menggeser tubuhnya ke samping memberi tempat duduk Buat Cindy.
Rachel mengulum bibirnya menahan tawa mendengar ucapan Amanda, sedangkan Rully dan Lisa memberikan senyum manis mereka pada Cindy.
"APA KAMU BILANG... TANTE? SEJAK KAPAN SAYA NIKAH DENGAN OM KAMU" Cindy memukul telapak tangannya ke meja .
Membuat mereka terkejut dengan ulah Cindy.
Oliver memandang tajam kearah meja Rachel dan Teman-temannya, Sambil melihat tingkah Cindy menggebrak meja mereka.
__ADS_1
Sedangkan Anita, masih diam di tempatnya, melihat Ulah Cindy, yang menghampiri istri dari mantan suaminya. sampai menggebrak meja segala.
Rully, Lisa dan Amanda hanya melongo mendengar ocehan Cindy, sedangkan Rachel memutarkan matanya, jengah melihat ulah Cindy.
"Tolong... jangan ganggu kami!" Ucap Rachel. menoleh ke arah Cindy.
Byurr... Cindy menyiram air minum ke wajah Rachel.
Para pengunjung yang duduk berdekatan dengan meja Rachel terkejut melihat Cindy yang tiba-tiba menyiram wajah Rachel. mereka saling berbisik melihat kejadian itu.
Begitu juga dengan Anita yang tak habis pikir dengan ulah Cindy, yang tiba-tiba menyiram wajah Rachel.
Oliver bangun dari tempat duduknya, dirinya tak terima bila adiknya di perlakukan seperti itu.
"Baru di Nikahi seorang ,Anthony, saja sudah Sombong, Kamu Kira kamu siapa?... Seenaknya saja mau mengusir saya dari sini"
"Derajat kamu dan saya berbeda..."
"Perempuan yang hanya bermodalkan tubuh, untuk menaikan derajatnya, mau bersaing dengan saya... sampai berani mengusir saya dari sini" Oceh Cindy seenaknya.
Wajah Rachel menjadi merah, menahan amarahnya yang sudah di atas ubun-ubun kepalanya.
Brukkk... Cindy jatuh tersungkur di lantai, karena tubuhnya di dorong Amanda. karena Amanda duduk di samping kanan Cindy.
__ADS_1
"Perempuan sinting... seenaknya saja ngatain Orang...Ngakunya perempuan Baik-baik, merasa mempunyai Drajat yang tinggi...tapi Moral kagak punya..." Ucap Amanda, tidak terima sahabatnya di permalukan seperti itu.
Oliver bangun kembali dari tempat duduknya, lalu melangkah cepat ke arah Rachel, Justin dan Orion terpaksa mengikuti Oliver. dari belakang.
Cindy bangkit dari lantai, Cindy tak mengira kejadiannya akan seperti ini, Sampai di dorong jatuh ke lantai.
Rachel bangun dari duduknya, langsung menghadang jalan Cindy yang ingin menyerang Amanda.
Tanpa Basa basi lagi, Rachel. balas menyiram tubuh Cindy " UPS...basah" ucap Rumah tersenyum mengejek Cindy.
Cindy Semakin kalap melihat dirinya di siram oleh Rachel.
"KURANG AJAR..." Teriak Cindy Tangannya melayang ke udara ingin menampar pipi Rachel. Namun sebuah Tangan kekar menangkap tangan Cindy.
Mata Oliver, Orion dan Justin terbuka lebar melihat Sosok Pria yang menangkap tangan Cindy.
"Jangan Coba-coba... tangan mu menyentuh tubuhnya! !!"
TBC
Terimakasih atas kunjungan kalian yang menyempatkan diri untuk membaca Karya ku yang ceritanya sedikit amburadul...
Jangan lupa Like dan komentarnya...
__ADS_1