Senja Untuk Elang

Senja Untuk Elang
Episode 82


__ADS_3

"Senja, kenapa kamu di sini?" tanya Ervan. Ia terkesima melihat penampilan perempuan tersebut hari ini yang terlihat semakin cantik.


"Oh, nona Cherry, kau sudah datang?" suara tuan Albert menggugurkan niat Senja untuk menjawab pertanyaan Ervan.


"Maaf tuan, permisi," ucap bawahan tuan Albert mengisuaratkan kepada Ervan untuk tidak menghalangi jalan mereka.


Ervan menggeser tubuhnya sehingga bawahan tuan Albert bisa masuk diikuti oleh Senja yang hanya menganggukkan kepalanya saat melewati Ervan.


"Tuan," bawahan tuan Albert menunduk membeti hormat padanya.


"Baiklah, kau boleh pergi sekarang," ucap yuan Albert. Laki-laki berbadan tegap itu pun pergi setelah tugasnya memnawa Senja ke hadapan tuan Albert selesai.


Tuan Damien, yang tak lain adalah ayah Ervan mengamati Senja yang berdiri di hadapannya dari ujung kaki sampai ujung kepala persis yang di lakukan oleh tuan Albert kemarin. Membuat Senja merasa sedikit tidak nyaman.


"Benar Albert. Dia titisan Dewi dan Bailey. Kau menemukan menantuku. Oh Tuhan, aku senang sekali," ujar tuan Damien dengan mata berbinar-binar. Senja menatap laki-laki paruh baya di depannya itu dengan tatapan bingung. Apa maksud ucapannya barusan? Menantu? Siapa menantunya, Senja tak mengerti.


Tuan Albert menyuruh Senja untuk duduk, ia mengerti kebingungan di wajah calon pewaris tunggal BaileyTex tersebut.


Sementara Ervan tak jadi melanjutkn langkahny meninggalkan ruangan, ia penasaran dengan apa yang terjadi sebenarnya. Otaknya terus berputar, memikirkn situasi saat ini, "Senja, Cherry? Cherry, Senja?" gumamnya pelan.


"Astaga, jangan bilang Senja adalah gadis yang papa maksud?" pekiknya pelan. Jika benar begitu adanya, tentu saja ia senang, melupakan status Senja yang sudah menikaj dengan mantan sahabatnya.


Melihat Ervan yang masih mematung di depan pintu, tuan Damien mendesah pelan," Ngapain masih di situ? Masuk!" serunya dengan tegas.

__ADS_1


Ervan sadar dari lamunannya, ia menoleh ke dalam. Memastikan sekali lagi kalau benar itu Senja. Ia ingin sekali kembali masuk, tapi terlalu gengsi dengan ayahnya.


"Ervan!" gertak tuan Damien. Membuat Ervan mendengus kesal terpaksa tapi banyak ikhlasnya ia masuk ke dalam.


Belum juga mulai saling bicara, baru saling memandnh dengan pikiran masing-masinhg, namun bawahan tuan Albert audah masuk ke dalam, memberitahukan jika acara sudah di mulai. Terpaksa tuan Albert menunda pembicaraan mereka, dimana sebenarnya tuan Damien akan memberi tahu Senja jika ia dan Ervan telah di jodohkan sejak kecil.


Tuan Albert sedikit lega, setidaknya Senja belum tahu soal perjodohan itu. Jadi ia bisa fokus untuk rencana hari ini terlebih dahulu.


🌼 🌼 🌼


Sementara itu, acara ulang tahun BaileyTex yang memang bertepatan dengan hari lahir Senja tersebut sudah di mulai. Selain untuk merayakan kejayaan perusahaan tersebut, juga untuk mersmikan kepemilikan BaileyTex yang akan di warisi oleh nyonya Jolie, adik perempuan satu-satunya tuan Bailey.


Saat ini, nyonya Jolie tengah duduk di samping Elang untuk mengajaknya bicara, "Tuan Erlangga, sebuah kehormatan anda bisa hadir dalam acara ini," ucap wanita itu dengan senyum teramahnya.


Karena Elang sangat dingin terhadapnya, nyonya Jolie pun lebih memilih pergi menemui tamu lainnya, ikut bergabung dengan anak dan suaminya. Sementara MC sudah memulai acara beberapa saat lamanya hingga kini saatnya nyonya Jokie baik ke panggung untuk mengumumkan pengalihan perusahaan atas namanya.


"Selamat sore semuanya, terima kasih buat Anda sekalian yang sudah hadir dalam acara sore ini. Di sini saya akan langsung saja mengumumkan soal wasiat dari kakak saya, pendiri BaileyTex, tuan Bailey yang sudah berpulang kurang lebih dua puluh tahun yang lalu karena kecelakaan. Di dalam surat wasiat itu, di katakan bahwa hari ini, tepatnya ulang tahun perusahaan dan juga ulang tahun anak pwremouan tuan Bailey, perusahaan seluruh aset milik tuan Bailey akan di wariskan kepada putri semata wayangnya, keponakan saya tercinta,"


Elang sangat muak mendengarnya, tercinta gundulmu, umpatnya dalam hati.


" Namun, bersamaan kecelakaan yang menimpa kakak saya waktu itu, keponakan kesayangan saya juga ikut menghilang dan sampai sekarang tidak ketemu," ucap nyonya Jolie, raut wajahnya tampak sendu, bahkan matanya berkaca-kaca, seolah ia menyimpan kesedihan yang begitu dalam atas apa yang menimpa keluarga kakaknya. Suami dan anaknya yang ikut naik ke panggung, menepuk-nepuk bahunya seolah memberi kekuatan dan dukungan untuknya. Wajah mereka tak kalah sedihnya.


"Pintar akting," gumam Kendra yang ikut kesal mendengar drama drama keluarga di depan sana. Elang melirik Kendra lalu berdecak.

__ADS_1


Setelah pura-pura memyeka air matany, nyonya Jolie meneruskan pidatonya, "Dan karena keponakan saya tidak bisa datang hari ini, terpaksa perusahaan akan saya ambil alih atas nama saya, sesuai isi surat wasiat kakak saya," ucapnya penuh kesedihan, padahal dalm hati hari inilah, hari yang sejak dulu ia tunggu, dimana ia bisa sepenuhnya menguasai seluruh harta Bailey.


" Maafkan saya karena telat datang, tante," suara tegas Senja menggema di seluruh penjuru ruangan, membuat semua orang menoleh ke arahnya. Senja berjalan dengan anggun dan tegap, di iringi oleh Ervan di sebelahnya dan dua laki-laki paruh baya, tuan Bailey dan tuan Damien.


Elang langsung bereaksi ketika melihat istrinya berjalan berdampingan dengan Ervan. Dalam hati, ia bertanya-tanya kenapa Senja bisa bersama dengan Ervan. Ia mengepalkan tangannya kuat-kuat, rasa cemburunya langsung menguar begitu saja. Kendra menahannya ketika ia hendak berdiri, "Sabar bos, jangan sampai semua jadi kacau," bisik Kendra dan Elang kembaki duduk.


Senja terus berjalan dengan anggunnya, sungguh seerti bukan Senja yang Elang kenal. Sangat Elegan dan berkelas. Sungguh, kalau bukan karena rencana tuan Albert, ingin sekali Elang menonjok wajah Ervan yang saat ini sedang nyengir tanpa dosa melihatnya. Ingin sekali menggandeng tangan istrinya itu dan mengantarkannya naik ke panggung, dan menunjukkan kepada semuanya kalau dia suaminya. Namun, ia harus sabar, belum saatnya sampai semua jelas.


Senja menoleh ke arah Elang saat melewatinya, tatapan mereka bertemu. Senja tersenyum tipis kepada laki-laki yang sudah melakukan banyak hal untuknya tersebut. Dan inilah satnya dia menunjukkan siapa dirinya sebenarnya, mungkin ini gunanya apa yang sudah kakek ajarkan selama ini kepadanya secara diam-diam.


"Maafkan cherry tante, karena Cherry datang terlambat," ucap Senja begitu sampai di atas panggung. Nyonya Jolie dan keluarganya tercengang, kenaoa bisa ada seorang perempuan mengaku sebagai keponakannya yang sudah lama menghilang.


Senja berdiri, menatap seliruh tamu undangan, di sana terlihat juga direktur di tempatnya bekerja, "Maaf untuk semuanya, karena saya datang terlambat hati ini. Perkenalkan nama saya Abriella Cherry Bailey, putri tunggal tuan Bailey. Pasti banyak dari kalian bahkan mungkin semuanya belum pernah melihat saya, karena selama ini saya ikut kakek asuh saya dan sekarang saatnya saya berhenti menyusahkan tante yang selama ini audah menjaga perusahaan dengan baik. Sekarang saatnya tante istirahat dan saya yang akan mengurua perusahaan seauai wasiat ayah saya. Saya akan mengambil alih perusahaan sesuai amanat beliau..., " Senja terus bicara memperkenalkan dirinya dengan lugas dan jelas, padahal ia bicara dalam bahasa inggris. Bahkan,Ia bicara dalam bahasa Perancis juga.


Elang takjub melihat istrinya dengan percaya diri dan anggunnya berdiri dan bicara di atas sana tanpa ragu atau gemetar sedikitpun. Ia cukup terkejut ternyata Senja bisa bahasa perancis dan sangat fasih. Padahal sejak tadi ia sudah was-was memikirkan istrinya tersebut. Bahkan Senja memperkenalkan dirinya sendiri, dia melakukannya dengan sangat baik, bukan tuan Albert apalagi Ervan yang memperkenalkannya.


"Nona Keren!" puji Kendra berbisik.


"Siapa dulu suaminya," jawab Elang asal. Matanya sudah gerah melihat Ervan di atas sana bersama Senja. Ingin semua segwra berakhir dan ia bisa menikmati bulan madu, mencetak Elang junior serajin-rajinnya sampai jadi. Dan entah kapan itu akan terlaksana.


🌼 🌼 🌼


πŸ’ πŸ’ Jangan lupa like, komen, hadiah adan votenya buat Elang.. Tengkyu 😘😘

__ADS_1


Salam hangat author πŸ€—β€οΈβ€οΈπŸ’ 


__ADS_2