Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
99


__ADS_3

maya dan para mahasiswa baru yang akan melaksanakan MPLS sudah mulai berdatangan dan mulai memadati aula yang sudah tersedia. Hari ini masih menunjukkan pukul 06.00 pagi. Hanaya ada para anggota BEM dan juga para mahasiswa baru.


Hari ini memang merupakan hari terakhir masa MPLS mahasiswa baru. Akan ada acara penutupan sore hari nya. Pagi hari akan di isi dengan acara upacara seperti biasa dan akan ada materi seminar sampai jam 8 pagi nanti.


Maya dan ketiga teman nya nampak sangat antusias, mereka segera berbaur dengan para mahasiswa yang lain nya.


" may, kira - kira hari ini kakak - kakak yan kemarin bakalan ada nggak ya, " gumam windi di sela - sela materi seminar mereka.


" hmm, entah lah. Kalau kepengen nya gue sih, mereka ada" jawab maya dengan ata yang berbinar - biar.


Nina dan tina yang justru sedang asyik dengan hiasan kuku mereka juga nampak antusias dengan apa yang di ucapkan oleh maya.


Mereka berempat malah sibuk dengan pembahasan mengenai rama CS.


" tapi, denger - denger, kakak yang paling tampan dan terlihat dingin itu udah menikah bahkan udah jadi PAMUD loh, " mulut gosip ina mulai beraksi. Memang ia kemarin sempat mendengar selentingan mengenai rama ketika kemarin rombongan rama memasuki kantin.


" hah ? PAMUD ? Apaan ?" kompak maya, tina dan windi. Untung saja mereka masih bisa mengontrol suara mereka sehingga anggota BEM yang sedang mengontrol kondisi tidak sampai mendengar acara pergosipan mereka.


" sssttt, kalian ini. Jangan kenceng - kenceng dong, " lirih nina sambil sesekali menoleh ke kanan dan ke kiri.


" ups, iya iya .. " sahut ketiga nya sambil ikut menoleh.


" iya, denger - denger nama kakak yang paling tampan itu RAMA, terus udah jadi PAMUD alias papa muda, " bisik nina lagi.


" yang bener,?" tanya tina dengan mata yang sudah melotot karena terkejut.


" gue cuma denger dari meja di sebelah sih kemarin, " jawab nina sambil mengangkat kedua bahu nya.

__ADS_1


Windi dan tina hanya manggut - manggut sambil berpikir. Sementara maya hanya menatap bosan ke arah ketiga teman nya yang memang rada oon. Maya berpikir jika itu hanya lah trik dari sekumpulan pria yang tidak mau di ganggu oleh para gadis. Dengan kata lain, rumor itu sengaja di ciptakan agar mereka bisa menghindar ari kejaran ara fans.


' ck, justru yang kayak gini. Dingin - datar yang malah menantang untuk di taklukan, ' seringai maya dalam hati.


" menurut lo gimana, may ?" tanya windi yang melihat maya hanya terdiam. Biasa nya jika ada pria most wanted seperti ini, maya akan menjadi yang pertama yang paling antusias.


" halah, itu tuh cuma gosip, biar nggak di deketin cewek. Justru bagus lah kalau kayak gini. Lebih menantang " ucap maya dengan percaya diri nya.


" hebatt si maya, kenapa gue nggak kepikiran sampai kesitu ya, " ucap nina sambil bertepuk tangan pelan.


Maya membusungkan dada nya sombong. Ia malah memasang wajah sok cantik dan bangga nya.


Ke empat nya kembali meneruskan acara gosip mereka tanpa menghiraukan dosen yang berada di depan sana yang memberikan materi seminar.


Sekitar dua jam lebih, seminar akhir nya selesai. Bertepatan degan ramai nya para mahasiswa lama yang sudah mulai datang untuk mengikuti jam kuliah.


Dan doa maya nampak nya tengah di kabulkan, maya melihat rama dan yang lain nya tengah berjalan bergerombol dengan geng nya hendak menuju gedung jurusan bisnis.


Terlintas ide licik di otak kecil maya, ia segera menarik ke tiga sahabat nya untuk menuju jalan yang akan di lalui oleh rama CS. Windi, nina dan tina hanya kebingungan namu tetap mengikuti langkah kaki maya. Mereka sama sekali tidak tahu apa yang sedang di rencanakan oleh maya.


Maya mengambil posisi sejajar dengan rama. Rencana nya adalah, ia akan menjatuhkan diri dengan menabrak rama dan akhir nya nanti rama akan menolong nya. Begitu yang terlintas di pikiran maya.


Saat jarak sudah mulai mendekat barulah tina dan yang lain nya paham apa maksud maya, mereka hanya akan melihat bagaimana usaha maya. Memang paling top deh si maya ini.


BRUKK


" MAT* LO DI MANA AN**NG "

__ADS_1


...****************...


" ya maklum kan anak medis, " bela rama. Revan menjulurkan lidah nya setelah di bela oleh rama.


Tiba - tiba


BRUKK


" MAT* LO DI MANA AN**NG " teriak revan


Kenapa jadi revan ?


Rupa nya sedari tadi rama sudah melihat gerak - gerik maya yang dengan sengaja menukar tempat jalan nya menjadi sejajar dengan nya. Yang awal nya berada di tengah - tengah, berganti di pinggir tepat di depan rema. Rama mengira jika mahasiswa ini akan mencari masalah.


Dan benar saja, begitu mereka akan melintas, yang seharusnya salah satu dari rombongan mereka minggir ke samping, tapi maya malah dnegan sengaja hendak menabrakkan badan nya ke arah rama. Rama yang memang sudah memperkirakan ini semua, dengan cepat berhenti di tempat nya dan menarik lengan baju revan sehingga revan terhuyung ke arah lintasan rama berjalan. Sehingga revan lah yang di tabrak oleh maya.


Maya mendongakkan kepala na dnegan waja penuh ketakutan, ia salah perhitungan. Kenapa kakak yang ini yang berada di depan nya? Ia menoleh ke arah rama yang hanya menatap nya datar sedang diam berdiri selangkah di belakang revan.


Sementara zul,aric dan zain serta beberapa mahasiswa senior yang lain hanya menunggu dan menonton pertunjukan yang jarang sekali terjadi. Setidak nya ini sudah tidak pernah terjadi semenjak berita rama sudah menikah.


Maya segera di bantu oleh teman - teman nya untuk berdiri. Mereka semua nampak gemetaran meski pun bukan mereka yang berbuat. Sementara maya juga tengah menahan malu dan marah. Ia hanya bisa menunduk gemetaran.


" LO NGGAK BISA JAWAB ! UDAH JELAS JALANAN LEBAR DAN SEMUA KAKAK GUE MINGGIR BUAT LEWAT KALIAN !!" teriak revan lagi. Suara nya yang begtu dingin terasa mencekik di leher maya.


" ma.. Maaf kak, " ucap maya dengan menahan tangis.


Rama sama sekali tidak berniat ikut campur, bagi nya hal seperti ini sudah biasa terjadi di masa lalu. Tapi ia tidak menyangka jika hal ini akan di lakukan oleh seorang mahasiswi baru. Apakah berita pernikahan nya sudah di lupakan begitu saja ? Haaah.. Menjadi ganteng itu memang menyiksa, iya kan ram?.

__ADS_1


" MAAF - MAAF ! SEENAK NYA LO BILANG MAAF ! LO ANAK BARU YA ? LO SENGAJA KAN !! LO MAU CARI MUKA KE ABANG GUE !! "


__ADS_2