
Sebenar nya apa salah ku, mita " lirih ardhana nampak frustasi.
Ia bahkan merasa iba dengan maya yang nampak lemas dan shock saat mendengar jika ia hanya di gunakan sebagai alat pengeruk harta oleh ibu dan ayah biologis nya.
Kondisi mita pun tidak kalah mengenaskan, nafas nya tapa terengah - engah karena emosi yang membludak di hati nya.
Ia sama sekali tidak menyangka jika kejahatan nya di masa lalu satu persatu terkuak begitu saja. Ia tidak menyangka jika ardhana sampai mendapatkan video dan rekaman suara nya dengan aditya.
Bukan kah itu sudah lama sekali?
Lalu dari mana ardhana bisa mendapatkan itu semua?
Mita sungguh - sungguh merasakan kekacauan di hati nya. Kekacauan di hati nya membuat ia tidak bisa berpikir jernih. Belum lagi desakan - desakan ardhana yang terus menekan mental nya.
" IYA ... ! IYA AKU MELAKUKAN NYA !! KARENA APA ? KARENA AKU IRI DENGAN SI JA*ANG ITU ... " teriak mita pada akhir nya.
Ardhan dan maya terkesiap mendengar teriakan mita. Maya terkejut dengan kejujuran ang mama. bukan nya itu arti nya mama nya mengaminkan segala kejahatan nya ?
Sementara ardhana, ia terkejut karena mita akhir nya berteriak jujur. Menambah amarah ya semakin menggebu.
" TUTUP MULUT MU !! KAU LAH YANG J*LANG !!" teriak ardhana dengan mata melotot. Urat mata nya bahkan sudah memerah.mita tersenyum mengejek ke arah ardhana. Sudah tidak ada lagi sosok wanita anggun dan lemah lembut di diri mita yang selalu ia perlihatkan kepada ardhana.
" cih, kenapa kau menyalahkan ku ? Bukan kah semua juga kesalahan mu ? Aku tidak akan bisa masuk jika saja kau dulu tidak membukakan pintu rumah mu ?" ejek mita. Membuat ardhana terkesiap sadar.
ucapan mita tentu nya bagaikan gada yang langsung memukul hati nya, jika di tanya siapa yang bersalah di sini, maka ia lah orang itu. Jika saja ia memang tidak tergoda dengan mita, ia tidak akan mengabaikan laksmi dan juga rama.
__ADS_1
Ardhana ingin sekali melampiaskan amarah nya, tetapi ia tidak bisa. Tangan nya terkepal erat.
" aku melakukan ini semua karena aku iri dengan laksmi !, kenapa ? Kenapa di saat kamu bersama ku, kamu bukan lah orang kaya ? Kenapa di saat kamu sudah bergelimang harta, muncul wanita entah dari mana yang menikmati harta mu ? Kenapa kehidupan nya semakin bahagia karena menggunakan harta mu ?" teriak mita tanpa kendali. Nafas nya nampak naik turun seolah ia menghabiskan seluruh energi nya untuk meluapkan alasan yang digunakan nya untuk nafsu nya.
" jawab aku mas, kenapa ? Kenapa kamu harus bersama nya ? Padahal aku yang pertama kali bertemu dengan mu, " ucap mita yang semakin menggila. Membuat ardhana yang awa nya terkejut menjadi terkekeh karena arah.
Ardhana bahkan menggelengkan kepala mendengar mita yang semakin tiak tahu diri. Pertama kali mengenal nya ? Lalu apa ? Bahkan jika ia adalah pacar pertama dan wanita pertama bagi ardhana, mita sendiri lah yang memilih untuk pergi meninggalkan ardhana kala itu.
Entah kenapa pembahasan ini malah melenceng jauh dari topik yang harus di bahas. Seolah ke dua nya tengah mencari kambing hitam untuk kesalahan mereka masing - masing.
" heh, wanita pertama, ya ? Tidak sadarkah diri mu? KAU YANG MENINGGALKAN AKU SAAT ITU, MITA !! KAU LEBIH MEMILIH BERSAMA DENGAN PEMUDA PINDAHAN DARI KOTA YANG MENURUT MU LEBIH KAYA !!"
" JANGAN PERNAH MENYALAHKAN AKU, KARENA NYATA NYA KAU YANG MEMILIH UNTUK PERGI DARI KEHIDUPAN KU, KAU YANG TIDAK MAU MENEMANI KU SEDARI AWAL PERJUANGAN KU !!" teriak ardhana.
Nyata nya ketika melihat kehidupan rama yang jauh lebih baik dari nya dan juga ardhana, membuat perasaan iri yang lama surut kembali menyala. Dan dengan ambisius nya ia malah ingin mendapatkan nya lagi.
" DAN LAGI, MASALAH HARTA RAMA, HARTA ITU ADALAH MILIK RAMA !! BUKAN LAH HARTA DARI KEDIAMAN ARDHANA !!" ardhana kembali meraung, menyebutkan perihal harta rama yang menjadi target mita selanjut nya.
Mita mendongakkan wajah nya, menatap lekat manik ardhana yang tengah menatap nya tajam. Ia menggelengkan kepala nya, berusaha menyangkal perkataan ardhana yang juga di ucapkan oleh rama tadi siang.
" nggk, nggak mungkin ! Itu adalah harta mu mas, harta yang seharus nya jatuh ke tangan maya. Pasti si j*lang laksmi yang sudha mengalihkan nya menjadi naa ra,a ! Itu milik may ... "
PLAK
Ardhana dengan tega menampar pipi mita hingga wajah wanita paruh bawa yang sudah menemani nya hampir 20 tahun itu menoleh ke samping karena kencang nya tamparan ardhana.
__ADS_1
Mita memegangi pipi nya yang kebas dengan menatap nanar ke arah ardhana. Se umur - umur mengenal ardhana dan tinggal dengan nya, ia baru merasakan tamparan dari suami nya ini.
" ma.. Mas nampar ak .. Aku ?" tanya mita terbata - bata.
" kamu memang pantas untuk di tampar, mita. Jangan tidak tahu diri !!" ardik ardhana.
" .. Kamu tahu ? Aku bisa berdiri menjadi kaya seperti ini, adalah karena bantuan dari laksmi, aku bis se sukses ini adalah karena uluran tangan keda mertua ku ! Keluarga maheswari !" ucap ardhana. Ia sama sekali tidak merasa menyesal telah menampar wajah mita.
" nggak ,, nggak mungkin, nggak mungkin keluarga j*lang itu kaya, " ucap mita semakin menambah perasaan iri nya terhadap laksmi, wanita yang sudah ia bunuh.
" stop panggil istri ku j*lang, mita. Dia bahkan lebih baik dari kamu !" peringat mita.
" kamu harus tahu, mita. Jika bukan karena uluran mertua ku. Aku tidak akan sesukses ini ! Laksmi, wanita baik itu dengan lapang dada mau menerima ku, memberikan cinta dan seluruh yang ia punya kepada ku! Tapi karena keserakahan dan ambisi ku, aku malah mengkhianati nya! Aku malah begitu mudah tergoda dnegn mu dan lebih memilih meninggalkan nya dnegn putra semata wayang ku, "
" aku malah lebih memilih membesarkan anak yang bukan darah daging ku !!" raung ardhana sambil menangis pilu,
Amarah dan kesedihan menguasai hati nya. Maya yang sudah tersadar dari shock nya tadi merasa iba dan ketakutan saat melihat tampilan dari ardhana.
Tidak ada lagi sosok ayah yang nampak bijaksana lembut dan tenang lagi. Yang ada hanya ardhana yang nampak menyedihkan.
Mit nampak nya masih belum menerima kenyataan jika harta itu adalah milik rama. Ia masih saja menggelengkan kepala nya dan menggumamkan kalimat penyangkalan.
" dengar mita, harta yang di bawa rama adalah harta milik keluarga MAHESWARI. Bahkan rumah kediaman di ibukota juga milik nya !!!"
JEDEERRRR
__ADS_1