
" dengar mita, harta yang di bawa rama adalah harta milik keluarga MAHESWARI. Bahkan rumah kediaman di ibukota juga milik nya !!!"
JEDEERRRR
belum hilang rassa terkejut mita atas kenyataan jika perusahaan Ardhana adalah hasil sumbangsih sang mertua, kini ia kembali di hadapkan dengan dari sebuah fakta baru jika tempat tinggal mewah nya yang dahulu selalu ia idam - idam kan hingga akhir nya ia berhasil tempati dengan mengorbankan sang putri, adalah milik laksmi !.
Tak habis di pikiran nya, sebenarnya apa yang di miliki oleh ardhana ? Kenapa semua nya baru terungkap? Pria yang ia incar ternyata tak lebih dari cangkang kosong belaka.
Pantas saja rama dengan santai melanglang buana, pergi dari rumah tanpa memikirkan apapun.
" nyata nya, setengah dari ardhana Group pun juga milik rama, mita. " tandas ardhana sambil menatap benci ke arah mita yang nampak terpaku dengan pikiran nya sendiri.
Mita mendongakkan kepala nya, menata sayu ke arah ardhana. Hilang sudah rasa sombong yang tadi menyalahkan ardhana. Kini ia merasa ketakutan jika ardhana sampai menuntut nya atas semua perbuatan jahat nya.
Mita nampak menggegerkan badan nya, menuju ke bawah kaki ardha, bersujud di kaki pria malang itu sambil mengiba, memohon ampunan. Berharap jika ardhana akan memberikan secuil belas kasihan nya.
" mas .. Maaf .. Maaf kan aku mas, maafkan semua kesalahan ku, " ratap mita.
Ardhana nampak menepis tangan mita dan beranjak mundur. Tatapan lembut nan hangat yang biasa ia berikan sudah tidak berbekas sama sekali. Kini hanya ada tatapan jijik dan benci.
" bisa kah kau kembalikan laksmi dan anak ku ? Bisakah kau kembalikan keluarga utuh ku ? HAH !" hardik ardhana yang nampak frustasi.
" mita, sebaik nya kita berpisah, " ucap ardhana sambil memalingkan wajah nya dari wajah mita yang nampak berlinang air mata. Entah palsu atau nyata, ardhana tak tahu.
Mita menggelengkan kepala nya, ia tentu saja tidak akan rela jika harus berpisah. Setelah mengetahui jika semua harta itu adalah milik rama, tentu ia tidak akan rela jika ia akan di tinggalkan oleh ardhana.
Mita masih berpikir, jika ardhana yang akan meminta rama untuk kembali ke kekediaman ardhana, maka ia masih memiliki kesempatan untuk melakukan kepada rama dan sekali lagi menghancurkan kehidupan utra dari laksmi itu.
__ADS_1
Ya, setelah semua kejahatan nya terungkap pun, tidak setitik pun rasa penyesalan berada di hati mita. Sikap tamak, serakah dan iri hati nya ternyata sudah mengakar kuat di hati wanita ini.
Ardhana hanya menggeleng pelan, ia tentu memperhatikan sorot mata mita yang masih penuh dengan ambisi. Baru kali ini ia memperhatikan sorot mata mita yang ternyata penuh dengan kepalsuan. Semakin membuat nya merasa bersalah dan kesal terhadap diri nya sendiri.
" apa maksud mu ? Siapa yang sudi hidup dengan pembunuh ? Apa jangan - jangan kau masih berpikir untuk menganggu kehidupan putra ku ? Apa jangan - jangan kau masih akan memainkan trik yang sama dengan yang kau lakukan kepada istri ku ? MAKA JANGAN BERMIMPI !"
Sebelum mita mampu mengelak atas tuduhan ardhana, ardhana kembali memberi kan kata - kata yang membuat jantung mita tercabut.
" MITA MAHARANI, MULAI HARI INI AKU MEMBERIKAN MU TALAK TIGA, KAMU BEBAS DARI IKATAN PERNIKAHAN INI, "
DEG
...----------------...
Suasana tegang di blok A tempat ardhana dan mita berseteru, tentu nya berbanding terbalik dengan suasana mansion milik rama yang nampak ramai dengan kehadiran para uncle dari si kembar.
Ya, si kembar sudah bisa telungkup dan sekarang tengah berusaha mengangkat bokong gemoy mereka untuk berlatih merangkak.
Aya sangat gemas melihat perkembangan sang putra dan putri nya ini. Sementara revan memang lah suka dengan anak - anak. Ia malah memutuskan untuk mengambil spesialisasi anak setelah selesai S1 nanti.
See, predikat anggota tersadis dari BLACK KING nyata nya luluh hanya dengan mata - mata polos ala baby. Sungguh berbanding terbalik dengan tampang nya yang dingin - dingin gemes.
" yank, " sapa rama yang ternyata sudah memeluk pinggang ramping aya hingga menyebabkan gadis itu terjengit kaget. Saking seru nya ia mengawasi si kembar yang malah membalik tubuh nya hingga tidak bisa telentang kembali.
" eh mas, bikin kaget aja sih, " aya menyipitkan mata nya pertanda ia merajuk. Rama hanya terkekeh dan mengacak jilbab panjang aya meskipun itu tidak berpengaruh dengan rambut di dalam nya.
" ahhh, jomblo melipir lah, " ucap revan segera melarikan diri dari pandangan rama dan aya. Ia tentu tidak ingin terkontaminasi dengan pemandangan horor yang di sajikan rama dan aya yang sangat suka lupa tempat dan waktu itu. Hingga menyebabkan aya tersipu malu dengan ucapan revan. Ia mencubit gemas pinggang rama.
__ADS_1
" kamu terlalu fokus dengan mereka, sayang" cibir rama. Tapi ia juga ikut memperhatikan si kembar yang berjuang untuk terlentang.
" mereka sangat lucu mas, he he, " ya tersipu. rama juga ikut tersenyum. Kedua nya saling memandang dan tersenyum hangat.
Aqil&aqila :' lihatlah, umma dan abu mengabaikan kita'
" ughh .. Ugh hwaaaaaaaa....... "
" eh eh, malah nangis, cup cup cup. Sini sini anak umma "
Rama dan aya segera tersadar saat mendengar tangis si kembar yang mulai frustasi. Entah frustasi karena tidak bisa terlentang kembali atau karena di abaikan oleh sang abu dan umma mereka
" h kalian bos, bocil lagi berjuang, kalian malah mesra - mesraan, " sahut zain yang ikut mendekat saat mendengar tangisan si kembar.
" dunia milik berdua, si kembar cuma ngontrak, " tambah revan yang tadi kabur.
Sementara aric dan zul hanya terkekeh tanpa ikut membully pasangan suami istri itu.
Lagi -lagi aya hanya bisa tersipu dengan ledekan mereka sementara rama malah stay cool dengan wajah datar nya. Bully an para sahabat nya sudah biasa ia dapatkan, jadi untuk apa ia menanggapi nya.
Aya segera memindahkan kedua bayi gemoy itu ke stroller setelah meminta ijin kepada rama untuk membawa kedua nya ke lantai atas.
Memang sudah waktu nya untuk si kembar tidur, dan juga aya yang sudah mulai menguap. Rama tidak akan menghalangi jam tidur istri dan anak - anak nya.
" mereka sudah tumbuh begitu cepat, " gumam zain saat melihat si kembar yang berada di stroller.
" hmmm, gue nggak nyangka, kehidupan gue bisa sampai saat ini, sampai gue punya istri, dan juga dua anak yang begitu menggemaskan," jawab rama sambil tersenyum memandang aya yang menghilang di balik pintu lift.
__ADS_1
" bos, besok beliau akan bertandang ke sini .. ?"