
Aya dan rama pulang ke mansion berbarengan. Setelah makan bersama - sama tadi, aya ada kelas hingga pukul 2 tadi. Sedangkan rama dan yang lain nya minus revan langsung mengurus perlengkapan mereka magang yang akan di laksana kan sekitar 2 mingguan lagi.
rama dan aya sepakat untuk tidur siang sejenak, memang aya nampak kelelahan karena terlalu excited dengan kegiatan belajar nya. Dan rama juga sedang tidak memiliki kerjaan. Lebih tepat nya ia memang hanya ingi bersama dengan aya karena hampir setengah harian ia hanya bisa memandang istri nya dari kejauhan. Tentu saja rama menggunakan robot honey bee dari myra untuk mengawasi istri kecil nya itu.
Menjelang pukul setengah 4 sore, aya terbangun dengan kaget. Niat hati hanya ingin tiduran berujung tidur beneran. Aya langsung bergegas untuk membersihkan diri dan berwudhu untuk melaksanakan ibadah nya. Ia juga membangunkan sang suami yang juga ikut terlelap memeluknya tadi.
" mas, bangun mas, wakt ashar nya udah telat dari tadi nih " guncang aya di bahu rama.
" eung .... Jam berapa yank ?" tanya rama dengan sara serak khas orang bangun tidur.
' udah setengah 4 nih, yuk bangun. Cuci muka lalu wudhu. Aya siapin baju koko nya. " ucap aya sambil berlalu menyiapkan keperluan suami nya.
" astagfirullah, " rama bangun pun dengan terkejut. Ia melirik jam di dinding. Dan benar saja sudah jam setengah 4.
Rama segera beranjak dan segera melakukan apa yang di perintahkan sang istri. Begitu keluar dari kamar mandi, nampak sang stri tengah memakai mukena dan sedang menunggu nya memimpin ibadah mereka.
Rama pun segera bergegas memakai baju koko dan bersiap di shaf yang aya siapkan.
" allahu ... "
💨💨💨
Aya turun ke lantai 1 an mulai beranjak menuju area dapur. Di sana sudah ada 3 orang maid yang sedang menyiapkan menu makan malam untuk semua nya.
" selamat sore, bibi semua, " sapa aya ramah. Mata nya nampak menyipit, pertanda di balik kain cadar nya ia tengah tersenyum.
" sore non, " balas semua nya. Mereka sangat senang aden muda nya mendapatkan istri yang begitu ramah dan sopan.
__ADS_1
" kita masak apa ya bi, " kata aya sambil bersiap menggunakan kain apron di tubuh nya.
" apa ya non, aden terkadang tidak memiliki permintaan khusus, apapun yang kami siapkan pasti di makan, " ucap salah satu bibi yang paling tua.
" hmmmm.. Mas rama sama kakak - kakak semua suka nya apa bi, " tanya aya sambil menyiapkan bumbu yang sekira nya nanti akan di butuhkan.
" hampir makanan western, semua aden suka non. Makanan lokal apalagi, cuma kadang kami kurang pas bumbu nya karena dulu kami keseringan masak menu western. Kami agak kurang mahir untuk makanan lokal, " ujar salah satu bibi lain nya.
" lalu, semua aden muda juga sangat jarang untuk makan di mansion, kami hanya sekedar menyiapkan minuman dan camilan ringan jika mereka pulang ke mansion, non. " jelas yang lain nya lagi. Aya nampak mengangguk - angguk mengerti. Ia sekarang tengah membuka lemari penyimpanan untuk mengorek bahan apa saja yang tersedia di dalam sana.
" hmmmmm, ada daging sapi nih ya, hmm hmmm. Kentang ada juga. wortel, timun, okay deh, " seru aya sambil mengecek persediaan di kulkas.
para maid nampak memperhatikan nona muda nya yang sedang mengorek kulkas, hanya menatap dengan kebingungan dan menanti nona muda nya akan menentukan menu apa dengan bahan - bahan yang ia sebutkan.
" baiklah, kita bikin gulai daging sapi, acar timun sama wortel, terus sambal kering kentang aja ya bi, " ajak aya.
" nanti aya siapin bumbu - bumbu nya, bibi semua tolong bantuin buat potong - potong timun sama wortelnya ya, " pinta aya dengan lembut.
Semua mengangguk senang. mereka tadi menyangka jika mereka lah yang akan memasak, sedangkan mereka sudah bilang jika mereka kurang mahir dalam menu loka. Ternyata malah mereka hanya tinggal membantu saja.
Sungguh para maid ini begitu gembira. Mereka yang hanya bisa menyediakan makanan dan minuman ringan terkadang juga kebingungan dalam menyediakan menu makanan berat untuk ke lima majikan nya. Apalagi semenjak rama menikah dan lebih sering pulang ke mansion. Tapi mereka begitu bersyukur, nona muda nya ternyata sangat mahir dalam memasak. Hingga mereka juga ikut terbantu.
Kini ke empat wanita dengan usia berbeda itu nampak sibuk menyiapkan menu makanan untuk malam ini dengan riang dan terkadang terdengar gela tawa di antara mereka.
Sungguh aya memperlakukan mereka semua dengan baik.
💨💨💨
__ADS_1
Di sebuah kamar unit apartemen, seorang gadis, tepatnya wanita sedang meraup semua yang berada di meja rias nya. Kamar yang sudah berantakan tak ayal sepert kapal yang pecah turut menambah suasana yang semrawut.
" si**an ! Kenapa gue gegabah banget, pasti rama tambah ilfil dan benci gue karena udah hina adik nya, !!"
" lagian kenapa rama bisa tiba - tiba bawa dik nya ? Bukan nya sedari SMP dia nggak pernah ngenalin adik nya "
" AARRRGGGHH ramaaa! Gue pasti dapetin lo, nggak ada seorang pun yang lepas dari jerat pesona gue!"
" atau nggak gue bakalan deketin adik nya, memngambil hati sang adik untuk mendapatkan kakak nya.. Ha ha ha "
" meskipun gue harus coba cara seperti dulu lagi ! Kali ini gue nggak boleh gagal !" seringai licik mulai tersungging di bibir nya.
Ya, wanita itu adalah alika yang sedang emosi karena kejadian di kantin kampus tadi. Diri nya sama sekali tidak curiga dengan ke munculan aya sebagai adik rama, lelaki yang membuatnya terobsesi.
Alika tidak pernah berpikir, kenapa selama ini rama selalu menolak diri nya. Ia malah semakin tertantang ingin mendapatkan rama. Karena selama ini tidak ada yang menolak nya.
Pikiran alika memang sudah tidak waras semenjak usia nya menginjak kelas 1 SMP. Ia juga korban broken home. Mommy dan daddy nya bercerai karena sama - sama selingkuh. Dan alika tinggal bersama dengan sang daddy. Meskipun daddy nya amat menyayangi nya, dengan memberikan apa yang ia minta. Tak urung alika kekurangan kasih sayang dan bimbingan orang tua karena daddy nya juga sibuk kerja.
Hingga ia mulai terjerumus dengan pergaulan bebas nya. Usia SMP sudah keluar masuk klub, merokok, bahkan menegak minuman beralkohol sudah menjadi hal yang biasa untuk alika jalani.
💨💨💨
Rama di ruang kerja nya sedang berkumpul dengan ke empat sahabat rasa saudara nya. Mereka tengah membahas kegiatan magang nya dengan revan yang hanya menyimak sembari mengerjakan tugas kampus nya.
Setelah beres membahas masalah magang, pembicaraan beralih pada pembahasan markas geng BLACK KING.
" ram, ada pergerakan dari leo, "
__ADS_1