Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
86


__ADS_3

kediaman ardhana putra..


Denting sendok memenuhi suasana sarapan pagi di ruang makan.


Anggota keluarga 3 orang itu tengah khusuk melaksanakan sarapan bersama.


" sayang, kamu kan udah wisuda, mau kuliah di mana ?" tanya mita kepada sang anak, adik tiri rama yang tidak di ketahui oleh rama.


Mita nampak menanyakan keinginan anak nya. Sementara ardhana hanya menyimak pembicaraan ibu dan anak itu.


" maya mau ke kampus di kota B, ma, pa " jawab maya. Nama adik tiri rama adalah MAYA PUTRI ARDHAN. gadis yang di manjakan oleh mita, otak nya pun sama dengan sang ibu, licik dan serakah. Dia juga tidak mengetahui jika ia memiliki seorang kakak tiri. Terbiasa menjadi anak satu - satu nya yang selalu di turuti apapun kemauan nya.


" kenapa harus jauh - jauh ke sana, sayang ?" tanya mita lagi.


" geng maya pada ke sana semua ma," ucap maya santai.


Nah kan, ingin masuk kuliah hanya karena teman - teman nya. Sama sekali tidak memiliki pendirian !.


" mau masuk jurusan apa ?" suara berat ardhana angkat suara. Maya sekilas melirik papa nya dengan tampang imut nya. Nampak nya ia sama sekali tidak perduli dengan keadaan perusahaan milik papa nya yang hampir di ujung tanduk.


" maya mau masuk jurusan teater, pa. Boleh kan ?" ucap maya sambil mengedip - kedip gemas.


Ardhana menghela nafas kasar. Bukan ia tidak tahu kapasitas otak dari sang putri, kenapa putri nya malah ingin masuk jurusan teater.


" tapi apa tid ... "

__ADS_1


" nggak apa - apa lah, mas. Biarkan maya pilih jurusan sesuai minat nya " potong mita. Ardhana kembali menghela nafas mendengar istri kedua nya ini.


nampak sekali jika mita terlalu memanjakan anak nya. Padahal ardhana ingin menyarankan agar maya masuk ke jurusan bisnis, atau setidak nya mengambil jurusan akuntan. Agar nanti nya bisa mengambil alih perusahaan nya atau bisa menjadi seorang sekertaris profesional.


Jika masuk ke jurusan teater, maya pasti bercita - cita menjadi seorang artis. Lalu siapa yang akan meneruskan perusahaan nya ? Meskipun perusahaan saat ini dalam keadaan tidak stabil, ardhana memiliki keinginan agar perusahaan yang ia rintis dari ol bisa bertahan. Sekelebat, ardhana menjadi mengingat sosok istri pertama nya, laksmi. Yang sudah di khianati nya. Memang ada sedikit rasa bersalah, tetapi ardhana berusaha menepis nya.


" lalu kamu mau tinggal di mana ? Kita bahkan tidak memiliki saudara yang ada di sana?" tanya ardhana berusaha menekan keinginan untuk menentang keinginan sang putri.


" kan bisa beli rumah di sana, pa" jawab maya santai. Mita setuju dengan pemikiran anak nya.


" bener kata maya mas, beli aja 1 rumah tipe 45 nggak apa lah, beli atas nama maya, " ungkap mita.


Ardhana kembali mendesah, keadaan ekonomi mereka sedang tidak baik, bukan barang murah mereka membeli rumah dengan tipe 45. Lebih dari 500jt !! Tapi, maya mana mau tahu ? Ia terbiasa di turuti semenjak kecil !.


...****************...


Suasana kamar perawatan aya sekarang sedang ramai, itu karena kedatangan sahabat - sahabat aya yang di tugaskan oleh rama untuk menemani istri nya.


Rani dan acha nampak berdiri di depan box inkubator milik baby A, jika hari ini keadaan baby A memungkinkan, mereka sudah akan bisa keluar dari inkubator. Semua nya karena beberapa hari ini aya dengan lancar memberikan mereka ASI eksklusif nya sehingga berat badan mereka mengangkat drastis.


Sudah hampir 10 hari memang aya berada di ruang rawat, rama bersikeras memberikan perawatan ekslusif untuk aya meskipun keadaan aya sudah membaik, rama juga hampir setiap hari menemani aya. Kuliah nya, ia memutuskan untuk mengajukan judul skripsi nya. Dengan kepintaran rama, semua bukan lah hal yang sulit. Aya pun juga mengajukan cuti kuliah karena ia memilih untuk mengurusi si kembar terlebih dahulu, dan rama menyetujui nya.


Baru hari ini rama meninggalkan aya, ia bilang jika memiliki sebuah hal yang harus di urus. Sehingga ia meminta keempat sahabat aya untuk datang dan menemani istri nya. Beruntung mereka memang masih menjalani liburan semester sehingga mereka bisa meluangkan waktu ntuk aya dan si kembar. Ya, meskipun sedang dalam masa pembelajaran, mereka tidak akan menolak untuk mengunjungi dan menemani aya.


" ay, lo belakangan ini jadi populer loh, " ucap mira yang sedang mengupaskan buah apel untuk si busui.

__ADS_1


Aya mengangkat alisnya heran, ada apa pula ? Kenapa ia bisa menjadi populer ? Tentu saja aya tidak tahu mengenai kehebohan yang di sebabkan oleh revan kala ia diculik.


" ada apa ? Memang nya aku kenapa ?" tanya aya sambil menerima potongan apel yang di sodorkan oleh mira dengan senang hati d tidak lupa mengucapkan terima kasih.


" semua warga kampus sudah tahu kalo lo istri dari kak rama, " jawab mira antusias. Ia dan kedua sahabat aya adalah orang yang pertama kali tidak merasa terkejut saat mendengar berita itu. Karena mereka memang sudah tahu hal ini cepat atau lambat akan tersebar. Belum lagi itu karena revan yang menyebarkan nya secara tidak sengaja saat ia merasa panik saat aya di culik kala itu.


" astagfirullah, kok bisa ?" kaget aya. Langsung saja ia merasa panik dan khawatir. Bukan apa - apa, aya hanya memikirkan bagaimana reaksi warga kampus dan perlakuan mereka terhadap suami nya.


" ya, karena kak revan pas hari itu panik, terus secara nggak sadar dia teriak ke dosen pengajar kelas nya kalo istri kak rama dalam keadaan bahaya, " cerita mira.


" saat itu, gosip mengenai kak rama yang sudah menikah seera menyebar heboh banget, apalagi di kelas kak revan kan banyak juga yang nge fans sama kak rama " lanjut mira sambil terkekeh. Aya hanya sedikit tersenyum sambil menyimak cerita mira.


" lalu, kemarin saat kak rama ke kampus bareng my baby aric, yang mau ngurus pengajuan judul skripsi, langsung aja kak rama mengonfirmasi gosip itu. Kak rama dengan tegas membenarkan gosip itu dan malah memberi tahu tentang lo, "


" wuuuuhhh, pas kak rama bikin pengumuman di forum kampus, berita nya langsung heboh tahu, ay. Para fans kak rama nangis bombay heboh banget. Tapi mereka sama sekali nggak anarkis, salut sih sama mereka semua. Mereka cuma ngefans sama kak rama kayak ke boyband kor*a gitu, " sahut rani yang melanjutkan penjelasan mira.


" haaah, semoga saja memang benar. Aya cuma pengen hidup aman dan nyaman di kampus, " tanggap aya. Ke empat nya tersenyum.


...****************...


Sementara aya sedang di jaga oleh para sahabat nya, ternyata rama sedang pergi ke arkas BLACK KING.


Untuk apa ? Tentu saja untuk 'menengok' tahanan nya, ALIKA.


" seperti nya lo sangat menikmati kehidupan lo di sini, "

__ADS_1


__ADS_2