Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
59


__ADS_3

Setelah merayu aya dengan banyak cara dan akhirnya merelakan pelayanan terbaik jatah olahraga malam nya, akhirnya aya mau memaafkan rama. Yang padahal ia hanya sedang menggoda balik rama dengan pura - pura merajuk.


" yank, maafin mas, " ucap rama merengek. Saat ini mereka nampak selesai menyelesaikan ibadah isya bersama.


Aya masih nampak mendiamkan rama meskipun ia tetap menyediakan kebutuhan rama.


" yank, mas kan cuma becanda tadi, "


" yank, "


" ya udah mas nggak minta imbalan deh, "


" yank, "


" mas nggak akan minta jatah malam ini, kamu libur dulu, " pasrah rama akhirnya.


Dalam diam nya, aya tersenyum bahkan hapir saja meledakkan tawa nya. Ia tentu saja hanya menggoda rama.


" beneran ya, aya ' libur ' ?" tanya akhirnya membuka suara.


Rama melongo mendengar suara aya, ia akhirnya paha jika istri nya sang mengerjai nya.


" waahhh, kamu mulai berani ya mengerjai mas, " rama menangkap aya dan menggelitiki perut aya.


" hi hi hi, aduh aduh. Mas geli mas, sudah dong, " kata aya yang mulai tertawa geli.


" hah, rasakan ini, siapa suruh ngerjain mas, " ucap rama masih tetap menggelitik aya, meski ia sedikit menurunkan intensitas gelitikan nya.


" huh huh huh, geli mas, udah mas, " aya meronta meminta di lepaskan oleh rama


Rama tak tega dan akhirnya mengakhiri hukuman gelitikan kepada sang istri. Kedua nya kini nampak terengah - engah.

__ADS_1


" hmmm, ayo. Jadi nggak ? Keburu malem loh nanti nya, " ajak rama. Ia segera beranjak dan erapikan pakaian nya yang sedikit kusut.


Aya pun juga segera bangkit dan merapikan gamis rumahan nya. Mengambil jilbab panjang dan tak lupa mengenakan kain cadar nya.


" jom mas, kita lets go, " seru aya nampak sangat bersemangat.


Rama terkekeh pelan melihat kelakuan aya namun tetap mengikuti langkah sang istri.


Kedua nya segera menuju parkiran dan mengambil mobil dan segera meluncur ke tempat pusat perbelanjaan terdekat.


Aya langsung menyeret rama untuk menemani nya ke area sayur serta per daging an.


Dengan lihai ia memilih berbagi jenis sayur, mengambil bumbu dapur. Aya mengambil sedikit lebih banyak stok sayur. Karena mansion mereka memang sedikit jauh darii pasar tradisional.


Aya bahkan berencana membeli sayur yang banyak saat pulang ke pemukiman nya karena di sana lebih dekat dengan pasar tradisional dan tentu nya sayuran nya lebih lengkap.


Setelah selesai dengan urusan sayur dan daging, kini aya menarik rama menuju ke area sabun mandi, sampo dan kawan - kawan nya.


Rama hanya bisa pasrah tapi sangat sabar saat menemani istri nya dan bahkan sesekali ia mengeluarkan pendapat nya jika sang istri meminta pertimbangan nya.


" yank, kamu nggak beli popok ?" tanya rama. Aya mengernyit kurang paham dengan apa yang di maksud oleh rama.


" popok ? Popok buat siapa ? Mas lupa kita kan belum punya dedek bayi ?" cibir aya sambil terus memilih jajanan ringan.rama menepuk dahi ya pelan. Istri nya ini polos atau pura - pura polos ?


" popok buat kamu lah, yank, "


Popok apaan si ... Astagfirullah mas ih, " sungut Aya. Nampak nya ia sudah paham dengan popok yang di maksud oleh rama. Lihat saja, wajah nya sudah mulai memerah.


" loh emang bener kan, popok buat ka ... Hhhmmppppt " sebelum rama menyelesaikan ucapan nya, aya dengan cepat membungkam mulut rama yang lemes itu.


" sssstttt udah ih mas, jangan kenceng - kenceng. Malu , " ucap aya sambil sesekali melirik ke kanan dan kiri takut jika ada yang mendengar ucapan rama.

__ADS_1


" ngapain mesti malu coba, kan itu memang kebutuhan kamu sayang," ucap rama setelah melepaskan bekapan tangan aya.


" yuk, sini mas yang ambilin, kayak nya yang biasa kamu pake tuh di atas deh, " ucap rama tak peduli dengan aya yang malu. Ia bahkan menyeret aya menuju rak yang berisi dengan kebutuhan bulanan para wanita.


Rama bahkan dengan lugas segera meraih pembalut yang biasa aya gunakan setiap bulan. Lengkap dengan yang night dan yang day sekalian. Dan dengan acuh menaruh nya ke dalam troli belanjaan mereka tanpa terganggu dengan tatapan kagum serta aneh dari banyak konsumen di sana.


Banyak yang diam - diam berbisik membicarakan tingkah rama yang menurut mereka soo sweet dan banyak pula yang merasa iri terhadap aya.


Aya sendiri hanya bisa menunduk malu melihat rama yang mengambil pembalut untuk nya. Ia segera menarik rama menjauh dari area wanita tersebut setelah rama meletakkan kebutuhan nya itu.


" eit eit eit, kenapa sih, yank ?" tanya rama heran melihat aya menarik ia.


" he he he he, mas emang nggak malu ya ambil pembalut ? Dulu tuh aya suka denger dari temen - temen sma, kata nya pacar mereka nggak mau di mintai tolong buat beli pembalut, " tanya aya.


Rama menatap aya lembut dan tersenyum. Beruntung mereka berada di area yang agak sepi sehingga tidak menganggu pengunjung lain nya.


" denger mas, sayang. Mas nggak merasa malu hanya untuk membeli pembalut. Bahkan nanti nya jika kamu mau beli testpack pun mas yang akan belikan, "


" kenapa harus malu ? Toh mas pake baju? Mas beli dan bukan minta kan ?"


" jadi, nanti ke depan nya, mas harap kamu nggak perlu merasa nggak enak kalau mau minta mas beliin keperluan kamu, karena kamu istri mas, " ungkap rama. Aya tersipu lagi. Ia lalu memeluk lengan rama dengan erat dan hanya mengangguk saja.


" ya udah yuk, udah lengkap semua kan ? Atau ada yang mau di beli lagi? Sayur ? Minyak ? Mumpung kita masih di sini, " tanya rama memastikan keperluan mereka sebelum mengajak istri nya pulang.


" ehmm, seperti nya sudah lengkap ddeh mas, minyak juga masih ada stok nya, " jawab aya sambil memeriksa kembali belanjaan nya.


" oke ayo kita ayar, tuh sepi di kasir sana, " ajak rama mendorong troli mereka.


Tak sampai 20 menit, belanjaan mereka sudah selesai di hitung. Rama segera membayar nya dan segera mengajak aya untuk menuju parkiran dengan masih mendorong troli berisi plastik belanjaan.


Setelah merapikan dan menaikkan plastik - plastik belanjaan mereka. rama segera mengembalikan troli belanjaan mereka.

__ADS_1


Ia dan aya sudah bersiap untuk masuk ke mobil. Hingga terdengar suara...


" yooo, bukan kah ini ketua geng BLACK KING kita ... ?"


__ADS_2