Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
108


__ADS_3

" dan lo bakalan terkejut saat melihat di mana itu .. " lanjut Zul menambah penasaran semua orang.


Zul dengan santai, memutar laptop nya hingga mereka semua bisa membaca alamat yang tertera.


" KOMPLEK KHATULISTIWA BLOK A NO 1 ... !!!!" serentak aya, aric, zain dan juga revan. Sementara rama hanya mengerutkan kening nya. Entah kebetulan macam apa ini? Apa ini adalah kesengajaan ? Apakah pertemuan nya dengan sang ayah kemarin adalah sesuatu yang di rencanakan ?


Tapi bagaimana mungkin? Mereka bahkan tidak tahu rama pindah ke mana. Dan kenapa baru sekarang merea menampakkan batang hidung mereka ?.


" edannn... Ini kan komplek paling depan, bisa kebetulan amat " celetuk revan yang sedari tadi terdiam bahkan saat ia di ingatkan dengan ulet keket yang ingin mendekati sang kakak.


" zul, lo ini serius ? Dapat dari mana pulan sampai detail rumah nya begini, " tanya zain tanpa menyembunyikan kekaguman nya kepada zul.


" ck ck , gue dapet alat baru dari fahmi, terus pas kemarin ke ibukota, gue di ajarin langsung sama myra soal beginian, " jawab zul dengan sombong.


Zain dan aric tidak bisa menahan decakan kagum kepada zul sekali lagi.


" mas, berarti mereka ada di sekitar kita, " cap aya pelan.


" hmmm, entah apa yang akan mereka rencana kan, " jawab rama acuh. Sebenar nya ia sama sekali tidak perduli dengan apa yang akan keluarga ayah nya lakukan, karena rama tidak merasa takut sedikit pun, tapi rama memutuskan untuk waspada, karena saat ini ia tidak hanya sendiri melainkan ada aya dan si kembar.


" tapi bos, menurut gue, mereka tidak tahu sama sekali mengenai mansion ini, " zul mulai menganalisis situasi.


Rama an yang lain nya terfokus pada ucapan zul, mereka terdiam dan menanti kelanjutan zul.


Zul kembali mengotak - atik laptop nya, mencoba meretas cctv saat kejadian di taman kemarin sore tadi yang memperlihatkan jika mita sempat meliihat ke arah aya tetapi tidak melakukan apa - apa.


" coba kalian lihat ini, " ucap zul memutar kembali laptop nya.


Rama dan yang lain melihat laptop zul yang menayangkan adegan cctv itu.


Aya yang merasa terkejut saat apa yang di ucapkan salah satu bibi jika ada seorang wanita tengah melihat ke arah nya pun langsung menoleh ke arah rama.


" mas, jadi wanita ini adalah ibu tiri mas ?" tanya aya spontan.


Rama mengangguk dan tidak menampik ucapan sang istri. Tapi, tangan nya terkepal. Begitu dekat jarak antara mereka tetapi rama bersyukur karena keluarga itu benar - benar belum mengetahui mengenai aya dan di mana mereka tinggal.


" bos, kita memang harus waspada, terutama dengan adik tiri lo. Gue rasa dia wanita itu belum bercerita tentang rupa lo kepada anak nya, " ucap aric. Rama mengangguk membenarkan ucapan aric.

__ADS_1


" lo nggak bisa retas cctv rumah dia, zul ?" tanya zain penasaran.. Zul menggeleng lemah.


" sayang nya ruah itu belom di pasang cctv, gue hanya tahu soal mereka beli rumah itu dari cctv kantor pemasaran, " jawab zul.


" tak apa, biarkan saja mereka ingin apa. Yang jelas, aya dan si kembar harus aman, " ucap rama tegas.


" kalau gue pikir bos, wanita itu pasti akan kembali mencari mu, karena setelah mendengar cerita mu jika kalian sempat bertemu dan mereka melihat mobil mu, mereka akan berpikir jika lo kaya, sementara keadaan perusahaan mereka tengah kacau, " ucap aric


" wanita itu pasti akan merayu mu untuk kembali ke rumah dan akhir nya meminta lo buat membantu kondisi perusahaan ayah bos, " sambung nya lagi


" iya, gue setuju dengan ucapan aric, pasti nenek sihir itu bakalan memakai anak anak nya, " ucap zain.


" benar, kemungkinan itu bisa terjadi, " jawab rama.


Rama setuju di dalam hati nya mengenai analisa aric dan zain, karena rama sudah tahu sifat asli wanita penyihir itu.


" bos, ayah dari adik tiri lo adalah teman SMA wanita penyihir itu, sampai saat ini mereka juga masih bertukar pesan, " lapor zul.


Ucapan zul, membuat aya menutup mulut nya karena terkejut dan merasa iba sekaligus untuk ayah mertua nya. Ayah mertua nya sudah di tipu serta di keruk kekayaan nya.


" cari aja detail bukti nya, lalu ... Simpan. Nanti, suatu saat pasti akan berguna untuk menyadarkan pria tua itu, " ucap rama datar.


Semua orang menatap rama yang hanya datar tanpa emosi, semua nampak tenang di mata rama.


" baik bos, " jawab zul.


Setelah beberapa lama kemudian, mereka mengakhiri obrolan mereka. Aric, zul. Zain dan revan memutuskan untuk tidur di mansion. Sementara aya dan rama juga sudah memasuki kamar mereka setelah mengecek kamar si kembar yang tersambung dnegan pintu penghubung dari kamar utama.


...****************...


" ma, tapi apa mama sudah tahu di mana ia tinggal ?" tanya maya kepada sang ibu.


" belum, api feeling mama, kakak tiri kamu ada di kota ini, " ucap mita santai. Ia masih merasa santai dan diam - diam mulai menyusun rencana di hati nya.


Bagaimana cara ia menemukan anak s*al itu.


Bagaimana cara ia nanti membujuk anak itu agar ia mau menyerahkan harta yang di ambil oleh laksmi,

__ADS_1


Huh, memikirkan jika sebentar lagi harta ardhana akan habis membuat ita sedikit frustasi.


" ma .. mama..." maya memanggil - manggil mama nya yang nampak melamun,


Mita tersentak kaget saat maya mengguncang lengan nya.


" mama mikirn apa sih ?" tanya maya yang mulai cemberut.


" maaf sayang, mama hanya keinget sesuatu. Ada apa hmm ?" tanya mita dengan lembut.


" ma . Mama tahu nggak, di kampus maya, ada cowok ganteng banget. Terus juga tajirr ma, " ucap maya dengan mata yang nampak berbinar - binar.


Mita tersenyum saat melihat ekspresi sang putri. Ia memang sudah terbiasa melihat sifat putri nya yang begitu mendominasi.


" iya kah ? Apakah putri mama ini sedang jatuh cinta ?" goda mita.


Maya menunduk malu dan tersipu, wajahnya mulai merona. Membuat mita tergelak sejenak melupakan rencana yang ia susun untuk rama.


" dia ganteng banget ma. Kaya lagi, " cerita maya lagi.


" memang nya sekaya apa sih ?" tanya mita cukup penasaran.


" pokok nya tuh kaya banget, dia pake mobil rolls royce buat ke kampus, " ucap maya menggebu \= gebu.


Rolls royce?


Kenapa sama dengan anak s**ln itu ? ' batin mita. Tap ia menggelengkan kepala.


" tapi masa ma, banyak gosip yang bilang kalau dia udah nikah," tambah maya mencebikkan bibir.


Ucapan maya seketika menepis pikiran mita.


" siapa nama nya, sayang "


" banyak yang panggil kak RAMA sih , " jawab maya.


DEG

__ADS_1


__ADS_2