Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
50


__ADS_3

" bagaimana dengan kuliah mu hari ini, sayang ? Maaf kamu harus melihat adegan yang mungkin membuatmu tidak nyaman tadi, " ucap rama begitu melihat aya duduk tepat di samping nya. Ia bahkan langsung menghentikan permainan nya dan meletakkan stik game nya.


Aya tersenyum dan mulai membelai pipi suami nya dengan lembut.


" aya senang banget hari ini mas, aya bisa belajar lagi bareng - bareng temen. Bisa melihat suasana baru. Ternyata hampir sama saat di SMA meskipun sekarang orang - orang nya memiliki karakter yang lebih banyak dan beragam " cerita aya dengan riang.


" mas nggak usah ngomong begitu, tapi jadi yang bernama alika itu yang itu, hmmm cantik ya mas, " lanjut aya sambil menautkan kedua jari telunjuknya. Pertanda ia mulai minder.


Aya, tidak tahu kah jika sebenarnya body goal itu terletak di dirimu ? Pikir rama sambil menahan senyum nya saat melihat istri nya sedang merasa kurang percaya diri. Bahkan rama yakin 100% jika aya membuka kain cadarnya, bahkan wanita pun akan terpesona karena nya.


" hmmmm, iya cantik, " jawab rama yang ingin menggoda istri nya.


Benar saja, aya langsung mendongak ke arah rama dengan mata yang sudah berkaca - kaca. Rama hanya menahan senyum.


IA kemudian menangkup kedua pipi aya, dn menatap lembut mata hijau zamrud milik sang istri.


" sayang, mas hanya bercanda. Nggak ada yang lebih cantik di bandingkan dengan istri mas ini." ucap rama. Membuat pipi aya nampak merona meski ata nya masih saja mengembun.


" jika mas tertarik dengan nya, bukan nya sudah sedari dahulu mas akan bersama nya. Tapi nyata nya ? Mas nggak tertarik sedikitpun dengan nya, " lanjut rama serius.


" jujur saja, sikap alika malah mengingatkan mas dengan wanita perebut ayah mas, " ucap rama dengan nada lirih dan mata sendu.


Aya merasa sedikit bersalah, ia dengan cepat memeluk suami nya.

__ADS_1


" maafin aya mas, aya nggak bermaksud untuk mengingatkan mas kepada masa lalu mas yang menyakitkan, " ucap aya di pelukan rama. Rama mengangguk membalas ucapan aya. Tentu saja ia tahu jika aya tidak bermaksud demikian.


" ehem .. Ehem. Mon maap ni ya pasangan pengantin baru, di sini banyak sekali para bocil. Mohon melakukan adegan yang bisa menyebabkan ke iri an para jomblo ini di tempat yang lebih tertutup, " suara zain membuat aya melepaskan pelukan nya terhadap suami nya. Tentu saja ia merasa malu mengingat mereka berpelukan seperti ini di depan sahabat rama. Sungguh aya lupa dengan kehadiran mereka.


Sebenar nya zain hanya ingin menggoda dan menghilangkan suasana mencekam rama yang selalu terjadi jika teringat dengan masa lalu nya. Tentu saja zain tahu dengan cerita masa lalu sang bos yang sudah merangkul dan membawa mereka dari masa lalu yang kelam pula.


Sedari tadi sebenar nya ke empat sahabat rama memang sudah mendengarkan obrolan aya dan rama. Mereka pun tidak keberatan. Mereka malah bersyukur dan berterima kasih kepada aya karena sudah menemukan rama dan sedikit demi sedikit sudah mengubah pribadi rama yang awal nya sama sekali tidak tersentuh oleh wanita.


" haaah, dasar lo zain, nggak ada akhlak, orang lagi mesra - mesra an malah di ganggu " imbuh zul sambil menjitak pelan kening zain.


" bilang aja lo ngiri, zain " tambah aric yang masih asyik dengan stik game nya. Rupa nya ia sedang berusaha bertanding dengan revan hingga mata nya masih fokus ke arah layar besar di depan mereka semua.


" au nih, pak bawa - bawa kita juga lagi, padahal mah kita biasa aja, " tambah revan.


Zain mengerucutkan bibir nya karena semua saudara nya begitu kompak menyerang nya. Bahkan rama pun ikut tersenyum mengejek ke arah nya. Sedangkan aya masih menundukkan kepala nya.


Sama - sama mengendikkan bahu. Ke lima nya menunggu kedatangan zul. Sambil melanjutkan kegiatan santai mereka.


Tidak sampai 10 menit kemudian, zul menenteng sebuah laptop yang aya tahu jika itu laptop kesayangan zul. Duduk bersila dan mulai membuka laptop nya dan segera mengetikkan beberapa kata yang aya tidak ketahui karena saking cepat nya jari zul menari.


" lihat ini, anak buah ku sudah berhasil menemukan di mana alika tinggal, ternyata ia tinggal di dekat kampus, " ucap zul sambil memperlihatkan sebuah map yang sudah di tandai.


Rama dan yang lain langsung melihat fokus tanda tersebut. Hanya sekilas rama melihat nya namun ia sudah langsung tahu dimana tempat itu berada.

__ADS_1


" hmm, segera pasang apa yang aku suruh tadi, dan awasi pergerakan nya dari jauh saja, " kata rama. Aya yang masih nampak bingung segera mengalihkan tatapan mata nya ke arah rama.


" sayang, dengerin mas, " kata rama sambil memegang tangan aya lembut.


" kamu harus lebih berhati - hati, jika mas tidak salah duga, alika akan berusaha mendekati mu karena yang ia tahu kamu adalah adik mas. Jangan percaya dengan apa pun yang ia katakan mengenai mas. Kamu harus selalu bilang ke mas apapun yang ia ucapkan terhadap mu, " ucap rama dengan raut muka yang nampak serius.


Aya menatap mata rama, lalu beralih kepada ke empat sahabat rama yang sama - samma mengangguk seolah setuju dengan ucapan rama.


" iya mas, aya akan menuruti apa kata mas, " ucap aya membuat tenang hati rama.


Meskipun dalam hati aya masih sempat bertanya - tanya, apakah mungkin alika masih memiliki keberanian untuk mendekati rama setelah apa yang terjadi di kantin tadi.


Aya memang belum tahu betul karakter alika meski rama sudah sering berbicara jika alika tidak sesederhana itu. Di pikiran aya yang masih polos akan lika liku kehidupan di kota, apakah tidak merasa malu jika seorang wanita yang sudah di tolak berkali - kali tapi tetap memaksakan kehendak?.


setelah melakukan beberapa pembahasan degan yang lain nya, rama memutuskan untuk segera naik ke kamar. Lagi pula mereka masih harus segera tidur untuk beraktifitas lagi keesokan hari nya.


💨💨💨


Seperti pagi sebelum nya, aya terbangun terlebih dahulu dan segera membangunkan rama untuk melakukan mandi besar setelah aktifitas olahraga mereka malam hari tadi.


Aya juga langsung menyiapkan pakaian untuk rama dan segera menyiapkan dua sajadah untuk mereka. Setelah Selesai dengan kewajiban mereka dan bersiap, Ke dua nya segera turun untuk sarapan bersama yang lain.


Setelah satu kampus tahu jika aya mengaku sebagai adik rama, ia kini berangkat menuju kampus bersama dengan rama sementara rama belum mulai akan kegiatan magangnya.

__ADS_1


Sampai parkiran, aya turun setelah salim dan mencium punggung tangan rama, aya segera melangkahkan kaki nya menuju kelas nya pagi ini.


" hei, kamu yang nama nya aya kan ?"


__ADS_2