Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
85


__ADS_3

" oi bos, siapa nama mereka ?" celetuk zain sambil menoleh ke arah rama yang tengah duduk di ranjang aya. Terlihat aya sudah mengenakan jilbab panjang lengkap dengan kain cadar nya di sana.


Pandangan semua orang kompak mengarah ke arah rama dan aya. Tepat nya ke arah rama.sementara aya juga menoleh ke arah rama.


" mas belum memberi mereka nama ?" tanya aya setengah berbisik. Rama menggeleng mantap.


" mas tunggu kamu sadar dulu, sayang " jawab rama sambil mencium puncak kepala aya yang tertutup jilbab.


" woooooo, malah mesra - mesra, kasihan nih ada bocil " sindir zain keki.


Yang lain terkekeh sementara revan yang di bicarakan sebagai bocil hanya mendengus pelan. Ia masih sedikit sungkan kepada rama, jelas ia masih sangat merasa bersalah kepada rama karena ia kecolongan.


" sayang, nama nya sepakat seperti yang kita bahas kah ?" tanya rama tanpa memperdulikan sindiran halus dari zain.


" ehm, aya setuju. Bagus kok, " angguk aya, rama tersenyum. Ia menatap satu persatu para sahabat nya yang sudah tegang karena tidak sabar untuk mengetahui nama dari si kembar.


" hmmmm, oke deh. Nama mereka adalah :


AQILA NAQI MAHESWARI, untuk si kakak, dan


AQIL NAQI MAHESWARI, untuk si bungsu," ucap rama dengan mantap.semua mata yang memandang nya nampak berbinar.


" masya allah, kita panggil nya baby A, " Pekik rani tidak terkontrol. Acha langsung membungkam mulut toa nya sebelum melebar kemana - mana.


Semua nya nampak tertawa tertahan melihat tingkah rani dan acha. Sementara mira hanya menggelengkan kepala nya dan merasa malu.


Di tengah keriuhan suasana itu, mta aya menangkap raut wajah revan yang nampak murung.


" rev, kamu kenapa ?" tanya aya dengan lembut. Jelas aya tidak tahu perasaan revan.

__ADS_1


Mendengar teguran dari aya, kini ketiga sahabat nya juga mendadak diam dan juga menundukkan kepala mereka. Aya semakin bingung di buat nya.


" mas, mereka kenapa ?" tanya aya kepada rama yang juga diam. bukan rama tidak tahu kenapa mereka seperti itu. Namun rama juga tidak bisa berbuat apa - apa.


" ay, maafin kami,, " ucap mira berjalan cepat menuju ranjang aya. di ikuti dengan rani dan acha yang mula berkaca - kaca mata nya.


" kenapa ?ada apa sebenar nya ?" tanya aya yang semakin bingung.


" kalau saja kami kekeh mengikuti lo, lo nggak bakalan di culik, " tangis mira dan kedua nya pecah. Revan juga ikut melangkah mendekat ke arah kakak ipar nya dengan menundukkan kepala.


aya terbengong sesaat. Namun kemudian dia tersenyum lembut.


" kalian nggak salah, aku yang ngeyel waktu itu. Coba aja aku menuruti ucapan kalian yang ingin menemani ku. Pasti aku ..."


" sudah sayang jangan di ungkit lagi, " potong rama cepat. Ia tidak ingin menyalahkan sahabat aya ataupun revan. Ini semua bukan salah mereka. Melainkan si ib**s ALIKA.


" dan kalian bertiga, saya juga tidak menyalahkan kalian. Justru saya berterima kasih, kalian sudah menjaga istri saya, " tambah rama kepada mira, rani dan acha yang masih sesenggukan.


Aric dan yang lain nya mendekat ke ranjang. Sementara pak nardi sudaha pamit undur diri setelah pengumuman nama tadi. Ia kini bertugas untuk mencari kambing yang bagus untuk acara aqiqah nona dan tuan muda baru di mansion.


Aric menarik lengan mira dan memeluk nya untuk menenangkan perasaan kekasih nya itu.


" ehem, abang aric. Nggak boleh peluk - peluk !" ledek aya agak sengit.


Aric tersipu dan mira merona. Mereka semua menertawakan pasangan baru itu.


...****************...


" masih merasa bersalah ?" ucap rama kepada revan yang kini duduk di sofa yang terdapat di ruangan aya.

__ADS_1


Kini hanya tersisa Revan dan rama yang menjaga aya dan si kembar. Jam di dinding sudah menunjukkan pukul 10 malam. Aric tentu mengantar mira pulang, zain mengantar acha dan zul tumben - tumben an mengajukan diri untuk mengantarkan rani pulang. Seperti nya aya dan rama melewatkan banyak cerita di antara sahabat - sahabat nya itu.


" abang nggak nyalahin lo, rev. Semua nya sudah jalan nya seperti ini. Justru abang berterima kasih karena kamu udah bantu bang dengan menyiapkan dokter rani dan yang lain nya untuk langsung berjaga - jaga " lanjut rama.


Mata revan nampak berkaca - kaca dan memerah. Sesadis - sadis nya seorang revan di kalangan geng BLACK KING tetapi ia masih tetap remaja berusia 19 tahun. Kekejaman nya hanya berlaku untuk musuh. Tetapi jika di hadapkan kepada abang - abang nya, revan akan berubah menjadi seekor kelinci yang manis.


Apalagi kejadian ini bisa saja merenggut istri dari abang nya. Belum lagi calon - calon keponakan yang sudah di tunggu oleh semua orang yang berada di mansion. revan sangat bersyukur karena aya dan si kembar selamat meski si kembar harus lahir prematur.


Revan menangis sesenggukan, rama dengan sabar menepuk - nepuk bahu adik bungsu nya itu. Jika ia menjadi revan, ia juga pasti merasa kecewa dengan diri nya sendiri.


" bang, maafin gue, hu hu hu. Hampir saja .. Hampir saja kakak ipar sama si kembar dalam bahaya, " ucap revan akhir nya. Sedari tadi sejak mereka berkumpul mengunjungi aya dan si kembar, revan hanya diam meski tetap ikut mengerubungi para keponakan nya.


" nggak aoa, sudah jangan merasa bersalah lagi. Aya dan si kembar tidak apa - apa " ucap rama lagi.


" yang patut di persalahkan adalah wanita ja**ng itu ! Ucap rama dengan emosi. Baru ia tersadar ia belum juga melihat tersangka utama yang sudah membuat istri dan anak nya dalam bahaya.


" bagaimana keadaan nya ?" tanya rama dingin. Revan mengubah setelan wajah nya menjadi serius. Ia menyeka ingus dan air mata nya sejenak sebelum menjawab pertanyaan rama.


" masih di markas, ada beberapa anggota BLACK KING yang mulai menyiksa nya. Anak - anak menahan diri mereka saat mengetahui jika wanita itu yang membuat kakak ipar hampir kehilangan nyawa, " ucap revan yang juga ikut menahan amarah.


" jangan sampai mati, gue belum mengambil andil, " ucap rama. Aura dominan nya mencuat keluar. Revan bahkan menggigil dan diam - diam merasakan kengerian.


" bagaimana dengan tua bangka itu ?" tanya rama merujuk kepada ayah alika,


" dia masih belum menyadari jika alika menghilang. Belakangan ini bang zul menyerang sistem pemerintahan dan membocorkan bukti korupsi yang di lakukan ayah wanita itu" jawab revan.


" hmmm.. Besok gue akan ke sana " ucap rama sambil meninggalkan revan di sofa dan berjalan menuju ranjang aya yang tengah terlelap.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2