Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
61


__ADS_3

Rama menatap kejam ke arah leo.


" lo harus nya tanya pada wanita j***ng lo Si alika itu !!


" tanya tentang ANAK lo, !!"


DEG


jantung leo berdegup cepat. Mata nya membola meski tersirat penasaran di sana.


Anak ?


Alika ?


Kenapa si bren*sek rama ini tiba - tiba membicarakan tentang anak ?


Hati leo berdesir, tiba - tiba saja ingatan nya melayang kepada kejadian saat pesta perpisahan SMP 8 tahu yan lalu. Di mana ia pernah terbaring tanpa busana tetapi tidak menemukan siapapun di samping nya.


Otak nya berjalan cepat, sekali lagi, leo bukan lah orang bodoh. Tentu ia paham dengan apa maksud rama.


Tapi, ia sedikit ragu mengenai ini semua, leo menggelengkan kepala nya, rama pasti bukan membicarakan mengenai malam itu.


" ap .. Apa maksud lo ! " tanya nya tidak bisa menyembunyikan rasa panik.


" tch . Ternya ... "


" MAASSS "


Sebelum rama sempat menjawab pertanyaan leo, tiba - tiba ia merasakan tubuhnya di peluk dari belakang. Ia menoleh dan mendapati jika istri nya tengah memeluknya.


Rama merasakan tubuh mungil itu gemetar. Rama terkejut. Si*l !! Ia lupa jika istri nya tengah berada di mobil, menyaksikan semua nya dari dalam mobil.


" sayang, mas nggak apa - apa, " ucap rama mengubah nada suara nya.

__ADS_1


Sebelum itu ..


Di dalam mobil, aya nampak sangat khawatir dan ketakutan, setelah menelepon aric, ia segera memusatkan perhatian nya ke arah rama yang tengah melawan leo dan dua teman lain nya.


Berkali - kali ia melihat rama bisa mengimbangi lawan nya dengan mudah. Hingga akhir nya dua teman leo nampak terbaring kalah.


Aya juga melihat suami nya tengah berbicara dengan serius kepada leo, dan kedua nya kembali terlibat baku hantam yang sengit.


Lalu, aya melihat rama nampak terpojok. Tubuh rama di tindih leo dengan beberapa kepalan yang melayang ke arah rama dengan beringas.


Lalu leo nampak mengucapkan sesuatu dengan tawa jahat nya. Rama nampak sangat emosi dengan ucapan leo dan mengubah keadaan. Hingga rama memukul sadis leo sampai akhir nya aric dan revan datang dan segera memisahkan kedua nya.


Melihat kedatangan dua sahabat rama, tanpa pikir panjang aya membuka kunci mobil dan berlari keluar menghampiri rama.


......................


" pasti sakit kan, hu hu hu. Jangan berantem lagi mas, aya takut, " tangis aya akhirnya pecah di pelukan rama.


Rama nampak mengusap punggung aya dengan lembut. Rama nampak menoleh ke arah aric, dan aric mengangguk paham. Aric segera membawa leo untuk berdiri.


Leo melihat rama yang memperlakukan seorang gadis bercadar dengan sangat lembut, sedikit menegang. Gadis ini lah yang masuk dalam informasi yang di berikan oleh anak buah nya.


Gadisini yang bisa merubah seorang rama yang biasanya begitu kejam dan beringas enjadi kelinci yang lembut.


Sudut dahi leo nampak berkedut. Apa kaha mata nya tidak salah melihat ? Apakah ini kenyataan ?


Leo jelas tidak bisa melihat wajah gadis yang berad di pelukan rama saat ini. Akan kah lebih cantik dari alika hingga ia melihat rama yang menatap nya penuh dengan cinta ?


Rama melirik sejenak ke arah leo yang nampak babak belur karena ulah nya. Ia menarik nafas kasar sejenak dan menghembuskan nya perlahan. Nampak nya ia sedikit keterlaluan . Tpi apa ? Leo sudah menembus batas emosi nya. Aya adalah batas raa dn tdak ada yang boleh melanggar nya. Siapa pun itu !.


" dia adalah istri ku, jadi pikirkan baik - baik lagi saat lo nuduh gue bat rebut alika dari lo !"


" alika nggak lebih dari seorang iblis ! Lo harus tahu itu ! " ucap rama lagi.

__ADS_1


Leo terkesiap mendengar ucapan ambigu rama. Amarahnya naik ke ubun - ubun saat mendengar rama yang menghina alika tanpa tahu kenyataan yang ada.


" jaga muluk busuk lo ! " marah leo. Rama tersenyum sinis dan memandang leo dengan tatapan iba.


Ia lalu melirik ke arah revan dan mengangguk.


" berikan kepada nya, biarkan dia melihat apa yang sudah di perbuat oleh wanita j*lang kesayangan nya. Bahkan kepada darah daging mereka sendiri !" ucap rama ke arah revan. Revan mengangguk dan dengan sedikit kasar ia melempar miniatur robot itu je arah leo yang ternyata adalah sebuah mini proyektor dari perusahaan KONDOU Inc.


Leo dengan susah payah menangkap benda yang di lempar oleh revan. Ia mengamati benda tersebut dengan penasaran.


Aric kembali setelah membantu anak buah leo yang bangun. Mengumpulkan mereka di satu tempat bersama dengan ketua mereka yang tengah mengamati sebuah robot di tangan nya.


Dengan sadis, aric menempeleng kepala bagian belakang leo gemas karena geng LION COBRA hanya membolak balikkan benda tersebut tanpa tahu cara menggunakan nya.


PLAK


" BO*OH, gitu aja nggak ngerti ! Dendam lo gedein ! " hardik aric merebut benda tersebut dan segera mengaktifkn nya.


" AWSSH BAN**AT " maki leo kesakitan. Tentu nya belum sembuh hasil bogeman mentah rama, kini malah aric menambahi nya dnegan suka rela


Aric nampak tidak perduli dengan kesakitan leo, setelah menyalakan indikator, ia menyerahkan benda itu kembali ke tangan leo.


Aya hanya bisa melongo saat melihat aric yang dengan datar menepak kepala leo, sudut dahi nya berkedut melihat adegan tersebut. Sedangkan rama dan revan nampak biasa saja.


Tak lama kemudian, muncul zul dan zain yang juga datang.


" area sudah clear, bos. " lapor zain. Rupa ya kedua nya terlambat datang karena bertugas membersihkan area mereka. Baik cctv ataupun kemungkinan warga yang nanti nya akan melihat. Pantas saja, aya merasakan jika suasana di sekeliling mereka nampak sangat sunyi meskipun sempat ada kejadian baku hantam.


Rama hanya mengangguk, mata nya hanya mengawasi leo yang nampak sedang menyimak video yang berada di mini proyekstor pemberian nya.


Di sisi leo, drai mulai pertama video berputar, adegan pertama yang di tampilkan adalah pemandangan klub malam yang menadi lokasi pesta perpisahan SMP nya bersama dengan rama dan alika.


Ia dapat melihat alika yang berjalan mengendap - endap mencampurkan sebuah obat ke dalam sebuah gelas yang kemudian ia tahu akan di serahkan ke pada rama. Leo melihat adegan selanjut nya, saat rama tidak meminum air di gelas tersebut dn alah di seret keluar oleh zain dan aric, lalu entah bagaimana jadi nya gelas itu malah terminum oleh alika sendiri,

__ADS_1


Adegan selanjutnya adalah sebuah kamar yang menampilkan diri nya, leo tengah bergulat dengan alika hingga selesai. Alika nampak bangun terlebih dahulu, memandag kaget ke arah tubuh nya yang masih terlelap. Tidak dapat mendengar apa yang di ucapkan oleh alika, tapi ia dapat tahu jika alika nampak kaget dan rencana nya telah gagal. Ia melihat alika pergi meninggalkan diri nya yang masih terlelap.


Video berganti menjadi waktu 1,5 bulan kemudian. Di sebuah apartemen seseorang, menampilkan seorang gadis yang sangat ia kenal. Itu alika ! Ia nampak memegang sebuah testpack !


__ADS_2