Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
78


__ADS_3

Suasana kampus di sekitar kelas aya entah kenapa nampak sepi, tidak ada mahasiswa yang berlalu lalang di sana.


Aya berjalan dnegan santai, dengan tatapan mata yang sedikit menunduk.


GREP DUG


Aya merasakan lengan nya di tarik dari belakang dan tekuk nya di pukul dengan sesuatu benda tumpul.


Mata aya berkunang - kunang, pandangan sedikit mengabur dan mulai menghitam.


Di akhir kesadaran nya, tangan nya dengan sigap segera memencet tombol darurat yang berada di ja tangan nya dan otomatis menghidupkan gps di jam serta bros milik nya.


' MAS RAMA .... '


" sudah kami dapatkan, bos "


" bawa ke tempat itu ... "


...----------------...


Ruangan laboratorium jurusan kedokteran.


BBZZZZZTTTTT BZZZZZTTTTTT BZZZZTZTTZTZT


DDDDRRRTTTT DDRRRTTTT


Revan merasa tertegun, pandangan kosong dan sedikit linglung. Dengan gerakan takut takut, ia melirik honey bee yang terbang di dekat jam tangan khusus nya.


Itu alarm tanda bahaya milik istri ketua nya, abang nya !


" ma .. Maaf pak, bisa kah saya ijin keluar ?" tanya revan dengan gugup. Bukan karena takut tak di beri ijin, tetapi lebih takut jika ia terlambat bertindak.


Dosen pembimbing laboratorium menatap revan dengan mengernyitkan kening nya. Begitu pula dengan semua rekan mahasiswa yang memang sedang menjalani prosesi belajar dan mengajar.


" tapi revan, kita masih berada di dalam kelas, " tegur profesor tampak kurang suka. Revan memang murid jenius nya, tetapi saat ini mereka tengah di jam pelajaran.


" MAAF PAK, istri kakak saya sedang dalam bahaya ! Sedangkan kak rama masih berada di kantor, maaf pak saya keluar dulu " tanpa membuang waktu, revan segera berlari keluar. Masih mengenakan jas putih kebanggaan nya. Meninggalkan tanda tanya di semua orang di sana. Sedangkan professor yang sedikit mengetahui siapa rama segera tertegun, ia memang tahu jika pemuda bernama rama tidak sederhana dan rektor mewanti - wanti untuk tidak menyinggung sosok ini.

__ADS_1


Tap apa tadi ? Ia mendengar jika istri dari pemuda itu sedang dalam bahaya ? Istri ? Kapan pemuda itu menikah ?.


Kegaduhan juga terjadi di antara mahasiswa/i yang berada di kelas ini. Mereka jelas tahu siapa kakak yang di maksud revan. Dan juga tadi dengan jelas revan mengucapkan nama rama saat sedang tergesa - gesa.


Siapa yang menyangka jika sosok ketua BLACK KING yang terkenal dingin tida tersentuh telah menjadi seorang suami?.


seketika gosip segera merebak cepat, ada salah satu dari mereka segera membagikan berita ini.


Revan sudah tidak memperdulikan kekacauan yang ia sebabkan. Fokus nya kini adalah segera melacak keberadaan sang kakak ipar. Jika aya sampai menekan tombol di jam nya, itu berarti ia memang sedang berada di antara hidup dan mati nya.


" ck sialaaann ! Kenapa gue kecolongan kayak gini !" revan mengusap rambut nya kasar. Hingga menampilkan penampilan ganteng nya yang tersembunyi. Ia juga merubah mode kacamata culun nya menjadi kacamata khusus, ssehingga saat ini revan berubah menjadi pria tampan.


Seketika mahasiswa yang berada di dekat nya tercengang. Siapa yang tahu jika di balik sosok culun dan cupu selama ini ternyata menyembunyikan mahakarya allah yang bsa di sandingkan dengan anggota inti BLACK KING lain nya.


" lo harus baik - baik aja, kakak ipar." gumam nya sambil melaju ke arah parkiran mobil.


...****************...


Sinyal yang sama dengan revan berbunyi juga di tangan rama. Rama memang sengaja memesan honey bee untuk mengawasi aya dan langsung terhubung dengan diri nya dan juga revan.


Saat ini rama sedang memimpin rapat bulanan sekaligus ia menyelesaikan tugas magang nya.


" PAK "


" PRESDIR.."


" RAMAA !" dengan keras aric mengguncang bah rama karena panggilan pertama an kedua nya tidak di hirau kan. Jiwa Rama seakan menghilang dari raga nya saat ini dan tengah berkelana entah kemana.


" UGH.. Iya, ada apa ?"tanya rama linglung.


" anda kena ... "


" ARIC, TUNDA RAPAT KITA, IKUT SAYA !" teriak rama begitu ia sadar dengan alarm tanda bahaya dari aya


Aric masih kebingungan dengan sikap rama yang nampak linglung. Tapi ia segera menjalankan perintah rama untuk menunda rapat.


" ZUL, ZAIN, KALIAN JUGA IKUT SAYA ! " Teriak rama saat ia sudah berada di depan pintu ruang rapat.

__ADS_1


Para peserta rapat segera berhamburan keluar dengan banyak tanda tanya berada di kepala mereka.tapi mereka tidak ada yang berani mempertanyakan sikap sang presdir muda. Hampir semua pegawai MAHES MOTO menaruh hormat dan rasa segan kepada rama. Karena rama adalah sosok pemimpin yang baik dan ramah kepada semua kalangan pekerja. Baik kepada ob sampai ke posisi paling tinggi.


Tapi rama sudah mengingatkan mengenai ketidaksukaan nya terhadap pengkhianatan. Rama memang keras dengan kesalahan yang satu itu. Prinsip nya, lebih baik pegawai nya meminjam uang ke perusahaan dari pada korupsi jika ada keperluan mendadak.


rama dengan tergesa berjalan menuju ruangan nya. Ia bahkan dengan tidak sabar segera membuka pintu dengan kasar. Zain, zul, dan aric bahkan sampa berlari kecil untuk mengejar langkah kaki rama.


" ada pa sebenar nya ?" ucap zain dengan nafas yang terengah - engah karena mengejar rama.


" ZULKIFLI ! To .. Rolong lacak keberadaan istri ku, " nada tegas tapi rapuh itu sedang memohon kepada zul yang masih bingung.


" ba .. Baik, " secara tidak sadar, nada zul menjadi formal saat mendengar permintaan rama yang nampaknya sedang tidak baik - baik saja,


" tung .. Tunggu ram, sebenar nya ada apa ?" tanya Zain sekali lagi,


Rama menatap ke ara ke tiga nya yang juga menatap nya dengan rasa penasaran dan kebingungan. Kecuali zul yang suah mulai mengetikkan beberapa rumus di laptop nya.


" ay .. Aya menekan tombol darurat, " jawab rama lemas, nyaris berbisik.


Mata aric dan zain membulat, bahkan zul semat menghentikan ketikan nya. Namun mendengar hal tersebut, zul dengan cepat meningkatkan kecepatan jari nya untuk segera melacak keberadaan kakak ipar nya.


Aric dan zain segera menghampiri zain yang nampak lemas dan hampir tersungkur. Mereka tahu rama sedang shock saat ini.


Rama tahu, aya tidak akan pernah menekan tombol di jam nya kecuali situasi nya gawat darurat. Rama saat ini hanya bisa berdoa agar aya bisa bertahan.


...****************...


BYUUURRR


Aya terbangun dengan gelagapan, ia nampak mengernyitkan mata nya, mencoba mereka dan menilai situasi nya.


Ruangan yang cukup luas, di kelilingi oleh tumpukan barang - barang bekas dan nampak sangat berdebu.


Tangan nya nampak di biarkan bebas, sementara badannya di ikat di kursi di perbatasan perut nya, sehingga perut nya yang membuncit terlihat dengan jelas


" akhirnya lo sadar juga .. Ja*lang sialan ! "


Terdengar suara yang cukup familiar bagi pendengaran milik aya. Aya mendongakkan kepala nya dan melihat sosok pemilik suara.

__ADS_1


" KAK ALIKA ?"


__ADS_2