
" makasih ya, kalian sangat tepat waktu banget " kata aya sambil mendesah.
Ke empat nya kemudin berjalan menuju kelas mereka sambil mengobrol.
" gila, tuh cewek nggak ada kapok nya ya buat deketin kak rama. Mana langsung ke ist .. "
" ssssttttt, dasar si ogeb. Bisa - bisa nya keceplosan " rani lagsung membekap mulut mira yang hampir saja keceplosan.
" uppss.. Sorry - sorry, gue lupa, " ringis mira.
" ayo kita ke kelas aja, " jak acha menggandeng aya.
" loh kok sepi ? Pada kemana ? Bukan nya kelas bu dina akan di mulai ?" tanya aya saat mendapati kelas mereka kosong.
" matkul bu dina di tuker sama matkul pak jamal, terus pak jamal cuma ninggalin tugas karena kata nya anak nya sakit, " jawab acha. Aya mengangguk.
" terus bu dina jadi nya jam berapa ?" tanya aya sambil mendudukkan dir nya dengan pelan - pelan. Acha yang sigap segera membantu aya.
" nanti setengah 1, " jawab rani singkat.
" lo utang penjelasan sama kita - kita, ay " mira langsung menodong aya. Aya hanya terkekeh.
" penasaran banget ya ?" goda aya jahil.
" dih nih anak bisa juga goda - goda orang !" sinis mira sambil mencubit pipi aya.
" ha ha ha iya iya kau cerita, tapi aku harap kalian bisa jaga ini ya, mas rama belum publikasi, karena takut aku kenapa - napa, " peringat aya.
" SIAP BOS, " jawab mira dan rani. Sedangkan acha hanya mengangguk. Si paling kalem.
aya menceritakan kepada sahabat nya mengenai pernikahan nya dengan rama. Awal mereka bertemu hingga akhirnya ada insiden yang membuat mereka menikah. Tumbuh nya perasaan masing - masing hingga akhirnya rama yang menjadi bucin. Bahkan aya menceritakan tentang alika yang meminta bantuan nya untuk mendekati rama lagi.
Aya juga memberi tahukan hasil pemeriksaan nya kemarin, memberi tahu mereka jika saat ini ia tengah berbadan dua dan bahkan akan memiliki calon bayi kembar.
" KYAAAAAAA, kita bakal jadi ontyy " pekik rani dan mira kegirangan. Acha bahkan langsung memeluk aya dan mengucapkan selamat.
__ADS_1
" ssstttt, pelan - pelan ih, " ucap aya sambil celingukan takut ada yang mendengar suara mereka.
" hi hi hi, selamat, babe. Calon mahmud " ucap rani sambil memeluk aya. Menggeser acha menjauh untuk bergantian.
" dasar bocah ini, " desis acha keki. Aya hanya tertawa saat melihat acha yang marah karena rani menggeser nya.
" uhhh, selamat ya, sayang. Nggak nyangka deh kamu udah nikah dan akan jadi ibu, " giliran mira, ia tidak menyingkirkan rani, melainkan langsung memeluk kedua nya langsung.
" terima kasih ya, " balas aya senang. Tean - teman nya tidak menjauhi diri nya karena status pernikahan nya dan malah ikut antusias dengan kehamilan nya.
" eh, tapi dari mana kalian tahu kalau aku sedang di cegat kak alika ?" tanya aya.
" oh, itu karena kak revan mengirim pesan ke mira. Jadi kami langsung menyusul mu di parkiran " jawab acha.
" sumpah ya, gue eneg banget sama tingkah kak alika. Lo kan anak baru, istilah nya kita mahasiswa semester 1, kok ya bisa - bisa nya dia ajakin lo buat bolos !! Geregetan banget " geram rani.
" hooh, terus dia juga kan murid pindahan, tapi malah ngajakin yang ngga bener. Di mana - mana tuh pasti nyari muka nya dengan cara rajin belajar gitu, eh ini malah ngajakin bolos, apa jangan - jangan di luar negeri dia juga kayak gitu kali ya ?" mira menambahi bumbu - bumbu pergosipan.
" hush, nggak boleh kayak gitu, sapa tahu kak alika sedang mumet, makanya dia mau nyari sensasi dengan cara membolos, "cetus acha. Aya, mira dan rani serempak menoleh ke arah acha yang tampak merasa tidak berdosa, sejak kapan si kalem yang anti ngomong ini menyahuti gosip ?.
" apaan sih, lo. Tangan lo bau ih, " sewot acha.
Aya hanya tertawa pelan. Ia pun cukup merasa kaget saat mendengar acha menyahuti gosip mira.
" ya lagian lo aneh deh, nggak biasanya lo nunjukin rasa nggak suka lo sama orang , " tanggap mira masuk akal,
" gue cuma nggak suka aja, liat aya yang mau asal di tarik aja, " ucap acha sambil mengangkat kedua bahu nya, acuh.
" daebaakkkk, temen gue akhirnya ikutan julid juga, " mira bertepuk tangan dengan riuh.
Aya dan rani hanya tertawa sedangkan acha nampak mendengus mendengar mira yang meledek nya.
Obrolan mereka berlanjut hingga jam matkul yang berganti tugas itu selesai, mira mengajak aya dan yang lain nya untuk pergi makan ke kantin.
" aya mengikuti mereka bertiga meskipun ia akan tetap memakan bekal yang sudah di siapkan oleh ahli gizi yang rama siapkan.
__ADS_1
Bagaimanapun, rama memberi nya perintah untuk tidak sendirian ia meminta aya untuk tetap berada di penjagaan mira dkk atau revan.
Rama tentu akan sangat menjaga aya, apalagi saat ini aya tengah mengandung buah cinta mereka.
" nggak apa kan kalo aku makan bekel ?" tanya aya saat mereka sudah mulai duduk menunggu pesanan datang.
" nggak apa, lo duluan aja, babe. jangan sampai lo telat makan, " jawab mira.
" jangan sampai si utun meronta - ronta, " bisik rani. Sementara acha hanya mengangguk dan mempersilahkan aya makan dahulu.
Dengan tenang aya makan bekal nya, tidak lama kemudian pesanan mira dan yang lain datang dan mereka segera menyantapnya.
...----------------...
setelah kelas selesai tepat jam 3 sore, aya dan mira serta yang lain nya keluar dari kelas. Sengaja mereka menunggu suasana sepi karena mereka menjaga aya.
" lo langsung pulang kan ay ?" tanya mira saat mereka mulai melangkah keluar.
" heem, mas rama udah mau jemput sih, " jawab aya.
Mereka berempat sampai gawang pintu. Alis mira dan rani mulai mengkerut saat melihat sosok alika yang nampak nya tengah menunggu aya.
" hai, aya " sapa alika nampak kegirangan.
Aya nampak menghela nafas, nampak nya alika memang susah untuk di hindari. Gadis itu terlalu tangguh.
" kalian duluan aja, insya allah aku bisa menghadapi nya, " ucap aya saat melihat mira dan rani mulai menggulung kemeja lengan panjang nya.
" yakin ? Lo lagi ... "
" insya allah, sebentar lagi mas rama sampai, " kekeh aya. Mira nampak menatap acha dan rani. Lalu menghembuskan nafas kasar.
" gue akan kirim pesan ke kak revan, " putus mira. Mereka beriga berlalu meninggalkan aya bertemu dengan alika. Meski sempat melayag tatapan tajam ke arah alika yang nampak cuek.
" ketemu kamu, susah banget, aya " eluh alika. Aya hanya terkekeh.
__ADS_1
" kak alika aja yang jarang ke kampus, apa ada yang terjadi kak ?" tanya aya pura - pura polos. Padahal ia tahu jika alika sedang di beri pelajaran oleh leo.