Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
10


__ADS_3

📞 : " halo, "


📞 : " halo, assalamualaikum, aric, ini saya, rama"


📞 : " waalaikum salam, rama dimana kamu ? Apa kamu baik - baik saja "


📞 : " ya saya baik - baik saja, saya ada di suatu tempat saat ini, "


📞 : " di mana ? Apa yang sebenar nya terjadi ? Zain menemukan motor dan ponsel dan juga motor mu tergeletak di jalanan !"


📞 : " nanti saya jelaskan. Saya ingin mengabari jika saya akan menikah "


📞 : " HAH !!! MENIKAH ?!" jangan becanda ! "


📞 : " tidak, saya tidak bercanda, sekarang sebaiknya kamu kesini, ajak juga zul dan juga revan jika sudah siuman. Bawa uang sebagai mahar untuk saya. Saya akan menjelaskan nya nanti, "


📞 : " haaaah, kamu berhutang penjelasan kepada kami,"


Rama nampak terdengar terkekeh di ujung sana.


📞 : " apa kamu benar akan menikah ?"


📞 : " ya, sudah saya bilang, jika saya akan menjelaskan nya, saya tutup. Ini adalah nomer ponsel nyonya maheswari, segera ke sini saya akan share lokasi ya, "


TUT TUT TUT


Telpon terputus. Kini hanya menyisakan keheningan saat aric masih memegang ponsel nya dengan cengo. Begitu pula dengan ketiga saudara nya yang juga sama - sama shock mendengar bos nya akan menikah.

__ADS_1


Hei, ini adalah rama yang sedang di bicarakan. Pria super dingin yang mereka kenal begitu kejam terhadap gadis yang berusaha mendekati na. Sekarang berkata dengan santai jika ia akan menikahi seseorang. Rama bukan akan menikahi seorang pria kan ? Batin semua nya.


TRING


Tak lama kemudian rama mengirimkan sebuah lokasi menggunakan nomor ponsel yang sama. Yang menandakan jika mereka tidak sedang berhalusinasi.


" hei apa kalian yakin jika bos akan menikah ?" tanya zain yang tersadar dari keterkejutan nya.


" entah lah, sulit di percaya bos freezer dan galak itu akan menikah " gidik revan.


" tapi kita wajib bersyukur, semoga nyonya bos akan bisa sedikit mengobati trauma bos terhadap wanita," sahut zul. Sementara aric malah sedang menyusun rencana dan memikirkan berapa kira nya mahar yang akan di bawa oleh mereka nanti.


" Baik, bagaimana jika kita bergegas, zul dan revan sudah bisa keluar dari rumah sakit, zain urus untuk administrasi nya. Lalu nanti kita berpencar, saya dan zul akan pulang ke mansion terlebih dahulu untuk mengambil beberapa syarat - syarat untuk perlengkapan pernikahan serta sekaligus mengambilkan mahar yang bos minta. Seperti nya lokasi yang rama kirim kan memang jalan yang biasa kita lewati jika kita dari rumah sakit ini menuju mansion atau kampus. Lalu zain dan revan sebaiknya langsung ke tempat lokasi saja untuk menyapa beberapa warga dan membantu persiapan di sana," ujar aric memetakan rencana nya.


Ketiga nya mengangguk setuju dengan komando aric. Mereka sepakat untuk tidak membocorkan terlebih dahulu berita pernikahan bos nya ini karena mereka ingin melihat situasi dan mendengarkan penjelasan rama tentang penyerangan nya.


Makanya, seperti yang zul ucapkan tadi, mereka wajib bersyukur jika rama menikah karena itu akan membantu nya menyembuhkan rama dari rasa trauma nya.


💨💨💨


Saat ini aya sedang berganti pakaian dan sedikit di rias. Meskipun hanya pernikahan dadakan ibu sari, istri dari pak Rt bilang jika ini adalah momen sekali seumur hidup.


Keluarga pak Malik, Rt di pemukiman tempat aya tinggal merupakan orang terdekat mendiang abah dan umma nya dulu. Mereka tinggal tepat di samping rumah aya.


" cantik sekali kamu neng, " puji bu sari dengan senyum tulus di wajah nya. Membuat aya semakin tersipu.


Meskipun hanya menampakkan riasan mata karena bagian hidung ke bawah tertutup oleh cadar, namun sudah terpancar aura kecantikan dari seorang aya.

__ADS_1


" bu, apa aya bisa bahagia nanti nya ?" tanya aya dengan sendu.


bu sari nampak mengulas senyum teduh, ia memutari tubuh aya dan duduk jongkok di depan lutut aya.


" neng aya harus selalu ingat pesan abah, neng harus menjalani takdir kehidupan dengan tanpa protes kepada yang maha kuasa. Mungkin pernikahan ini terkesan dadakan dan karena ada insiden, tapi mungkin juga ini sudah kuasa dari Allah, " jelas bu sari dengan lembut.


" coba neng pikirkan, kenapa harus neng yang bertemu dengan abang rama ? padahal sebelum sampai di rumah neng, bang rama sudah melewati banyak rumah warga yang lain nya, kenapa harus neng yang melihat dan menolong si abang yang terluka?"


" semua nya insya allah sudah merupakan suratan takdir dari yang maha kuasa, neng harus ikhlas ya, ada ibu dan bapak yang selalu ada di sini," lanjut bu sari panjang lebar. bahkan ia sampai meneteskan air mata nya begitu juga dengan aya.


" makasih ya bu, ibu sama bapak selalu bantuin aya setelah Abah dan umma meninggal," kata aya tulus.


" kamu mah ngomong apa? bapak sama ibu sudah menganggap kamu sebagai putri bapak dan ibu semenjak mendiang ratmi masih kecil dan berteman dengan mu," ucap bu sari yang sendu karena mengingat putri semata wayang nya harus meninggalkan dunia saat ia masih menginjak bangku SMP. Ia dan putri nya mengalami kecelakaan yang merenggut nyawa sang putri di tempat, sedangkan ia harus merelakan rahim nya hingga ia tidak bisa lagi memiliki seorang anak.


" biarkan mbak ratmi tenang di atas sana bu, bersama dengan mendiang abah dan umma. Aamiin " sahut aya. Ia tentu tidak ingin jika bu sari malah bersedih karena mengingat mendiang anak nya.


...----------------...


Sementara itu rama..


Saat ini rama sedang berbincang dengan Pak Rt, beberapa warga nampak menyiapkan meja dan beberapa kursi untuk saksi.


" bang rama, saya nitip neng aya, meskipun ia bukan putri saya, tetapi saya dan istri sudah menganggapnya seperti putri saya sendiri," ucap pak malik tiba - tiba. Rama tidak menjawab melainkan hanya diam mendengarkan ucapan pak Rt.


" saya sangat tahu jika kalian tidak mungkin melakukan hal - hal yang di larang, saya kenal betul dengan neng aya. Sedari kecil mendiang abah nya sudah mendidik dan menanamkan ilmu agama sedari kecil, "


"Tapi mungkin ini adalah jalan dari allah untuk neng aya menemukan jodohnya," lanjut pak Rt yang kali ini di angguki oleh rama. Rama juga setuju pasal mungkin ini jalan yang di berikan oleh Allah untuknya dan aya.

__ADS_1


" saya akan berusaha menjaga nya pak, saya tidak menjanjikan kehidupan pernikahan yang mulus, tetapi bapak bisa percaya jika saya tidak akan berlaku kasar terhadap aya,"


__ADS_2