
" tuan muda sangat beruntung mendapatkan istri seperti anda, nona. tolong gantikan saya dalam menjaga tuan muda ke depan nya, nona, " kata nardi yang membuat aya terkejut. Saat ini rama sedang menerima telepon yang kata nya dari aric. Sehingga hanya ada aya dan nardi di sana.
" apa maksud bapak ?" tanya aya bingung.
Nardi hanya tersenyum lembut. Sebagai orang tua yang sudah menikmati asam garam kehidupan, ia bisa langsung melihat sosok lembut di diri aya. Sama seperti aric dan yang lain nya, nardi juga merasakan feeling jika aya adalah wanita yang cocok sebagai pendamping dari rama.
Mata teduh hijau zamrud itu langsung terpancar kelembutan dan keteduhan yang dapat membuat nyaman orang yang memandangnya. Belum lagi nardi melihat jika nona muda nya ini begitu menjaga diri nya dari tatapan lawan jenis dan juga menjaga marwah nya sebagai seorang perempuan.
" tidak ada nona, bapak hanya berharap kalian selalu berbahagia, " doa tulus di berikan oleh nardi. Aya tersenyum senang.
Mereka berdua nampak mengobrol dengan santai. Nardi juga tidak sungkan untuk menjelaskan setiap sudut mansion dan juga mengenalkan dengan rekan - rekan nya.
💨💨💨
📞 : " assalamualaikum, bos, "
Rama sedang menerima telpon engan aric saat ia sedikit menjauh dari aya dan juga nardi. bukan karena ada yang di sembunyikan, tetapi seperti nya aric akan memberi nya kabar yang mungkin perlu di diskusikan terlebih dahulu dengan anggota inti BLACK KING sebelum nanti nya aya di beri tahu. Karena rama sangat mengenal aric, ia tidak akan menelpon jika di beri tugas. Melainkan akan membicarakan secara langsung jika bukan hal yang bersifat emergency.
📞 : " waalaikum salam, ada apa ?"
📞 : " berkas nyonya bos sudah masuk, kemungkinan besok tinggal mengurus pembayaran dan pembuatan identitas mahasiswa, "
📞 : " hmm, bagus. Terima kasih.
📞 : " eehhmm ram, ada sesuatu yang ingin zul sampaikan, "
Rama mengernyitkan keningnya. Ia jelas tahu jika yang menelepon adalah aric, kenapa ada zul ? Bukan kah zul dan revan sedang ada kelas.
Perasaan rama mulai tidak enak saat ini, pasti ada apa - apa.
📞 : " katakan, "
📞 : " hallo bos, ini zul, "
📞 : " ya, ada apa ?"
__ADS_1
📞 : " bos, alika pindah ke kampus kita."
📞 : " hmm, lalu ?"
📞 : " si bos terlalu santai, jika alika sampai tahu bos sudah menikah dan ia sampai tahu identitas nyonya bos, maka takutnya ia akan mengganggu nyonya bos, "
Rama baru tersadar jika alika adalah sumber masalahnya dengan leo. Dan itu karena gadis itu tertarik dengan nya. Seketika ia khawatir dengan aya nanti nya.
📞 : " bukan kah sekarang ia baru masuk ke semester 2 ? Dia tidak ikut akselerasi kan saat itu?"
📞 : " benar bos, sekarang ia mulai dengan masuk di semester 2 jurusan bisnis. Otomatis ia akan menjadi senior aya,"
Rama harus segera memutar otaknya dengan cepat. Jangan sampai sang istri menjadi pelampiasan dari orang - orang yang berniat buruk kepada nya. Yang paling utama, ia harus menceritakan hal ini kepada aya. Siapa tahu sang istri akan mengerti dan membantu mencari solusi.
📞 : " hmm, baiklah, kita bicarakan nanti malam saja di mansion, saya akan mengajak aya untuk pulang kesini setelah menyiapkan beberapa perlengkapan nya dari rumah, "
📞 : " apa perlu bantuan n dari kami bos?"
📞 : " sementara kirimkan mobil saja ke rumah aya, tidak mungkin kan kami membawa barang - barang menggunakan motor, "
📞 : " siap bos, "
TUT TUT TUT
rama sudah mematikan telpon nya sebelum zul membalas salam nya. Sekarang ia nampak termenung, bagaimana kira nya ia membicarakan ini.
'haaaiish, baru juga kami saling mengungkapkan perasaan, malah sudah ada halangan saja, keluh hati rama.
Tapi memang jika di pikir - pikir juga, entah alika atau wanita lain nya yang mengejar rama tah akan identitas aya, mereka pasti akan membuat masalah dengan istri nya.
Rama memutuskan untuk segera mengajak aya untuk pulang ke rumah aya agar aya segera berkemas. Ia saja belum sempat bicara jika kemungkinan mereka akan tinggal di mansion karena sejumlah pekerjaan rama berada di mansion dan rama pikir jika keamanan aya akan lebih terjamin jika aya berada di mansion.
" mas sudah selesai ?" terdengar suara merdu nan lembut menyapa telinga rama begitu ia sampai di depan aya dan pak nardi.
Pak nardi segera melipir setelah berpamitan kepada kedua nya. Ia nampak memberi waktu untuk mereka berdua sedangkan ia memilih untuk meneruskan pekerjaan nya. Karena rama tadi sudah memesan kepada nya untuk segera merombak kamar nya agar di tambahkan beberapa barang untuk sang istri.
__ADS_1
" sudah sayang. Yank, ayo kita pulang ke rumah mu, ada yang pengen mas bilang, " kata rama. Aya mengernyit heran namun tak ayal untuk mengangguk.
Kedua nya segera meninggalkan mansion setelah menitip pesan kepada satpam untuk pak nardi.
...****************...
Tak terasa 1½ jam menempuh perjalanan akhirnya mereka sampai di halaman rumah aya. Rama sedikit menyesal karena menggunakan motor dalam perjalanan kali ini. Meskipun ia juga merasa di untungkan karena dengan memakai motor, istri nya berpegangan dengan erat di pinggangnya, tetapi ia juga merasa kasihan terhadap sang istri.
Rama yakin sekali jika punggung aya terasa pegal dan capek. Karena perjalanan hari ini hampir 4 jam menggunakan motor secara terus menerus.
' kenapa gue nggak pakai mobil di mansion aja' keluh rama baru tercerahkan.
Tapi nasi sudah menjadi bubur, sekarang pun mereka juga sudah sampai di rumah lagi jadi ya mau gimana ? Rama bahkan salut dengan sang istri karena tidak mengeluh sedikitpun, diam - diam dia berjanji malam nanti akan memijit punggung istri nya !.
" assalamualaikum "
" assalamualaikum "
kedua nya mengucapkan salam saat memasuki rumah. Meskipun mereka tahu jika tidak ada yang akan menyahut karena memang hari ini aya meliburkan bibi yang biasa membantu nya membersihkan rumah karena ia sedang pergi keluar dengan suami nya.
" mas mau minum kopi? biar aya siapkan," tawar aya begitu sang suami duduk di sofa ruang tamu.
" boleh yank, " jawab rama tersenyum. aya segera beranjak menuju ke dapur dan mulai menyiapkan kopi serta menyediakan camilan untuk suami nya.
Sedangkan rama nampak termenung sendiri, ia sedang memikirkan bagaimana cara baiknya untuk bercerita kepada aya mengenai alika yang pindah ke kampus yang sama dengan mereka.
Tak lama kemudian, aya nampak datang dengan nampan berisi secangkir kopi dan juga ada sepiring kue basah sisa acara semalam.
" di minum mas, kopi nya " kata aya sambil menyodorkan kopi ke hadapan rama. Rama menerima dengan senang hati dan segera menyeruput nya.
" alhamdulillah, terima kasih sayang, " kata rama.
Aya masih saja merasa kikuk saat rama memanggilnya dengan sebutan sayang. Lihatlah, sekarang pipi yang sebagian besar tertutup cadar sudah merona. Dan rama tidak akan membiarkan begitu saja, ia akan menggoda nya lagi.
" yank, kenapa pipi ka .... "
__ADS_1
TOK TOK TOK
" Assalamualaikum, permisi ..... "