
3,5 bulan berlalu begitu saja, rama dan yang lain nya menjalankan magang dengan tenang dan lancar. Sementara aya juga menjalani kehidupan kampus nya dengan damai.
Usia kandungan yang sudah menginjak 7 bulan, peut ayah sudah nampak menonjol. Masih banyak yang tidak mengetahui mengenai kehamilan aya saat ini. Itu karena aya memiliki postur tubuh yang mungil.
selain karena i yang selalu mengenakan gamis ukuran jumbo, banyak mahasiswa yang tidak terlalu berni memperhatikan aya secara terang - terangan.
Sejak tersebar kabar jika aya adalah adik dari ketua geng BLACK KING, tidak ada yang berani mendekat atau membuat ulah kepada aya.
Ke tiga sahabat nya juga semakin menjaga aya. Kemanapun aya pergi, mereka dengan sigap mengintili nya. Aya bahakan sempat merasa tidak enak karena mereka bertiga menjadi sangat kerepotan. Tapi hal tersebut langung di sangkal oleh mereka bertiga.
" santai aja kali, ay. Kami melakukan ini bukan karena semata - mata kak rama yang minta, tapi karena kami mau aja, " ucap acha kala itu.
Semenjak pertemuan dengan alika 3,5bulan yang lalu, acha menjadi sosok yang tidak kalem lagi. Sedikit banyak ada perubahan pada kebiasaan berbicara nya. Meskipun tetap masih sering menggunakan bahasa yang baku, setidak nya acha menjadi lebih terbuka. Kalau kata mira dan rani, acha yang sekarang terkesan sudah berani julid !.
" bener tuh, kita mah antusias karena mau jadi onty, " sambung rani dengan mata yang berbinar - binar.
Saat itu ketiga nya tengah berada di toilet, sementara mira bertugas untuk membeli makan siang yang rencana nya akan di santap di kelas.
Aya masih tetap membawa bekal yang di siapkan oleh ahli gizi yang rama sewa, rama memang sangat menjaga pola makan aya.
Sementara mengenai alika, wanita itu hilang entah kemana seolah - olah menghilang begitu saja. Tanpa ada yang menyadari, jika selama ini alika melakukan penyelidikan tentang aya dan rama.
...****************...
" jadi mereka memang bukan kakak dan adik ?" guam aya saat beberapa detektif sewaan nya memberikan laporan. Aya sempat menyewa hacker, api nampak nya informasi mengenai rama dan aya terkunci dengan sempurna.
" ya nona, tapi mereka tinggal di lingkungan yang sama. Kami memang berhasil mengikuti nya, tetapi hanya sampai depan gerbang karena jalan di sana buntu. Itu saja kami sempat di curigai oleh keamanan di sana, " keluh seorang detektif.
Alis alika menekuk sempurna, sampai da petugas keamanan? Lalu apa tadi ? Hanya sampai depan gerbang ? Memang nya rama dan aya tinggal di mana ? Bukan nya mereka hanya orang miskin ? Begitu pertanyaan yang sekira nya alika pikirkan.
seorang detektif lalu menyerahkan beberapa lembar foto kepada alika dan langsung di buka nya.
Mata alika melotot saat melihat gambar gerbang yang tertangkap oleh kamera ponsel dari salah satu detektif yang mengikuti aya pulang.
__ADS_1
Gerbang tu sangat tinggi dan megah, dan saat itu, nampak pintu gerbang sedikit membuka sehingga menampilkan beberapa visual yang berada di baliknya.
Terdapat mansion yang sangat besar di sana, bahkan 3x lipat dari rumah yang alika tempati saat ini.
Belum lagi terdiri dari bangunan 4 lantai, taman bunga nampak tertata rapi. Meski hanya beberapa saja yang terlihat, alika yakin jika mansion itu juga sangat luas dan megah.
" si*l, ternyata rama orang kaya ? "
" pantas saja selama ini dia tidak merasa terpengaruh dengan kekuasaan ayah, "
" ck, bisa - bisa nya dia menyembunyikan fakta sebesar ini selama bertahun - tahun " geram alika. Diri nya tidak habis pikir engan kenyataan yang ada. Rama yang terkenal dengan penampilan urakan itu ternyata memiliki mansion yang sangat besar ? Mustahil jika ia juga tidak memiliki harta yang kemungkinan melebihi harta ayah nya.
Tangan nya bahkan menggebrak meja sehingga mengakibat kan tiga detektif sewaan nya merasa kaget. Klien mereka ini terlihat seperti istri yang mengamuk saat melihat suami nya berselingkuh ! Ketiga nya hanya diam menyimak tanpa ada yang berani mengeluarkan suara.
" lalu, apa hubungan sebenarnya dengan gadis yang saya tunjukkan fotonya ?" tanya alika kepada ketiga detektifnya setelah amarah nya sedikit mereda.
" untuk hubungan ke dua nya, kami masih perlu menyelidikinya lagi nona, kami juga sedang mencari tahu mengenai kebenaran tempat magang dari pria tersebut, " jelas salah satu nya.
" setiap hari pria itu pergi ke perusahaan MAHES MOTO, ia selalu menggunakan stelan kemeja biasa sama seperti karyawan lain nya, " lanjut detektif lain nya.
Alika mengangguk dan melambaikan tangan nya pertanda ia mengusir para detektif itu dari kediaman nya.
" sebenar nya siapa lo, ram ?" gumam alika setelah para detektif tidak nampak lagi.
" ada banyak misteri mengenai dirimu, babe," gumam alika sambil membelai layar ponsel yang terpasang wajah rama sebagai wallpaper nya.
" pihak kampus juga sangat menyembunyikan informasi mengenai dimana posisi rama dan kawan - kawan nya magang. Padahal aku sudah mengiming - imingi mereka dengan harta, ck si***an ".
💨💨💨
Keesokan hari nya.
Siang hari setelah UTS semester pertama aya sudah habis.
__ADS_1
Seperti biasa, ia akan di temani oleh mira, rani dan acha. Kandungan yang semakin membesar, menjadikan na harus berhati -hati dalam melangkah. Saat pulang seperti ini pun, aya hanya bisa memilih menjadi urutan terakhir, menunggu saat semua nya sudah keluar. Aya bahkan sudah tidak pernah keluar selain ke toilet.
" haaahhh, akhirnya kelar juga ujian nya " sorak mira gembira. Di sambut dengan teriakan serua dari rani dan acha.
Aya hanya terkekeh melihat kegembiraan dari para sahabat nya.
Setelah ujian, mereka hanya akan menuggu nilai, dan akhirnya menikmati liburan semester selama 3 bula penuh. Aya sangat antusias karena ia akhirnya bisa beristirahat selama kehamilan tua nya ini.
Bohong jika ia berkata ia merasa tidak kesulitan, fakta nya kehamilan kembar sangat menguras emosi nya. Beruntung aya tidak terlalu mengalami morning sickness dan ngidam nya masih bisa di tolerir. Tetapi tetap saja ia merasa kelelahan.
" eh eh eh, mereka nendang - nendang " heboh acha. Adalah kegiatan wajibnya ia menempelkan kepala nya di perut aya. Alasan nya ia sedang mendengar para bay yang sedang konser.
" mana - mana ?" rani mendorong acha dengan sadis dan brantian menempelkan kepala nya. Mia juga tidak kalah antusias. Acha hanya bisa mendumal panjang pendeng.
" waaah .. Be ..."
" EHEM, "
" eh kak rama, " mendengar dehaman yang sangat khas, ketida gadis itu segera menyingkirkan kepala mereka dari perut aya yang tengah duduk santai it.
Aya mendongakkan kepala nya dan tersenum saat melihat rama.
" ayo kita pulang, " ucap rama terssenyum lembut.
...****************...
" bukan kah itu rama ? Ngapain dia sampai jemput aya ke dalam kelas ? Pikir alika. Saat ini ia memang sedang ke kampus untuk mengikuti ujian dan tanpa sengaja melihat rama yang datang ke kelas aya.
Alika memilih untuk bersembunyi, siapa tahu ia akan mendapat informasi tentang kecurigaan nya selama ini.
" mas, beneran mau ke dokter rani ? Mereka nggak kenapa - kenapa loh, " samar -samar alika mendengat ucapan aya.
" nggak apa sayang,mas kangen sama mereka berdua .. "
__ADS_1