Sepenggal Cinta Untuk Rama

Sepenggal Cinta Untuk Rama
7


__ADS_3

" SHIIITTT " terdengar umpatan keluar dari mulut aric. Zain yang kaget mendengar seorang aric yang super dingin dan datar itu mengumpat, segera mendekat ke arah aric.


" kenapa ? Ada apa ?" tanya zain yang ikut - ikut an cemas. Aric bergeser sedikit agar zain bisa melihat ke arah layar laptop.


" posisi terakhirnya ada di dekat sebuah pemukiman dekat kamus. Seperti nya di sebuah jalan raya, " jelas aric dengan raut wajah yang cemas.


Zain mengambil alih laptop milik zul agar ia bisa melihat dengan jelas arah pet tersebut. IA memperbesar tampilan peta kota B . Fokusnya tertuju pada titik berwarna merah yang menunjukkan posisi GPS milik rama.


Ain tentu saja hapal dengan daerah pemukiman tersebut. Daerah yang hampir di kelilingi dengan sawah penghasil padi. Zain tahu karena memang ia sering lewat di sana jika sedang menangani proyek atau sedang ada urusan di geng BLACK KING.


" biar gue aja yang kesana " kata zain yang langsung beranjak keluar. Aric hanya bisa pasrah dan mengangguk setuju karena ia juga harus menjaga zul dan revan yang kata dokter akan segera bangun saat efek obat bius nya habis.


' lo harus baik - baik saja, ram ' batin aric.


.πŸ’¨πŸ’¨πŸ’¨


Zain memacu motornya dengan kecepatan rata - rata. Sesekali ia melirik ke arah ponsel nya yang di rekatkan pada motor nya. Semakin dekat dengan titik di mana tempat terkahir GPS rama terdeteksi, semakin dekat pula dengan jalan raya yang nampak sepi. Karena zain tahu jika jalanan ini sangat jarang di lewati oleh warga jika bukan karena terpaksa karena di rumorkan jalanan ini angker.


' hadeh, ini rama ngapa gaya - gayaan lewat sii sih, basanya juga dia mah selalu mencari jalan yang ramai, ' batin zain yang semakin ikut - ikutan aric yang cemas.


Bukan, bukan karena rama yang takut dengan rumor tentang hantu yang beredar atau yang lain nya. Zain pikir, hantu mah psti akan lebih takut kepada rama😁🀣. TApi karena zain tengah cemas karena keadaan rama yang sedang kurang fit. Dan zain semakin curiga jika rama benar - benar di serang oleh geng LION COBRA.


Kecemasan zain dan juga aric akhirnya terbukti saat zain mulai melihat motor sport yang ia sangat yakin adalah milik rama terparkir dengan tidak rapi di pinggiran jalan. Zain menoleh pada ponselnya yang masih menampilkan titik merah GPS rama yang berada di dekat nya. Tetapi zain tidak melihat ada rama di sekitar nya.


Perasaan zain mulai memburuk saat zain melihat ada nya beberapa ceceran darah yang ia perkirakan masih segar. Ada pula senjata tajam seperti rantai motor, pisau lipat dan lain nya ang tergeletak secara sembarangan pula.

__ADS_1


Zain yakin jika sebelum nya ada perkelahian. Mata ya kembali melebar saat ia menemukan ponsel rama yang jatuh tidak jauh dari letak motor sport milik rama. Zain segera mengambil dan mengamati ponsel yang ia yakini sebagai milik rama karena ia cukup hapal dengan bentuk dan case ponsel milik rama. Ponsel tersebut sudah retak - retak pada bagian layar tetapi masih hidup. Pantas saja ia titik GPS ponsel nya ,emumjuk ke arah daerah ini mesku pun zain tidak melihat keberadaan rama.


Zain lalu menghubungi beberapa rekan anggota geng BLACK KING untuk mengambil motor rama, setelah ia mengirimkan titik lokasi di mana motor rama berada, ia bergegas kembali ke rumah sakit dengan ponsel rama yang di bawa nya. Ia harus segera berkumpul engan saudara lain nya untuk segera menyusun rencana mencari rama. Tapi ia tidak lupa mengerahkan beberapa anggota geng untuk menyisir pemukiman terdekat untuk mencari rama.


' lo harus baik - baik saja, bos,' batin zain yang sama doa nya seperti aric. Zain mulai menggeber motor nya menuju rumah sakit.


πŸ’¨πŸ’¨πŸ’¨


" maaf dan terima kas ... "


BRAK BRAK


CEKLEK


DEG


jantung aya berdetak cepat, ia dan rama sama - sama kaget, saat mendengar dorongan serta pintu yang terbuka dengan keras. Muncul sosok yang aya kenal sebagai pak Rt di kampungnya dengan beberapa warga yang bergerombol di luar.


" maaf pak, ini nggak seperti yang bapak lihat, " bela aya panik.


" aduuhh, gimana atuh neng, si abang juga kayak gitu keadaan nya ?? mana nggak pakai baju " keluh pak rt. situasi semakin runyam saat pak rt melihat rama yang tengah bertelanjang dada meskipun aya masih memakai pakaian lengkap, bahkan masih menggunakan cadar nya. Padahal rama baru saja ingin beranjak memakai baju dan akan pergi karena sudah di usir aya secara tidak terhormat karena sikap konyol nya.


kasak kusuk segera merebak. Banyak suara - suara sumbang yang menerpa pendengaran rama dan juga aya.


" tidak ku sangka neng aya seperti in, "

__ADS_1


" benar, ia malah memasukkan seorang pria ke dalam rumah saat orang tua nya sudah meninggal"


" tapi bisa saja jika ini semua hanya kesalahpahaman ?"


" pasti mendiang orang tua nya sangat malu jika mereka tahu kelakuan putri nya"


" apa nama nya ? Kumpul kebo ?"


" nikahkan saja lah, "


" bikin malu kampung kita nggak sih, "


" sudah nikahkan saja mereka pak Rt "


" usir saja, usir, "


Aya semakin panik saat suara - suara yang menghakimi kedua nya terdengar riuh. Aya Nampak sangat shock apalagi saat mendengar jika ia akan di usir ari kampung ini. Kapung yang penuh dengan tempat kenangan antara ia dengan abah dan umma nya. Belum lagi ia hanya lah seorang gadis yang baru saja lulus sekolah menengah ata. Memang ia memiliki sejumlah harta warisan peninggalan ke dua orang tua nya, tetapi jika harus di usir dari sini harus kemana ia pergi karena ia tidak memiliki sanak saudara dan sedari kecil ia sudah berada di kampung ini. Bahkan sawah milik sang abah jga berada di sekeliling kampung ini.


Berbeda dengan ya yang sedang kebingungan, rama malah hanya terdiam melihat dan mendengar ucapan - ucapan yang di lontarkan oleh para warga yang di bawa pak Rt.


Sejak pengusiran yang di lakukan oleh aya, terbersit rasa keingintahuan rama kepada sosok aya. Ia sangat penasaran akan sosok aya yang menolak kedekatan dengan nya saat setelah rama mengeluarkan kata - kata dingin. Seperti kebaikan dan kelembutan bicara aya adalah hanya untuk asar kemanusiaan saja.


Rama berpikir jika kain yang sedang menutupi sebagian wajah aya hanyalah kedok dan sikap aya akan sama saja dengan kebanyakan wanita yang mendekati nya. Yang bahkan dengan sukarela mau melemparkan tubuhnya kepada rama dengan suka rela.


' bunda, apa rama sudah menemukan sosok yang mirip dengan bunda ?'

__ADS_1


__ADS_2