
Toni tidak menyangka akan mendapat telepon orang besar yang sangat berharga.
Yang mengejutkannya, tuan tua Carlos ingin bertemu dengannya besok siang. Tentu saja dia tidak akan menolak. Apalagi tuan tua Carlos langsung yang telah meneleponnya. Dia tidak tahu hal penting apa yang akan dibahas oleh pria tua itu.
Jaena yang mendengarnya juga sangat senang. Mereka sangat tidak sabar untuk menunggu besok siang, bahkan malam ini terasa menjadi sangat lama.
Azel sangat puas dengan rancangan dari kakeknya. Dia bahkan tidur dengan sangat puas meskipun SandiToni hanya perusahaan entertainment terbesar kedua setelah K.E entertainment. Tapi, dia yakin setelah SandiToni bergabung dengan perusahaan Carlos akan memiliki daya saing yang lebih hebat dibanding K.E entertainment.
Dia tidak sabar untuk menampar wajah nona Greens yang selalu menjadi pujaan semua orang.
Sebenarnya keputusan Azel sekarang tampak tidak masuk akal. Dia mengambil jurusan keuangan di kampusnya. Tapi, dia memutuskan untuk menjadi artis.
Meski begitu, Azel memang sangat mengesankan di bidang musik dan seni lukis.
Kleine menjadi tenang dan nyaman sendirian tanpa ada yang menganggu. Dia ingin hidup yang benar-benar bebas dan tanpa beban. Jika bisa Kleine ingin rebahan selalu dan tidak perlu berdiri bahkan untuk sekedar makan atau minum
Di antara ketenangan Kleine saat ini, media internet sedang dikacaukan oleh perselingkuhan ratu film.
Cayana adalah ratu film termuda yang memulai karir dunia matanya pada umur lima tahun. Dan mulai mendapat penghargaan di usia sepuluh. Pernah terkait dengan kasus berat yang membuatnya di usir dari perusahaan pialang sebelumnya dan di selamatkan oleh K.E entertainment.
Mendapat kontrak eksklusif dan menjadi artis A list yang juga terkenal di seluruh dunia.
Di umurnya yang ke tiga puluh tahun, dia tidak pernah terlibat dengan seorang pria, sampai berita mengatakan bahwa dia adalah wanita yang bengkok atau penyuka sesama jenis.
Tapi, tidak peduli apa. Semua pria justru semakin menyukai dirinya yang sendirian itu. Banyak wanita iri dengan kecantikan dan bakatnya. Banyak raja film juga mengejarnya secara terang-terangan.
Ada banyak fotonya dengan berbagi artis terkenal dan banyak orang mencoba menjodohkan mereka. Sayangnya Cayana tidak tertarik sama sekali dan selalu membuat pernyataan tentang sesuatu jika ada gosip tentangnya dengan seseorang.
Citranya bersih dan memang selalu diselamatkan oleh pihak pemasaran dari perusahaan.
Tidak ada hal buruk yang bisa menganggu reputasinya. Tapi, hari ini di saat semua orang sedang beristirahat dari pekerjaan mereka karena baru pulang kerja. Ada berita yang telah menyebar ke seluruh dunia melalui media internet.
Di gosip itu terdapat foto Cayana dengan berbagai jenis pria yang masuk ke hotel. Bahkan bukti check in juga tertera jelas di sana. Jika orang lebih memperhatikan itu nampak pergi jebakan, hotel mana yang akan menyebarkan privasi seseorang?
Namun, warga internet tidak akan peduli akan hal itu. Mereka hanya suka bergosip dan mengacau kesuksesan orang lain.
__ADS_1
Tentara hitam tentu saja tidak akan diam, mereka terus menyerang dengan kata-kata yang lebih menyakitkan dari yang lain.
"Nona, kami sudah mencoba menekan berita itu. Tapi sepertinya Cayana telah menyinggung seseorang sehingga berita itu terus naik!" Lapor direktur pemasaran pada Delora.
Delora memijat keningnya.
"Terus mencoba!" Ujarnya cepat dan mengusir pria itu untuk keluar dari ruangan.
"Apakah Cayana sudah dihubungi?" Tanya Delora pada sekertaris nya.
"Ya, saat ini dia sudah di pulangkan dari lokasi syuting di kawal oleh pengawal perusahaan."
"Apa kau sudah menyiapkan banyak pengawal di bawah?" Tanya Delora karena dia tahu bahwa penjahat itu juga sedang menyerang perusahaan mereka.
"Ya, sudah ada lebih dari seratus pengawal yang menjaga di bawah! Bahkan para staf yang belum pulang juga tidak di biarkan pergi dari perusahaan!"
"Oke!" Ujar Delora sedikit tenang karena laporan ini.
"Tapi..." Ujar sekretaris itu dengan ragu.
"Ada apa?" Tanya Delora dengan kesal.
"Dan rumah Cayana juga di kepung habis-habisan oleh pembenci. Di bawah ada demo besar-besaran yang mengatakan bahwa pihak kita telah membantu penjahat bersembunyi."
Delora sangat pusing kali ini.
Kasus pelakor ini bukan apa-apa, jelas seseorang sedang menargetkan mereka.
"Dan... Ada artis lainnya yang juga ikut dihitamkan!" Ujar sekertaris itu semakin ciut.
"Ada juga artis yang mencoba menambahkan bahan bakar ke api!" Ujar sekertaris itu melaporkan banyaknya masalah yang sedang terjadi.
Delora mengutuk dengan kesal dan mengingat siapa musuhnya yang begitu jelas ini.
Sedang Toni sangat gembira karena hal ini. Sebelumnya dia tidak bisa tidur karena dia tidak sabar untuk bertemu dengan bos besar yang kaya. Jadi dia menjelajahi internet dan menemukan berita yang mengejutkan. Awalnya Toni juga berpikir itu hanya hal biasa karena hanya membahas topik tentang satu artis saja.
__ADS_1
Tapi, setelah dia terus menonton dan menikmati kesenangan terhadap penderitaan musuh. Dia menemukan bahwa mulai muncul masalah lain yang semuanya merupakan artis dari pialang itu.
Dia terlalu senang dan sangat bersemangat. Akan sangat bagus jika perusahaan itu hancur karena topik kacau ini.
Lion juga melihat berita itu karena dia selalu meminta Geon untuk memperhatikan semua yang berhubungan dengan nona Greens.
Dia melihat bilah kemajuan berita yang semakin tinggi. Hanya dalam hitungan jam, berita itu sudah berada di topik teratas dan terhangat di dunia. Dia sedikit bingung, seharusnya masalah seperti ini sudah ditekan sejak lama.
Dia meninggalkan dokumennya dan mulai mencari berita tentang terkait. Dia mulai mengoperasikan dekstop miliknya untuk mencari tahu dalang dibalik ini semua.
Yang mengejutkannya adalah itu muncul dari perusahaan Carlos. Dia tidak tahu dendam seperti apa yang membuat mereka menyerang secara membabi buta. Dia mengumpulkan semua dokumen yang penting.
Delora sudah merasa gagal dan mati otak, jadi dia menghubungi Kleine dengan segera.
"Kleine ini gawat! Apa kau melihat beritanya?" Tanya Delora dengan panik.
"Ya!" Jawab Kleine dengan santai bahkan sangat tenang. Dia hanya melihat sekilas beberapa menit yang lalu sebelum mendapat telepon.
"Lalu kenapa kau sangat tenang!" Ujar Delora marah.
"Biarkan semuanya keluar dulu, baru menyerang balik di saat musuh sedang merasa bangga."
"Tapi ini sudah sangat kacau, di malam hari mereka masih berjongkok di perusahaan dan menunggu untuk melepas telur busuk!"
"Kau tenang saja dan tenangkan karyawan, lalu evakuasi sebaik mungkin. Aku sudah tahu orangnya, jam makan siang besok pagi adalah waktu pembalasan. Untuk saat ini jangan klarifikasi apapun, biarkan beritanya panas.
Semakin panas semakin baik, mereka hanya tahu bahwa kita berduri sendiri. Tidak tahu jika ini hanya cabang, itu sebabnya mereka berani menyerang dengan gila dan ingin menghancurkan kita.Aku ingin melukai pihak lain. Jadi, biarkan pihak lain bangga dulu dengan pencapaian saat ini."
"Apa itu SandiToni yang melakukan?" Tanya Delora menebak dengan yakin karena musuh mereka hanya ada ini.
"Tidak!"
"Lalu siapa?"
"Rahasia..."
__ADS_1
###
😘