Suami Pilihan Bunda

Suami Pilihan Bunda
BAB 100


__ADS_3

"Stt.. sayang, udah jangan ngomong kayak gitu, kamu gak salah sayang, aku aja yang masih ragu buat meminta hak aku" balas Barra dengan lembut.


"Ragu karena apa?" tanya Jihan.


"Aku takut, aku gak bisa bertanggung jawab setelah mendapatkan hak ku sebagai suami, aneh memang kita sudah bersama enam bulan lebih tapi aku masih takut untuk melakukan hal itu" jelas Barra menunduk.


Jihan menangkup wajah Barra agar bisa melihat wajah tampan suami nya itu, ada sebuah butiran di pelupuk yang sudah bersedia jatuh.


Tapi langsung Jihan usap dengan lembut dan pelan, kemudian tersenyum agar Barra ikut tersenyum.


"Semua butuh proses" cetus Jihan dengan tersenyum tipis.


Barra mengangguk dengan senyum tipis juga. Kedua nya saling berpelukan erat seakan tak lepas lagi hingga Barra ingat akan challenge itu.


"Challenge itu masih lanjut kan yank?" tanya Barra melepas pelukan itu dan tersenyum penuh arti kepada Jihan.


Jihan pun mengangguk sebagai jawaban.


"Hp kamu mana?" tanya Barra membuat Jihan berpikir sejenak lalu tanpa bertanya dia mengambil ponsel nya yang berada di dalam tas slempang yang ada di nakas.


"Emang buat apa?" tanya Jihan setelah ponsel nya berada di tangan Barra, dan kembali duduk di samping Barra yang sibuk memainkan ponsel nya.


"Kamu kalah, kamu nyebut kata yang seharusnya gak di sebut sebanyak dua kali, artinya dua jam hp kamu sama aku" jelas Barra membuat mata Jihan membola.


"Astagaa... baru ingat aku" cicit Jihan menepuk jidat nya pelan.


Lalu mata nya melirik ke jam dinding, terlihat jam menunjukkan pukul setengah 9 yang artinya setengah 11 nanti baru bisa memegang ponsel lagi.


"Emang ngapain sih? dalam hp aku gak ada apa apa" tanya Jihan mendengus pasrah ponsel nya seharian berada di tangan sang suami. Dia bahkan belum sempat mengecek apa ada notip masuk ke ponsel nya seharian.


"Kamu punya game offline, kan di hp ku gak ada punya game offline, semua nya online di hp aku" jawab Barra tanpa menatap Jihan yang nampak mengintip apa kegiatan yang sedang Barra lakukan.

__ADS_1


"Kan bisa di download, punya play store kan? punya kouta kan? penyimpanan masih banyak kan? kenapa gak download aja sih" cerocos Jihan cukup frustasi.


"Males yank," balas Barra acuh.


Jihan pun melongos ke samping dengan bersedikap dada dengan kesal. Barra merasa lelah duduk langsung naik ke ranjang dan bersandar dengan bantal agar punggung nya tidak bungkuk.


"Main apa kamu?" tanya Jihan menatap ke belakang dimana Barra bersandar.


"Worms zone" jawab Barra singkat tapi membuat Jihan langsung berbinar dan merangkak ke atas tubuh Barra dengan pakaian yang masih seperti itu.


Lalu kepala nya dia sedikit di tundukkan agar melewati ponsel yang berada di atas dada bidang Barra yang tertutup kaos.


Dan Grep.


Jihan memeluk pinggang Barra, dan menaruh telinga kiri nya di perut berkotak kotak layak nya rak buku milik Barra.


Karena Jihan memeluk pinggang, tanpa sadar dada Jihan menghimpit Vovo, HHUUAAAA?!!! Barra menahan napas dan meringis karena Jihan sedikit menekan bagian yang kembali tegang setelah tadi berhasil tertidur tanpa di tidurkan.


Tubuh Barra yang kaku membuat Jihan mendongak menatap ke atas dengan tatapan heran. "Kenapa?" tanya Jihan tanpa rasa bersalah.


"Naik" bukan nya menjawab Barra malah mentitah Jihan agar lebih naikan lagi dari posisi tidur nya.


"Naik gimana?" tanya Jihan dalam mode lemot.


"Bangun dulu" intruksi Barra dengan suara serak menahan gejolak dalam diri nya yang kembali bangkit, padahal dia sudah berusaha mati matian tadi menghilang gejolak itu tapi sekarang malah kembali karena ulah Jihan.


Jihan pun menuruti. Duduk di antara dua kaki Barra, dan menatap Barra dengan tatapan bingung sekaligus polos.


"Sini" tangan Barra menepuk kedua paha nya, karena Jihan yang gak mengetahui apapun itu hanya menuruti apa yang Barra katakan.


Kedua tangan Jihan, Barra bawa ke kedua pundak nya dan membuat tubuh Jihan juga ikut tertarik mendekat ke tubuh Barra.

__ADS_1


Entah sengaja atau tiba tiba, Jihan menggerakkan sedikit pinggul nya, membuat Barra mendongak ke atas menahan suara yang akan keluar.


Bukan dosa ngelakuin nya sama bini, malah pahala. Batin Barra dengan penuh keyakinan dan menyakinkan diri nya.


"Kamu kenapa sih? ada cicak kah di atas? mana? gak ada tuh, bohong ih kamu mah" tanya Jihan ikut mendongak menatap langit langit mengira Barra menemukan cicak lalu kembali menunduk menatap Barra dengan tatapan kesal.


Barra menatap Jihan dengan tatapan sulit di artikan. Adegan berikut nya Barra sudah meraup habis tanpa aba aba bibir rasa permen di hadapan nya.


Jihan yang tak siap menerima adegan itu hanya diam. Beberapa detik setelah itu, Luma*an Barra pun akhirnya dibalas oleh Jihan dengan pelan.


Keduanya melakukan adegan itu hingga beberapa detik di beberapa detik itu juga kamar itu terdengar suara ceca*an dari kedua nya, tangan Barra tanpa sadar berada di dada Jihan.


Bibir Barra beralih ke leher mulus milik Jihan dan memberi tanda kepemilikan, yang mana membuat Jihan tak dapat menahan suara desa*an lagi.


Karena suara desa*an Jihan itu membuat Barra semakin semangat, ditambah cuaca yang dingin akibat AC yang telah hidup di kamar itu.


Hingga..,


Tok tok tok


Kegiatan itu terhenti sejenak.。◕‿◕。


HOREEEE!! DAH SERATUS EPISODE AJA UDAH NI NOPEL SPB, HEHE.. MAAP YA GAES NANGGUNG, KASIH UCAPAN SELAMAT LAH MA AUTHOR KARNA DAH BERTAHAN SAMPE EPISODE SERATUS, AUTHOR BELUM PERNAH BERTAHAN SAMPE SERATUS, PERTAMA KALI BIKIN SIH CUMA SAMPE TUJUH PULUH DUA, TAPI SETELAH NYA ENTAH KENAPA PIHAK NT MENOLAK NOPDL YANG BERJUDUL JRENG JRENG PADA KEPO, UDAH GAK ADA SIH NTU NOPEL TAPI INI JUDUL NYA "NIKAH SMA DENGAN SI TROUBLE MAKER" KALO ADA YANG MASIH INGAT SAMA ANNISAH_H, INILAH AUTHOR HEHE.. KEMBALI DENGAN LAPAK YANG BERBEDA DAN PASTINYA NOPEL YANG BERBEDA..


**CUKUP SEKIAN CERAMAH AUTHOR, AUTHOR CUMA MINTA DUKUNGAN DARI KALIAN, SETIDAK NYA LIKE KALO GAK BERI HADIAH BUNGA KEK BUAT AUTHOR, BIAR MAKIN SEMANGAT GITU, KALO BISA VOTE JUGA, AUTHOR GAK MINTA KALIAN BUAT KOMEN TAPI KLO KLIAN PENGEN KOMEN GAK PAPA SIH YANG PENTING KOMENAN NYA BIKIN AUTHOR SEMANGAT BUAT UP BUKAN BIKIN DOWN, OKEE??


CONGRATS!!🥳🥳 FOR JIHAN SAFITHRI KARISMA, BARRA ARRAZI FATHAN, SADIBA ANDINI, AZKAN GANTARA, GRECIA DAGITTIA, DENIS PRADIPTA, ERSA NOOR ILMI, DEWA ADNAN GILBERT, SESSA AULEYA, DIEGO SYAHPUTRA, ARYA ADHINA, BUNDA ALIFAH FATTINDA, AYAH ELAN DWI IRFANA, NENEK ZUNAIRA FATHANA, KAKEK IRFANI MUHAMAD FATHAN, ALM. PAPA GERI UKKAYSA FATHAN, ALMH. MAMA ANNARA SYAKZA, NENDRA PRAMANA, ELLENA PUTRI, REDIVA ASMARA, ADINDA ANASTASYA, PAK SATYA, MPOK ARMINA, DAN MASIH BANYAK LAGI TOKOH LAIN YANG BERADA DALAM BEBERAPA ALUR SEBAGAI PENGISI**.


THANK YOU SO MUCH!!🥳🥳😘🥳🥳


Note: BUKAN ENDING, hehe.

__ADS_1


__ADS_2