Suamiku Bukan Jodohku

Suamiku Bukan Jodohku
bab 100


__ADS_3

Kirana segera mengganti bajunya, lalu keluar dari kamar mandi dengan menaruh baju kotornya ke keranjang.


Kemudian Kirana menghampiri suaminya di tempat tidur dan bersandar di bahu suaminya yang sedang main ponsel.


"Mas, masih cuti 'kan? Enaknya kita kemana ya?" tanya Kirana sambil memeluk suaminya.


"Dek Kirana mau kemana? Apa sekalian kita honeymoon?" tanya Fahiz balik.


"Boleh Mas, tapi kemana?" jawab Kirana.


"Kemanapun akan Mas turuti keinginan Dek Kirana," ucap Fahiz mencium kening Kirana.


"Beneran Mas!" tukas Kirana senang mendengar perkataan suaminya itu.


"Hmmm… Kirana mau ke Bali Mas." kata Kirana.


"Boleh. Besok kita berangkat." ucap Fahiz memenuhi permintaan istrinya.


"Terimakasih Mas."


Lalu keduanya pun tidur siang. Fahiz dan Kirana tidur saling memeluk, Fahiz memahami keadaan istrinya yang lelah akibat ulahnya.


***

__ADS_1


Disisi lain, setelah pulang dari acara pernikahan Kirana kemarin Pak Darman dan Bu Susi pulang sampai malam. Mereka berdua sengaja kencan untuk menikmati masa tua mereka, sebab lama tidak berduaan selama beberapa tahun menikah.


Saat sampai di rumah, ternyata Ilham sudah pulang ke rumah.


"Bapak dan Ibu darimana saja?" tanya Ilham saat duduk di ruang tamu seraya menikmati kopinya.


"Apa yang kalian bawa itu?" tanya Ilham lagi.


Pak Darman dan Bu Susi duduk di hadapan Ilham. Kemudian Ilham melihat souvenir yang dibawa oleh orang tuanya. Ilham begitu kaget saat melihat nama Kirana dan pasangannya.


"Kalian baru saja menghadiri pernikahan Kirana 'kan?" tanya Ilham.


Pak Darman dan Bu Susi saling pandang, kemudian menganggukkan kepala bersamaan.


"Maaf Ham, bukannya Ibu tidak memberitahu. Akan tetapi, Ibu tidak mau kamu merasa sedih dan kecewa saat melihat Kirana menikah lagi." kata Bu Susi mengatakan pada putranya itu.


"Jadi begitu, Ibu sudah tidak peduli lagi dengan perasaan Ilham. Dengan begini Bapak dan Ibu sudah membuat kecewa Ilham." kata Ilham dengan menahan emosinya.


"Bukan begitu Ham! Ibu hanya …" ucapan Bu Susi terpotong saat Ilham mengatakan yang membuat Bu Susi merasa bersalah.


"Sudahlah Bu, ini sudah takdir Ilham. Ilham memang tak sepantasnya untuk tahu pernikahan Kirana. Ilham dan Kirana sudah berpisah dan buat apa peduli lagi, terserah dia mau menikah atau tidak bukan urusanku lagi." cerca Ilham yang langsung berdiri menuju kamarnya dan membanting pintu kamar dengan keras.


Seketika, Pak Darman dan Bu Susi kaget mendengar suara keras tersebut.

__ADS_1


"Pak, bagaimana ini! Ilham kok malah marah saat kita tidak memberitahunya perihal Kirana menikah lagi." cemas Bu Susi terhadap putranya yang dilanda emosi itu.


"Biarkan saja dulu Ilham Bu, biarkan dia sendiri dan menenangkan hatinya yang kacau," ucap Pak Darman agar istrinya tidak perlu khawatir.


"Mungkin Ilham tidak bisa melupakan Kirana setelah berpisah karena keegoisannya sendiri Bu." timpal Pak Darman lagi.


"Bisa jadi Pak, terlihat jelas dengan sikapnya tadi kalau Ilham menyesal berpisah dengan Kirana." sahut Bu Susi yang sedih putranya belum menikah lagi sampai saat ini.


"Ya sudah Bu, yuk istirahat. Bapak sungguh lelah tapi juga bahagia, kita bisa kencan kayak anak muda lagi." ucap Pak Darman seraya tertawa mengingat kencannya tadi bersama istrinya.


"Idih Bapak ini, biarpun kita sudah tidak muda lagi. Jangan mau kalah sama yang muda Pak." ujar Bu Susi dengan tersenyum memeluk suaminya.


"Iya Bu. Yuk ke kamar pijitin Bapak ya!" kata Pak Darman mengajak istrinya istirahat.


"Ayo Pak."


Hai semuanya para readersku, gak nyangka sudah sampai bab 100 loh. Rencana mau sampai bab 100 aja, eh ternyata kisahnya belum kelar juga😂🤭. Nunggu Fahiz junior hadir nih wkwkwkwk.


Jangan lupa like, komen dan hadiah ya.


Selamat Membaca 🤗


Oya author mau promosiin karya author Eveliniq judul My Sexy Bodyguard I Love You. Cerita ini juga gak kalah menarik loh. Jangan lupa mampir ya gaes.

__ADS_1



__ADS_2