Suamiku Bukan Jodohku

Suamiku Bukan Jodohku
bab 81


__ADS_3

Saat sedang menunggu Kirana, Fahiz menghubungi Deni.


"Den, siapkan ruanganku dan menu sarapan pagi yang spesial." perintah Fahiz pada Deni asistennya.


"Untuk apa?" tanya Deni heran akan permintaan Fahiz.


"Sudah laksanakan saja apa yang aku perintahkan! Siapkan segalanya sebelum aku datang. Dalam waktu tiga puluh menit harus sudah siap." tegas Fahiz.


"Oke, baiklah."


Setelah sambungan telepon terputus, Deni segera tahu apa yang di inginkan atasannya itu.


Deni kemudian segera menghubungi office boy untuk menata meja dan kursi di ruangan Fahiz.


Sedangkan Deni segera membeli makanan kesukaan Fahiz ke restoran dekat kantor.


Tak berselang lama, Deni kembali dari restoran dan menyiapkan segalanya untuk Fahiz sebelum datang ke kantor.


***


Kirana telah siap dan akan berpamitan dengan Ibunya.


"Kirana apa gak sarapan dulu? Kenapa kok pagi sekali berangkatnya?" tanya Bu Lastri yang melihat Kirana keluar dari kamar.


"Nanti saja Bu, ini sudah ditunggu Mas Fahiz di ruang tamu!" kata Kirana.


"Oh ada Nak Fahiz di ruang tamu!" ucap Bu Lastri.


Bu Lastri dan Kirana berjalan beriringan menuju ruang tamu dimana Fahiz sendirian.


"Astaga, Maaf Nak Fahiz. Membuat tamu sendirian di ruang tamu." ucap Bu Lastri yang merasa canggung membiarkan tamunya sendirian.


"Tidak apa-apa Bu, ini juga tidak lama. Sebab, saya dan Kirana akan segera berangkat." kata Fahiz.

__ADS_1


Kirana yang berdiri di samping Ibunya hanya tersenyum mendengar penuturan dari Fahiz.


"Gak sarapan dulu kalian?" tanya Bu Lastri menatap Kirana dan Fahiz bergantian.


"Nanti saja Bu, pas perjalanan sarapan di luar." sahut Fahiz menimpali.


"Baiklah, hati-hati dijalan," turur Bu Lastri.


Kirana dan Fahiz segera berpamitan dan mencium tangan Bu Lastri.


"Assallamualaikum,"


"Waallaikumsalam,"


Kirana dan Fahiz masuk ke dalam mobil, lalu Fahiz melajukan kendaraannya membelah jalanan menuju kantor.


Dalam perjalanan, hanya keheningan yang tercipta tanpa ada yang memulai pembicaraan.


Fahiz memberanikan dirinya bertanya pada gadis yang telah membuat hatinya bergetar dan susah tidur setiap hari.


"Boleh Mas, silahkan," ujar Kirana.


"Maaf kalau ini sedikit pribadi! Apa Kirana sudah memiliki pacar?" Fahiz bertanya dengan hati-hati agar tak menyinggung Kirana.


"Belum Mas, memangnya ada apa?" Kirana bertanya langsung tanpa ada yang ditutupi.


"Oh, belum ya? Tidak ada apa-apa kok!" sahut Fahiz sambil tersenyum.


Fahiz bingung sendiri, mau menanyakan apalagi pada Kirana. Bahkan, mobil yang sedang dikendarainya seakan lama sampai di kantor membuat Fahiz sedikit frustasi.


Kirana yang sedang menikmati perjalanannya, kaget mendapat pertanyaan dari Fahiz.


Seakan tahu apa yang dipikirkan Fahiz, Kirana bicara apa adanya namun, untuk perihal dirinya janda nanti saja akan dia ceritakan bila Fahiz bertanya.

__ADS_1


Untuk sementara ini, Kirana akan diam saja dan belum siap untuk berpacaran dulu.


Beberapa saat kemudian, Fahiz dan Kirana sampai di kantor Fahiz. Lalu keduanya turun dari mobil dan berjalan beriringan masuk ke dalam kantor.


Saat masuk ke dalam, bisik-bisik karyawan saat memandang mereka berdua.


Fahiz seolah tak peduli akan tatapan para karyawannya dan menggandeng tangan Kirana menuju ruangannya.


Kirana yang dipandang terus hanya menundukkan kepalanya saja dan pasrah tangannya di gandeng Fahiz.


Deni segera berdiri saat melihat Fahiz datang dengan seorang wanita.


"Selamat pagi Pak," sapa Deni membungkukkan badannya.


"Selamat pagi! Bagaimana, apakah sudah siap semuanya?" tanya Fahiz tersenyum.


"Semuanya sudah beres Pak!" kata Deni dengan mengangkat jempolnya tanda oke.


"Oke, terimakasih."


Kirana dan Deni saling bertatapan dan hanya menundukkan kepala saat menyapa.


Fahiz berjalan masuk ke dalam dan diikuti Kirana dari belakang.


Saat masuk ke dalam, Kirana dibuat tercengang dengan ruangan Fahiz yang sudah berubah menjadi ala restoran mini dekat dengan jendela.


"Ini…"


"Bagaimana? Apakah kamu suka?" tanya Fahiz tersenyum.


Jangan lupa like, komen, vote ya


Sebagai gantinya aku udah dobel up untuk kalian 😘

__ADS_1


Terimakasih yang sudah baca karya recehku.


Selamat Membaca 🤗


__ADS_2