
"Bagaimana hasilnya?" tanya Fahiz saat berada di dalam mobil menuju kantornya.
"Hasilnya akan membuat dirimu terkejut nanti!* ucap Deni saat berada di seberang telepon.
"Baiklah, tunggu aku sampai di kantor." ucap Fahiz yang kemudian mematikan sambungan telepon tanpa menunggu jawaban dari asistennya tersebut.
Beberapa saat kemudian, mobil yang dikendarai Fahiz sampai di kantor. Fahiz lalu memarkirkan kendarannnya dan keluar dari mobil.
Fahiz berjalan masuk kedalam gedung lantai empat tersebut dengan gaya cool. Beberapa karyawan yang melihat tampak menyapa, namun ada juga yang terhipnotis akan ketampanan pimpinannya tersebut.
Fahiz lalu masuk ke dalam lift bersama beberapa karyawan. Di dalam lift hanya keheningan yang tercipta.
Keluar lift, Fahiz segera berjalan masuk ke kantor yang dituju.
"Ikut bersamaku." titah Fahiz saat bertemu asisten pribadinya Deni yang sudah lebih dulu berada di kantor.
"Baik." Deni pun beranjak berdiri dan menyusul Bos nya masuk keruangan dan menutup pintu.
"Ini yang kami minta," kata Deni menyerahkan flashdisk ke Fahiz.
Fahiz mengambil flashdisk dan memasukkannya ke laptop.
"Iniβ¦."
"Benar. Kirana sudah menikah, namun info yang kudapat Kirana sudah bercerai dengan suaminya karena berselingkuh. Info dari beberapa tetangga dan juga karyawannya mengatakan hal tersebut.
__ADS_1
Fahiz sempat terkejut, saat mendapat info bahwa Kirana sudah menikah dan kini sudah bercerai. Selama ini, dirinya salah mengira kalau Kirana adalah sorang gadis. Akan tetapi dugaannya salah.
Kini, Fahiz benar-benar merasa dilema dan bimbang antara perkataan mamanya atau memilih Kirana yang berstatus janda.
"Terimakasih Deni, kerja yang bagus. Nanti aku kirim ke rekeningmu sebagai bonus." kata Fahiz.
"Terimakasih Bos. Jangan sungkan-sungkan memberiku perintah lagi nanti." ucapnya dengan senyum yang mengembang.
Fahiz segera menatap tajam Deni, saat asistennya tersebut sangat menyebalkan mengetahui mendapat bonus secara cuma-cuma.
"Baiklah, saya permisi kembali bekerja Bos," ucap Deni yang berlalu dari hadapan Fahiz dan melanjutkan pekerjaannya yang tertunda.
"Hmmmm."
Sepeninggal Deni dari ruangannya. Fahis berdiri di dekat jendela dengan memandang suasana kota yang ramai. Pikirannya berkelana tentang kapan menikah, ditambah Kirana yang telah mulai memasuki kehidupannya, membuat Fahiz harus membicarakan hal ini kepada kedua orang tuanya.
"Apa yang harus aku lakukan?" tanyanya pada diri sendiri.
Kemudian, Fahiz mencari nomor kontak Kirana dan ingin menghubunginya. Namun, diurungkan saat ingin menekan tombol dial warna hijau.
Fahiz terdiam lagi, tetapi kini mencoba mengirim pesan pada Kirana saja.
π©"Selamat pagi Kirana,"
π©"Apa kabarmu?"
__ADS_1
Kirana yang sedang melayani pembeli, hanya melirik sekilas pesan masuk di ponselnya dan Kirana tak ingin membuka ponsel saat masih sibuk bekerja.
Selesai melayani pembeli, Kirana duduk di kursi kasir dan meraih ponselnya. Lalu, Kirana membuka pesan tersebut dan hanya nomor asing yang tertera.
Kirana tak mengenal nomor tersebut dan hanya membaca tanpa membalas pesan itu.
Fahiz, menunggu balasan dari Kirana. Namun, yang terjadi Kirana hanya membaca dan tak membalas pesannya.
"Wanita yang menarik." ucapnya seraya tersenyum tipis.
"Baiklah. Pesanku tak dibalas. Mungkin aku harus bekerja keras mendekatimu Kirana." ucap Fahiz berjalan menuju kursi kebesarannya.
"Untuk saat ini, aku benar-benar ingin mengetahui karakter dan mengenalmu. Kelihatannya menarik dan seru." kata Fahiz seraya membayangkan bagaimana jika dirinya mendekati Kirana nanti.
Tak ingin terus berlarut memikirkan Kirana. Kemudian, Fahiz segera membuka laptop dan menandatangi berkas-berkas laporan hasil keuangan dan hal lainnya agar cepat selesai dan pulang ke rumah.
*****
Maaf ya, baru update sekarang. Maaf juga bila kata-katanya kurang pas. Bila ada typo, kasih tau di komen yak. Kasih saran dan krisan ya kalau bisa.π
Author sibuk kegiatan real, kegiatan wisuda anak lulus sekolah dan juga pendaftaran sekolah ke SMP.
Untuk saat ini hanya bisa up 1 bab saja. Insyaallah bulan depan akan teratur up nya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiah yaπ agar author tetap semangat berkarya.
__ADS_1
Selamat Membaca π€