
Sesampainya di rumah, ternyata suaminya belum pulang. Kirana segera mandi membersihkan badannya yang lengket karena seharian bekerja.
Untuk Bu Ira, segera berpamitan kepada Kirana dan pulang ke rumah.
Semenjak Kirana bekerja, Ilham sering pulang terlambat dan kadang pulang saat malam hari. Ini membuat hubungan keduanya menjadi dingin. Namun, mereka belum menyadari semua itu.
Selesai mandi, Kirana segera memasak untuk makan malam mereka berdua. Setelah selesai memasak, Kirana menonton televisi sambil menunggu Ilham pulang.
Setengah jam kemudian, Ilham sampai di rumah. "Assalamualaikum," sapa Ilham saat masuk ke dalam rumah.
"Waallaikumsalam," balas Kirana.
Kirana berdiri dan mencium tangan Ilham, lalu mengambil tas yang menempel di bahu suaminya.
"Kok, baru pulang Mas?" tanya Kirana.
"Iya, dek akhir-akhir ini banyak pekerjaan dan lembur." ujar Ilham seraya duduk bersandar di kursi.
Kemudian, Kirana segera ke dapur membuatkan minuman kopi untuk Ilham. Setelah selesai, Kirana membawa minuman tersebut dan meletakkan di meja.
"Mas, mandi dulu!" kata Ilham sambil beranjak dan berlalu dari hadapan Kirana.
Kirana melihat punggung suaminya yang berlalu begitu saja, tanpa ada senyuman dan keceriaan seperti dulu saat awal pernikahan mereka.
__ADS_1
Namun, Kirana berusaha menepis pikiran buruknya dan duduk kembali menonton televisi.
Selesai mandi, Ilham terlihat lebih segar dan wangi. Keluar kamar, Ilham segera duduk disamping Kirana dan menanyakan apa saja yang sudah dikerjakan hari ini.
"Bagaimana, dek, kerjaan kamu hari ini? Apakah sulit dengan hasil laporannya!" tanya Ilham seraya meminum kopi.
"Alhamdulillah, kerjaan aku baik, Mas dan tidak ada kendala sama sekali. Ini semua berkat Bu Ira yang membantuku selama ini." ujar Kirana.
"Baguslah, tetap semangat dan bekerja dengan baik disini." ucap Ilham memberi semangat.
Tak terasa, hari sudah malam. Malam pun segera menyapa dua insan yang sudah menikah hampir setahun itu.
"Tidur, yuk, Mas! Aku ngantuk banget. Besok, pagi-pagi sekali harus bangun pagi." ucap Kirana seraya menguap karena lelah bekerja.
Sebelum masuk ke dalam kamar, Kirana ingin mencuci tangan dan kakinya sebelum tidur. Begitu pula Ilham.
Ilham segera merebahkan tubuhnya sambil bermain ponsel, sedangkan Kirana membuka lemari dan mengambil baju tidur kesukaannya baju baby dol.
Saat sedang asik bermain ponsel, Ilham melirik dan menelan salivanya saat Kirana mengganti baju di depan lemari pakaian.
Membuat tongkat sakti Ilham seketika berdiri ingin menerjang musuh yang ada dihadapannya.
Selesai mengganti baju, Kirana segera tidur di samping suaminya. Ilham yang sedang bermain ponsel, meletakkan ponsel di atas nakas dan langsung menerjang Kirana dengan tak sabar akibat kerinduannya pada istrinya yang sibuk bekerja.
__ADS_1
Ilham mencium bibir ranum Kirana dengan rakus. Perlahan tapi pasti, Ilham melepas pagutannya dan melepas pakaian Kirana satu per satu begitu juga Ilham yang kini sudah tak memakai sehelai benang pun.
Setelah keduanya tanpa sehelai pakaian, Ilham kembali mencium bibir ranum Kirana lalu beralih ke leher jenjang istrinya dan mencetak sebuah tanda kepemilikan di sana beberapa kali.
Kirana menggigit bibirnya, menahan des*han agar tidak terdengar dari luar. Sebab, rumah mereka bersebelahan dengan tetangga yang begitu dekat jaraknya.
Tangan Ilham beralih memegang dua bukit kenyal yang menjadi candunya setiap saat. Kirana merem*s rambut Ilham saat bibir itu menyesap dua bukit kenyal itu bergantian.
Des*han Kirana tak bisa ditahan lagi. Suara Kirana yang menggoda mampu membuat Ilham makin menggebu-gebu.
Posisi Ilham yang menindih Kirana, sudah siap dengan tongkat sakti yang sudah berdiri sempurna sejak awal. Ilham segera memasukkan tongkat saktinya saat melihat segitiga milik Kirana.
Permainan panas pun berlanjut dengan sangat menguras tenaga dan peluh di mana-mana. Pelepasan di antara keduanya sangat membuat Ilham dan Kirana lemas seketika.
Ilham dan Kirana segera menarik selimut dan memeluk satu sama lainnya, lalu mencium kening dan wajah Kirana.
Kini, Ilham dan Kirana segera terlelap tidur dengan senyuman yang menghiasi bibir keduanya.
***
Jangan lupa like, komen,hadiah dan vote ya di novel recehanku ini..🤗
Maaf bila selama membuat cerita ini agak membingungkan..tetapi aku berusaha sebaik mungkin untuk membuat cerita ini lebih baik.
__ADS_1
Untuk kalian yang sudah mampir di novel recehanku. Terimakasih sudah memberi dukungannya.😘