Sugar Daddy

Sugar Daddy
#Hilang#


__ADS_3

Aditya, pergi ia merutuki kebodohan, selama ini dia telah menyia-nyiakan perjuangan nya untuk mendapatkan cinta soraya harus terhenti karena sebuah kehilangan, bahkan secara tidak sadar Aditya telah bersikap egois karena telah menyakiti hati soraya secara tidak langsung.


malam ini Aditya, berada di club malam ia tengah mabuk-mabukan saat ini, Aditya mengoceh di ruang VVIP tersebut saat ini sambil menangis di satu sisi ia menginginkan kehadiran seorang anak, dan di sisi lain ada wanita yang telah ia tipu dengan embel-embel cinta dan akhirnya dia jatuh cinta beneran tapi sayang semua sudah berakhir saat ini soraya telah membenci nya.


soraya sedang terlelap hingga, tidak sadar bahwa ada seseorang yang sedang duduk bersilang kaki dan memperhatikan nya.


"soraya, aku akan membawamu pergi dari kesedihan ini" ucap pria itu yang tak lain adalah pria yang memberikan saputangan saat soraya tengah menangis di taman.


"flashback on"


pria tampan dan gagah itu adalah Edward, seorang pria, yang pernah soraya selamat kan secara tidak sengaja, Edward adalah pengusaha sukses asal Amerika, yang telah lama menetap di Bali, saat itu soraya seddang berlibur bersama dengan teman-tema nya di Bali saat ayah nya memberikan tiket liburan secara diam-diam, pada nya untuk lima orang.


di sana di sebuah kafe, soraya tengah menikmati malam bersama dengan empat teman nya, termasuk Mindy soraya yang sedang melakukan permainan dengan teman nya truth or dare.tiba-tiba teman nya,menantang dia untuk naik keatas panggung dan tanpa sengaja ia menyenggol gelas samping meja yang ternyata gelas itu berisi racun yang di satu kan dengan Wine saat itu.


saat gels terjatuh tiba-tiba minuman itu mengeluarkan busa yang mengejutkan, saat tersentuh kulit pasti akan melepuh seperti air keras.


sekilas tidak ada yang tampak mencurigakan dari minuman tersebut tapi setelah tumpah,baru ketahuan bahwa minuman itu telah di racuni, dan saat itu juga Edward langsung, melihat kearah pelayanan yang tiba-tiba pergi setelah minuman itu tumpah, pelayan itu tampak panik.


Edward, bahkan menghentikan aksi pencarian nya, sejenak saat mendengar suara indah itu mengalun merdu.


"siapa nama Gadis itu, cari tau semua informasi tentang nya" ucap Edward.


setelah selesai bernyanyi mereka pun pergi ke hotel tempat mereka menginap saat ini,ini adalah hari ulang tahun soraya, malam ini soraya tidak tidur karena dia biasanya sedang berdo'a dalam kamar nya untuk ulang' tahun nya saat ini.


soraya pun keluar dari hotel ia sendiri benar-benar sendirian, saat ini dia tengah terduduk di tepi pantai, iya menangis sendirian.


"Bunda,kini usia ku sudah sembilan belas tahun, tepat di malam ini, tapi aku tidak butuh apa pun aku hanya butuh pelukan ayah dan Bunda" ujar soraya sambil menangis.


Edward, yang tadinya ingin berterimakasih kini tengah mengurungkan niatnya, untuk berterimakasih, Edward bahkan merasa iba pada keadaan Gadis itu tapi dia hanya bisa menatap nya dari jauh.


ke esokan hari nya setelah sarapan pagi, mereka memutuskan untuk, berbelanja,di tempat pertama yang pertama mereka kunjungi,yaitu sebuah lokasi.yang sangat nyaman itu adalah resort, ternyaman yang pernah ada, entah siapa pemiliknya.


mereka bahkan bisa masuk dengan bebas ketempat itu, saat itu, karena Edward menyuruh penjaga di sana membiarkan mereka masuk untuk segera berfoto bersama.


dengan beberapa pose yang mengegemaskan soraya berpose dengan lincah nya seperti model profesional.


bahkan, Edward pun mengambil beberapa pose cantik, dari tubuh soraya saat itu.


"flashback off"


soraya perlahan membuka mata ia kaget tiba-tiba saja ada pria itu lagi,di hadapan nya itu.


"kau siapa dan mau apa datang kemari"tanya soraya.


"aku, adalah Edward, pria yang kau selamat kan dari racun saat itu, aku akan membalas Budi baikmu saat ini aku tau kamu sangat kecewa saat ini, dengan seseorang yang menganggap mu sebagai boneka nya untuk mendapatkan keturunan, dari mu" ucap Edward.


"kau tahu dari mana"ucap soraya.


"itu hal mudah sekarang kau tinggal memilih ikut dengan ku dan hidup mu terjamin atau kau memilih tinggal di sini dengan bayang-bayang, yang katanya suami mu" ucap edwR tegas.


"baiklah-baiklah, aku akan ikut dengan mu" ucap soraya, dan Mindy saat itu datang ia heran siapa pria yang kini tengah duduk bersama dengan soraya.


"soraya, bagaimana keadaan mu hmm?"tanya Mindy.


"lumayan baik Mindy" ucap soraya.

__ADS_1


"Oya kenalkan ini Edward!"ucap soraya lagi.


"Edward,,,,"ucap nya


"Mindy teman soraya"


terjadi keheningan setelah itu, tapi tidak lama Edward memulai kembali pembicaraan nya, soraya hanya diam mendengarkan dan Mindy tidak memahami yang Edward katakan.


Edward pun pamit keluar setelah menyuruh soraya bersiap karena malam ini juga Edward akan membawa soraya pergi.


soraya tidak mau ambil pusing, dengan menjelaskan pada Mindy kalo mulai saat ini soraya akan mengurus segala keperluan nya untuk bekerja dengan Edward, sebetar lagi, dan Mindy yang masih tidak ngeuh karena kagetnya soraya akan pergi, jauh tanpa nya saat ini.


"Mindy jangan bengong, aku tidak akan pernah melupakan mu kamu bisa datang mengunjungi ku ketika, libur nanti lagian aku juga tidak pergi jauh kok,hanya ingin mencari ketenangan dia adalah bos tempat ku bekerja nanti" ucap soraya berbohong Jujur saja dia bingung harus menjawab apa tentang hubungan nya dengan Edward, saat ini, dia juga baru bertemu dengan nya.


soraya memutuskan untuk pergi dengan Edward karena luka akibat penipuan yang dilakukan pria yang di cintai nya saat ini, bahkan soraya sudah tidak percaya lagi dengan yang namanya cinta.


Aditya, pulang dari club'malam saat ini dia sedang di rumah soraya, dia menyesal melakukan itu pada perempuan sebaik soraya bahkan soraya sudah menerima nya, tanpa meminta apapun dari nya bahkan uang yang dia berikan pun selalu di tolaknya, dan selama ini dia sudah berusaha untuk menjaga kandungan nya, Aditya yang egois kini tengah tertidur di bawah pengaruh alkohol.


tiba-tiba ada seseorang yang mengirim kan pesan pada soraya, menyuruh nya jangan pulang kerumah saat ini karena Aditya sedang berada di rumah nya.


soraya pun menurut dia hanya diam menunggu lagian dokter Naya belum mengijinkan nya untuk pulang karena jujur kondisi nya masih sangat lemah.


pagi hari ketika matahari terbit dari celah gorden rumah sakit, soraya mengerejap kan mata nya, saat itu soraya kaget dengan adanya Aditya yang sudah rapi kini sedang menggenggam tangan nya, soraya memalingkan pandangannya.


"Hanny, maaf kan,atas ucapan ku yang kemarin, aku tidak bermaksud melukai perasaan mu, aku hanya tidak bisa menahan kesedihan ku, untuk kehilangan anak kita, bahkan aku tidak sadar dengan yang ku ucapkan kemarin, aku tau aku salah, tapi Hanny aku menyesali semua perkataan ku,maukah kamu memaafkan khilaf ku, aku janji mulai saat ini, aku akan lebih memprioritaskan kamu" ucap Aditya.


"mas, aku sudah memaafkan kamu, tapi kita tidak bisa bersama lagi, aku akan pergi jauh dari kehidupan mu agar kau bisa hidup damai dengan keluarga mu,cari lah istri yang benar-benar, mommy mu setuju kau menikah dengan nya, aku menyerah" ucap soraya yang kini langsung membelakangi Aditya, soraya menangis, tanpa suara jujur saja hati nya sakit bicara begitu dengan Aditya tapi ia harus melakukan itu.


"tidak Hanny, sampai kapan pun aku tidak akan pernah melepaskan mu, kamu tau, aku sangat mencintaimu dan sampai kapan pun aku tak akan pernah melepaskan mu, dan tidak akan kubiarkan kau pergi jauh sampai ujung dunia pun aku akan mencari mu dan aku membawamu pergi" ucap Aditya.


"kau menginginkan aku untuk mati soraya baik'lah pergi lah jika memang itu yang kamu inginkan" ucap Aditya yang langsung menusuk jantung soraya.


"mas, aku tidak ingin kau mati, aku pergi demi kebaikan mu lama kau akan terbiasa tanpa aku dan di saat itu, kamu juga akan mendapatkan pengganti ku" ucap soraya lirih.


"tatap, aku soraya, bicara langsung di hadapan ku, apa kau rela jika semua itu terjadi pada ku kau rela jika kelak saat aku melupakan mu aku menikah dengan orang lain, atau mungkin wanita yang kau kenal selama ini, jawab aku" ucap Aditya meng guncang tubuh soraya.


"mas, aku ikhlas" ucap soraya.


"aku pastikan kamu akan menyesal soraya jika kamu berani meninggalkan aku, aku akan pergi ke luar negeri untuk beberapa waktu untuk mengurus bisnis ku di sana ingat kamu harus menunggu ku, sampai aku memutuskan untuk keputusan selanjutnya" ucap Aditya yang kini mencium bibir soraya sedikit rakus jujur soraya tidak bisa menolak.


"aku harap setelah aku kembali pikiran mu, sudah lebih jernih" ucap Aditya sambil memeluk dan mencium puncak kepala soraya.


"maaf kan aku mas,ini mungkin pertemuan kita yang terakhir" batin soraya.


🌹💖💖💖🌹


Amerika,satu tahun kemudian,ini adalah paska sarjana, seorang wanita cantik, tengah meng gunakan kebaya khas Indonesia yang khusus di rancang nya, sebelum kelulusan itu tiba, dia sedang berdiri di depan cermin besar yang tersedia di kamar mewah tersebut.


ya, dia adalah soraya Wijaya, karena hari ini adalah hari kelulusan atau wisuda, dia berdandan cantik, dan sangat elegan dengan hanya menggunakan riasan wajah natural, dia menuruni tangga di sana sudah ada Edward dan beberapa asisten nya tengah duduk menunggu soraya di meja makan.


"waw... Hanny kamu sungguh sangat cantik" ucap Edward.


"kau berlebihan,mas..." jawab soraya.


"tapi aku suka" ucap Edward Sambil mengecup bibir soraya.

__ADS_1


ya, Edward adalah,suami dari soraya saat ini, pernikahan nya baru menginjak usia tiga bulan, saat soraya resmi bercerai dua bulan setelah kepergian nya.


Aditya, membuktikan, perkataan nya, dia menikah dengan, Mindy sahabat nya sendiri saat ini, setelah di ketahui bahwa sebelum nya mereka sudah berhubungan di belakang soraya saat soraya pergi, dari Indonesia, sakit ya itu sudah pasti soraya rasakan bagaimana pun Mindy adalah sahabat terdekat nya selama ini.


tapi soraya tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan, pasalnya ada seseorang yang selalu menunggu nya selama ini, dia bahkan sudah mendapatkan, segala hal dari nya rumah mewah apartemen yang khusus dia rancang sendiri oleh Edward, khusus untuk wanita yang dia cintai selama ini.


soraya, mendapatkan kenyamanan dari Edward terlebih lagi mertua nya sangat menyayangi nya, dan menerima soraya dengan lapang dada, Edward memang sangat kaya tapi ia tidak pernah memamerkan semua yang di milikinya, selama ini, Edward sudah seperti kakak, sahabat bahkan melindungi nya melebihi ayah nya sendiri.


itulah kenapa soraya memutuskan, untuk menikahi sugar Daddy nya setelah ia mengikhlaskan cinta nya pergi bersama dengan sahabat nya.


Edward, tidak menuntut cinta dari soraya karena Edward tau tidak mungkin semudah itu bisa jatuh cinta lagi apa lagi setelah mendapat pengkhianatan dari sahabat nya sendiri,ya Mindy diam-diam telah jatuh cinta pada Aditya, dan selama hubungan nya dengan soraya tidak baik-baik saja,tak jarang Mindy mendekati Aditya di belakang soraya, seperti malam dimana Aditya mabuk di club malam sebelum mengantar nya pulang Mindy membawanya ke mobilnya dan di saat Aditya tak sadarkan diri ia menjamah tubuh Aditya.


Mindy tidak sepolos yang terlihat, bahkan ia sering gonta-ganti pacar tanpa sepengetahuan soraya, karena di depan soraya dia bisa berubah menjadi gadis polos.tanpa dosa maka saat soraya memutuskan untuk pergi Mindy bersorak gembira dalam hati nya, tapi dia tidak pernah tahu karma berlaku untuk nya saat ini Aditya, bahkan lebih sering menghabiskan malam nya dengan bergonta-ganti wanita, dia melakukan itu seperti halnya ganti baju.


acara wisuda, pun telah di mulai, Edward Duduk menunggu di depan podium soraya menyanyikan sebuah lagu sebagai tanda perpisahan untuk sahabat nya selama kuliah, semua orang terhayut dalam lagu sedih yang di bawakan oleh soraya, bahkan soraya sendiri pun menitikkan air mata nya,terkenang di saat-saat,ia bersama dengan Mindy dulu kuliah atau jalan bersama, dan saat ini dia bukan hanya berpisah ruang dan waktu tapi mereka benar-benar berpisah dari persahabatan mereka.


setelah acara selesai, Edward memberikan buket mawar merah yang besar berisi sembilan ratus sembilan puluh sembilan bunga,bukek yang sangat besar soraya sangat bahagia ia memeluk dan mencium bibir Edward begitu mesra, keduanya tidak menghiraukan dimana mereka sedang berada saat ini.


jangan lupakan ini adalah malam pertama mereka, nanti malam sesuai perjanjian Edward akan meminta haknya, setelah acara wisuda.


sungguh pria yang sangat bertanggung jawab dengan segala ucapan dan tindakan nya itu lah kenapa soraya menyukai laki-laki yang satu ini, walaupun tidak ada cinta di hati nya, saat ini.


malam pun tiba seperti yang di janjikan saat ini oleh soraya, Edward telah menyiapkan kamar mewah bertabur bunga mawar,merah dari depan pintu kamar hingga atas ranjang dan juga bathtub semua di taburi kelompok mawar.


"sayang, apa kau sudah siap" ucap Edward, yang di jawab anggukan kepala oleh soraya saat ini.


Edward pun menggendong soraya meletakkan nya di atas ranjang setelah mereka berdua membersihkan diri terlebih dahulu dan kini soraya sudah menggunakan lingerie seksi banget pake banget hingga Edward menelan Saliva nya, Edward yang masih menggunakan bathroob,kini dia langsung membuka nya, soraya menelan Saliva nya dengan susah payah.


betapa tidak selama satu tahun bersama dengan, nya Edward tidak pernah sekalipun memamerkan tubuh atletisnya, dia adalah pria dengan sopan santun yang tinggi dan sifat tegasnya, tidak pernah menyombongkan apa pun yang dia miliki selama ini.


pergulatan panas pun di mulai, kecupan demi kecupan,saling bertautan, jujur ini bukan yang pertama buat mereka, karena sebelumnya Edward sudah pernah menikah walau pun pernikahan nya berujung penghianatan.


Edward, adalah pria yang baik dan penuh hormat walau pun dia seorang bule tapi dia lama di besarkan di lingkungan, yang menjunjung tinggi, nilai-nilai kebaikan, Edward memperlakukan wanita seperti layaknya cinta pertama nya yaitu ibunya.


soraya mungkin ini adalah kali kedua, dalam pernikahan nya, tapi dengan perlakuan lembut dari Edward yang saat ini dia dapat kan, soraya begitu gairah mereka begitu membuncah terdengar suara merdu di seluruh ruangan, saat ini Edward sangat merasa di manjakan oleh organ inti soraya yang masih terasa seperti Gadis.


Edward pun memanggil nama soraya di akhir pelepasan nya setelah berkali-kali mengulang kembali kegiatan panas tersebut tapi soraya masih sangat memabukkan Edward mengecup setiap inci tubuh soraya sebelum ia berbaring dan memeluk, tubuh istrinya yang kini sudah menjadi miliknya seutuhnya.


Edward berjanji dalam hati nya akan melakukan apa pun untuk mendapatkan cinta dari istrinya itu.


"I love you so much, Hanny muachhhh" ucap Edward.


"thanks, Hanny" jawab soraya.


"dia tidak membalas lebih ucapan Edward karena dia tidak ingin terburu-buru dia masih butuh waktu untuk berpikir, apa perasaan nya sudah tumbuh atau belum saat ini.


"tidur lah Hanny ini sudah hampir pagi kamu pasti sangat lelah" ujar Edward.


"tidak masalah mas semua sudah jadi kewajiban ku sebagai istri mu"ucap soraya lembut, Edward sangat bahagia mendengar kan hal itu.


waktu pun berlalu, kini adalah satu bulan setelah mereka melakukan hubungan suami istri, soraya di nyatakan hamil dengan usia kehamilan menginjak dua Minggu, dan itu adalah kabar gembira bagi Edward dan juga kedua orang tua nya,calon pewaris tahta kini telah menampakkan kehadiran nya.


Edward begitu memanjakan istri nya di sela ngidam yang sangat kepayahan soraya bersyukur kedua mertua nya sangat pengertian dan, saat Edward tidak ada di rumah mereka lah yang membantu soraya untuk memenuhi asupan gizi, bagi soraya dan bayi nya kebetulan kedua nya pandai memasak hingga pelayan rumah di buat menganggur saat ini mereka ingin sekali, membuat menantunya bahagia apa lagi setelah dokter menyatakan bahwa soraya mengaduh anak kembar tiga setelah empat bulan kehamilan nya, Edward semakin bahagia.


berbeda, dengan Aditya yang tidak mendapatkan anak dari kedua wanita nya karena rahim mereka berdua bermasalah.

__ADS_1


Aditya benar-benar kehilangan sosok wanita yang amat di cintai nya, yang menghilang hingga saat ini.


__ADS_2