
Aditya, pulang karena orang kepercayaan bilang Edward ada di rumah soraya saat ini Aditya tengah di perjalanan pulang.
sesampainya di rumah, Aditya langsung bergegas masuk, namun Edward sudah tidak ada di rumah lagi saat ini, Edward sudah pergi saat Aditya sebelum datang.
di lihat nya soraya kini sedang terduduk di lantai sambil terisak karena dia terlalu sakit hati Aditya langsung mengangkat tubuh soraya ke pangkuan nya, saat ini Aditya pun duduk di sofa sambil memangku soraya dia mencium puncak kepala istrinya itu sambil memeluk nya erat dan mengelus punggung nya.
"sayang, aku mohon jangan seperti ini, aku tidak mau kamu terlalu bersedih jangan khawatir nanti kita juga akan segera punya anak lagi jadi kamu tidak akan kesepian" ucap Aditya sambil mencium bibir soraya.
Aditya pun terus menghibur istrinya itu, hingga soraya bisa kembali tersenyum Aditya merasa sedikit lega untuk urusan itu dia akan mencari solusi agar soraya bisa kembali bahagia.
"Hanny, bagaimana kalau kita pergi berbulan madu?" ucap Aditya.
"aku terserah kamu saja Sayang memang nya tidak sibuk di kantor" ucap soraya.
"kesibukan itu tidak akan pernah berakhir selagi kita hidup tapi aku berusaha untuk meluangkan waktu demi kita berdua,negara mana yang ingin kamu tuju untuk kita berbulan madu" ucap Aditya.
"tidak usah jauh-jauh ke Bali saja sudah cukup " ucap soraya.
"baiklah sayang besok kita pergi ke sana" ucap Aditya.
mereka pun akhirnya, menghentikan aktivitas nya saat ini, setelah mandi bersama mereka langsung bersantai di terasa samping taman rumah nya sambil sesekali bercanda tawa berdua soraya saat ini merasa bahagia karena seoraya memiliki suami yang begitu perhatian dengan cinta sejati nya.
tapi bukan berarti Edward tidak pernah perhatian justru Edward, berlebihan tapi di akhir sangat menyakitkan .
Aditya tidak pernah membohongi soraya dia bahkan berani memberikan seluruh tabung, nya pada soraya saat soraya belum dia nikah dulu, saking cintanya, tapi Edward biarpun dia memberikan uang bulanan yang banyak tapi soraya tidak pernah tau kekayaan Edward sedari dulu.
soraya memang bukan tipe wanita matre jadi dia tidak pernah perduli dengan harta suaminya.
"sayang, aku heran kamu ko... tidak pernah menggunakan kartu yang aku berikan Hanny ada apa hemm" ucap Aditya.
"aku belum butuh sayang lagian untuk apa aku tidak suka shopping" ucap soraya.
"tapi Hanny, kamu kan wanita biasanya aku sering melihat mereka shopping atau ke salon atau pun belanja online" ucap soraya.
"Hanny, aku belum butuh tapi kalau aku butuh pasti aku gunakan" ucap soraya
Aditya begitu kagum, istrinya sedary dulu tidak pernah menuntut apa pun dari nya bahkan soraya tidak pernah menginginkan rumah Atau apa pun.
"sayang, bagaimana kalau kita pindah rumah saja Sayang aku sudah membangun rumah untukmu"ucap Aditya
"lihat nanti saja Hanny, aku hanya ingin berlibur saja dengan mu saat ini" ucap soraya.
malam pun tiba Aditya dan soraya kini tengah memeluk istrinya itu.
mimpi indah mereka berakhir saat pagi hari, Aditya,kini sudah bangun dan membasuh muka dan menggosok gigi, setelah itu dia masuk ke ruang fitness, yang ada di samping kolam renang.
soraya, pun bangun dan membersihkan diri lalu bergegas membuat sarapan untuk mereka berdua saat ini, iya buat susu dan juga roti isi daging, untuk sarapan pagi mereka setelah itu soraya langsung bergegas menuju lantai atas untuk menyiapkan, barang bawaan nya seperti baju dan yang lain nya kedalam koper saat ini ada dua koper satu koper besar miliknya dan satu lagi koper sedang milik Aditya secara wanita dan pria ke butuhan nya pun berbeda-beda.
hingga Aditya selesai berolahraga soraya pun selesai Peking barang nya kedalam koper
"sayang buruan mandi, hari ini kita berangkat apa ada lagi barang yang kamu butuhkan laptop misalnya" tanya soraya.
"jangan bawa pekerjaan sayang aku hanya ingin benar-benar waktu untuk kita berdua" ucap Aditya.
"baik lah sayang"ucap soraya.
__ADS_1
"aku mandi dulu Hanny, tunggu aku ya muachh"ucap Aditya.
Aditya pun, masuk ke kamar nya dan langsung pergi mandi, saat ini dan soraya nelpon asisten nya untuk memberitahu agar dia menghendel urusan pekerjaan nya, karena soraya akan, pergi selama dua Minggu saat ini juga .
Aditya pun sudah rapi dengan stelan jins T-shirt dan jaket kulit nya gaya nya benar-benar cool saat ini, soraya pun menatap terpana.
"Hanny, kamu suka gak aku pakai pakaian seperti ini?"tanya Aditya.
"suka sekali sayang, kamu lebih tampan saat ini, muachh" soraya pun mencium bibir Aditya dan Aditya membalas nya mereka bercumbu sebelum sarapan pagi di mulai tidak lama setelah itu mereka langsung sarapan pagi Sambil sesekali saling melirik saat ini mereka berdua melebihi rasa orang pacaran.
setengah jam kemudian, Aditya mereka pun berangkat dengan pesawat pribadi milik Aditya saat ini.
sesampainya di Bandara Ngurah Rai Bali, mereka langsung bergegas menuju pantai Kuta, yang sangat indah dengan pemandangan sunset, yang indah.
sampai lah dia di resort, yang sudah di pesan sebelum nya, saat itu kini mereka tengah beristirahat,di atas ranjang mewah nan empuk juga ruangan terbuka menyatu dengan alam, yang begitu sejuk, konsep yang sangat perfek
"Hanny, istirahat lah nanti Sore kita akan jalan ke pantai menikmati sunset di sana" ucap Aditya.
mereka pun terlelap saat ini dengan posisi berpelukan, sementara itu Edward yang kini sedang berada di rumah nya di Bali dia di beritahukan oleh anak buah nya, bahwa soraya juga sedang berbulan madu di sana Edward mengepalkan tangannya.
ada,rasa sakit yang Edward rasakan saat ini, betapa tidak soraya adalah wanita yang dia cintai sedari dulu walaupun dia tidak bisa melepaskan Lauren.
Lauren yang datang dengan ketiga anak soraya saat ini, berencana untuk berlibur, dan sore hari nya mereka juga berencana untuk pergi ke pantai bareng sama Edward untuk membawa ketiga anaknya bermain pasir.
Sore hari pun tiba, mereka berlima pun pergi ke pantai saat ini bersama dengan Aditya dan soraya, sama-sama berada di pantai itu.
soraya, yang bertemu dengan ketiga anaknya yang sedang bermain istana pasir saat ini, dia langsung berlari dan menghambur memeluk ketiga anaknya itu, soraya menangis sejadinya dan Aditya yang melihat h, itu langsung mendekat, ketiga anaknya saat ini pun menangis biarpun mereka berpisah dengan ibunya saat usia dua tahun tapi ingatan mereka akan mommy nya tidak pernah hilang, mereka pun menangis sesenggukan.
"Edward, aku minta kali ini saja izin kan istri ku bersama dengan ketiga anaknya, aku janji dia akan kembali ke padamu kali ini saja, selama satu Minggu di sini biar kan mereka bersama kami" ucap Aditya.
"bagaimana nyonya Lauren?"tanya Aditya.
"aku tidak mau berpisah dengan mereka" ucap Lauren egois.
"kau, jangan egois Lauren dia adalah ibunya, dan kau tidak punya hak melarang nya" ucap Aditya.
"Aditya, jangan lancang, kamu tidak punya hak bicara seperti itu"ucap Edward.
perdebatan sengit pun terjadi Edward dan Aditya hampir saja berkelahi saat itu namun soraya menghentikan nya.
"cukup, jangan berkelahi, aku juga ibunya aku yang melahirkan mereka, jadi apa pun yang terjadi dia akan ikut dengan ku" ucap soraya.
ketiga anak nya masih memeluk, soraya.
"mommy, aku mau mommy soraya" ucap ketiga anaknya itu.
"apa kau dengar mas, mereka tau siapa ibunya seberapa kuat pun mereka kau jauhkan dari ku dan Lauren jangan takut kehilangan mereka aku bukan orang licik yang menghasut anak kecil agar melupakan ibunya, aku akan tetap mendidik mereka untuk tetap sayang pada mu sebagai ibu sambung nya" ucap soraya tegas.
Lauren pun menangis di pelukan Edward saat ini Edward tidak bisa berbuat apa-apa walau pun dia merasa kasihan, pada istri nya tapi dia juga tidak mau soraya membenci dan mengutuk nya.
🌹💖💖💖🌹
air mata soraya, saat, ini menetes karena ketiga harta berharga nya berada di hadapan nya.
"Hanny, sudah donk... jangan menangis mereka kini milik mu sayang aku janji tidak akan ada lagi yang merebut mereka dari mu aku akan menjaga kalian dengan nyawaku" ucap Aditya.
__ADS_1
"Hanny, aku sangat mencintaimu, aku juga tidak ingin kehilanganmu sampai kapan pun, kamu adalah cinta pertama dan terakhir ku"ucap soraya.
"Edgar, Edgardo, dan Ellen, dia adalah Daddy Aditya, Daddy kalian juga kalian punya dua Daddy dan dua mommy, jadi kalian akan selalu bahagia" ucap soraya.
Aditya pun, langsung tersenyum dan mencium ketiga nya.
"Daddy, sayang kalian, jadi kalian tidak boleh sedih meski jauh dari Daddy Edward Daddy Aditya akan kabulkan apa pun yang kalian mau ucap Aditya lembut soraya sangat bahagia.
mereka pun masih berada di resort, saat ini setelah pelayan mengantar pesanan mereka Aditya pun memesan berbagai camilan favorit putra putri nya.
setelah mereka makan, mereka pun pergi berbelanja ke Mall untuk berbelanja pakaian untuk ketiga nya karena tidak mungkin mereka meminta pakaian milik mereka pada Edward saat ini.
Edward,kini sedang menghabiskan waktu nya di club malam, untuk melupakan rasa sakit nya saat ini, Edward berpikir mungkin kah ini rasa yang di rasakan oleh soraya selama ini, Edward merasa kehilangan saat ini, ketiga anaknya kini memilih Mommy nya ketimbang Lauren.
soraya benar seberapa jauh pun mereka membawa ketiga anaknya itu, tetap akan kembali ke pada soraya.
"maaf kan aku Hanny, aku sangat bersalah pada mu, andaikan aku memilih mu dan meninggalkan Lauren aku mungkin sangat bahagia sekarang dengan mu, aku baru mengerti setelah kehilangan mu Hanny" ucap Edward sambil menitikkan air mata.
sementara, saat ini Lauren tengah tidur dengan laki-laki yang menjadi pemuas ***** nya, karena sudah beberapa lama Edward menolak untuk menyentuh nya, bukan Edward yang memulai sebenarnya Edward, sudah tahu lebih dulu, saat itu maka dari itu Edward membiarkan Lauren membawa ketiga putra dan putri nya.
berharap orang yang selama ini di perjuangkan nya bisa berubah tapi sayang nya itu tidak bisa merubah kebiasaan buruk Lauren itulah kenapa Edward tidak mau menyentuh nya.
Edward, pun menginap di hotel miliknya saat ini dia tidak kembali ke rumah nya karena tau Lauren tidur bersama dengan pria lain.
Edward, mungkin merasa ini adalah karma dia terima dengan lapang dada walau pun terasa sakit, Edward tidak ingin melakukan apa pun menurut nya soraya sudah tepat membawa anak nya saat ini, karena jika terus bersama dengan Lauren maka hati mereka akan sangat terluka.
Edward, pernah di beritahukan oleh Edgardo, bahwa Lauren tidur bersama dengan laki-laki lain,namun Edward tidak ingin percaya begitu saja, tapi saat dia kembali bersama dengan, laki-laki tersebut.
Edward tidak menghajar nya hanya saja dia langsung membawa ketiga anaknya pergi menginap di hotel.
Edward hanya bisa diam setidaknya, dia masih memiliki harapan untuk kembali ke soraya tapi saat dia kembali pada soraya saat itu, dia langsung kembali mendapatkan kekecewaan Edward saat itu hanya tidak ingin melihat istrinya, menderita ya soraya sangat putus asa saat itu.
Edward hanya bisa menangis rasanya begitu berat melepaskan wanita yang di cintai nya.
Edward pun tertidur pulas dalam kesedihan nya
ke esokan pagi nya Edward, pergi ke kantor nya dia menyuruh pengacara untuk mengurus perceraian nya dengan Lauren, Edward pun hanya ingin fokus mengurus ketiga buah hati nya.
Edward pun menemui soraya yang sudah kembali ke Bandung dia kini tinggal di Mension milik Aditya yang sengaja ia bangun untuk soraya.
Edward, akan menitipkan kan ketiga anaknya pada Aditya, dia pun meminta izin untuk bertemu anak nya, kapan pun dia mau bertemu.
soraya, pun mengizinkan nya dia memang bukan wanita egois, soraya bahkan mengizinkan kapan pun Edward ingin membawa mereka pergi ke mana pun Edward mau dengan waktu yang tidak di tentukan selama mereka ingin.
Edward sangat bahagia setidaknya dia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya saat ini.
sementara itu Aditya berharap dia segera memiliki anak dengan soraya karena, dia juga ingin memiliki anak kandung sendiri, bukan karena dia tidak sayang dengan mereka bertiga hanya saja ia ingin memiliki ikatan yang kuat dengan mereka juga dengan istrinya dia juga butuh pewaris tahta untuk masa tua nya nanti.
karena, soraya sudah memiliki pewaris nya dengan Edward.
Aditya begitu memanjakan anak istrinya saat ini semoga dia juga segera mendapatkan calon penerus nya.
soraya membawa anak mereka jalan-jalan saat ini, dengan Aditya, dan Edward mereka begitu kompak tidak ada yang tau mereka adalah mantan dan suami baru seoraya, mereka begitu kompak menjaga ketiga anaknya bermain di zona permainan anak-anak mereka, soraya hanya duduk manis sambil tersenyum dia menunggu di meja yang tersedia di tempat yang tersedia.
dan sesekali mereka meminta minum pada soraya dan soraya pun langsung memberikan apa pun yang mereka mau.
__ADS_1
sungguh Edward dan soraya juga bahagia, melihat tawa anak-anak mereka saat ini Aditya pun ber tos ria dengan Edward, setelah itu Edward minta izin untuk pergi pada kedua mereka semua dia juga menitipkan mereka pada Aditya karena ia ingin fokus mengurus perceraian nya saat ini setelah itu ia akan segera kembali.