Sugar Daddy

Sugar Daddy
#penyesalan#


__ADS_3

"kak Alex, aku tidak tau harus menjawab apa, tapi sebaiknya kakak, tidak usah mencintai ku, aku bukan wanita baik-baik, kakak tau sendiri aku wanita jahat, mungkin dulu kita pernah punya perasaan yang sama, tapi aku sudah tidak seperti dulu, lagi bahkan seratus ku pun tidak jelas, sebaiknya kakak,cari wanita lain yang jauh lebih baik"ujar Mindy,sambil menunduk sedih.


"aku hanya ingin kan kamu Mindy, bukan yang lain, jika kamu tidak menerima semua ini,ya berarti selama nya tidak akan ada orang lain yang akan menggantikan posisi mu"ujar Alex, dengan nada pelan tapi penuh penekanan.


"maaf kan, aku kak, Alex aku bukan wanita yang pantas untuk mu"ucap Mindy,sambil melepaskan sabuk, pengaman nya.


"Mindy, jangan lepaskan itu, aku tidak akan membiarkan mu pergi"ucap Alex tegas.


"kak, aku harus pulang, karena besok mungkin hari terakhir ku, untuk tinggal di negara ini"ujar Mindy sambil menatap Alex.


"tidak Mindy, aku mohon berikan aku kesempatan, untuk bersama dengan mu, kita akan menikah"ucap Alex,sambil menghentakkan mobil nya.


"kak, aku wanita kotor, tidak pantas untuk kamu cintai, mungkin dulu, masih sangat wajar, kamu bisa mencintai ku,dulu aku belum terlalu berdosa, seperti saat ini, tapi aku bahkan tidak pantas untuk mendapatkan cinta mu"ucap Mindy.


"persetan dengan semua itu, aku tidak mau dengar penolakan apa pun lagi,ayo kita menikah sekarang juga"ujar Alex.


"aku pamit kak", ucap Mindy sambil mencoba membuka pintu,namun Pitu tidak mau terbuka, karena saat ini.


Alex, langsung mendekat dan memasangkan sabuk pengaman ke tubuh Mindy, saat ini dia langsung tancap gas, saat ini.


"kak, aku sudah harus pergi"ucap Mindy.


Alex, tidak menjawab sedikit pun, dia tetap melanjutkan perjalanan nya menuju rumah yang dulu di berikan oleh Suryo,pada nya.


sesampainya, di rumah tersebut Alex , langsung membawa Mindy kedalam kamar nya dia langsung mengunci pintu kamar nya itu.


"kak, please aku harus segera pulang, besok aku harus segera pergi dari sini, untuk mengikuti kedua orang tua ku"ucap Mindy sedih, namun Alex tidak mau perduli, dia langsung menarik Mindy dalam dekapan nya.


"Mindy, please jangan pergi, menikah lah dengan ku sekarang juga"ujar Alex, yang langsung menelpon seseorang untuk menghadirkan, penghulu dan menyiapkan semuanya saat itu juga.


"kak, aku tidak pantas untuk menjadi, eummm"ucapan Mindy, terjeda oleh ciuman Alex, Mindy yang awalnya tidak merespon, tiba-tiba Alex, menggigit bibir bawahnya, Mindy pun membuka mulutnya itu dan Alex, langsung memasukkan lidahnya dan mengabsen seluruh rongga mulut Mindy, dan membelit kan lidah mereka.


"eumm..kak,lepas"ucap Mindy yang hampir kehabisan nafas.


"Mindy, aku tau kamu masih mencintai ku, dan sampai kapan pun akan tetap begitu ia kan"ujar Alex,sangat yakin.


"kamu, salah kak, aku sudah putuskan untuk hidup sendiri selama nya"ujar Mindy sambil mencoba melepaskan diri dari Alex.


namun kata-kata Mindy langsung memancing amarah Alex, dia langsung mendorong Mindy,ke atas ranjang dan mengungkung nya, Alex, menciumi nya dengan sangat brutal, saat ini dia tidak ingin lagi kehilangan, wanita yang dulu sangat di harapkan nya.


"kak, jangan,lepas kak... aku harus pergi, aku mohon"ujar Mindy berusaha melepaskan diri, namun percuma saja, semua tidak ada guna, tenaga nya kalah, dengan tenaga Alex, yang di liputi amarah.


hingga, akhirnya terjadi sesuatu yang seharusnya tidak terjadi, mereka belum menikah, Mindy hanya menangis sesenggukan, ketika,sadar semua itu sudah terjadi,kini hanya tinggal penyesalan, ternyata Mindy, masih seorang gadis, hingga saat Alex, merenggut nya,lalu apa artinya selama ini, pernikahan nya dengan Aditya, dan juga hubungan nya dengan para pria yang sering di jumpai nya.


"Mindy, sayang maafkan aku, aku salah"ucap Alex, lirih.


"tidak, ada gunanya, kamu minta maaf semua tidak akan kembali, semua sudah terjadi,hiks hiks hiks, apa yang aku jaga selama ini, ternyata, hilang begitu saja"ujar Mindy.


"maaf kan aku sayang, aku akan segera menikahi mu, saat ini juga bersiap lah semua sudah di siapkan"ujar Alex.


penyesalan itu, mungkin yang di rasakan oleh Alex, Karena, yang seharusnya terjadi, sesuai rencana kini, telah terlanjur terjadi.


Mindy, pun beranjak dari ranjang nya, sedikit menyeret langkah kaki nya, iya merasakan, begitu perih,di bagian inti tubuh nya, tapi dia memaksa kan diri untuk bergegas menuju kamar mandi, saat ini.


Alex, yang melihat hal itu sangat merasa bersalah, dia langsung mengangkat tubuh Mindy, membawa nya kedalam kamar mandi.

__ADS_1


di dudukan nya di samping bathtub dan Alex langsung mengisi bathtub, dengan air hangat, dan sabun aroma terapi.


setelah selesai,ia langsung membatu Mindy masuk kedalam nya.


"mandi lah, sebentar lagi, akan ada yang membatu mu untuk bersiap"ucap Alex.


Mindy, hanya menundukkan kepalanya, sedari tadi, dia tidak tidak ingin melihat wajah Alex,ada perasaan, aneh yang ia rasakan saat ini, entah lah, tapi intinya dia sangat malu untuk bertatap muka dengan pria tampan yang berada di hadapan nya itu.


setelah selesai, membersihkan diri, Mindy kini berjalan perlahan dengan menggunakan bathroob, dan lilitan handuk di kepala nya, dia berjalan keluar, walaupun jalan nya sedikit aneh,di sana sudah ada, beberapa orang pelayan dan seorang wanita, yang akan meriasnya saat ini.


Mindy hanya, mengikuti arahan mereka dan membiarkan mereka melakukan pekerjaan nya.


sementara itu Alex, yang sudah tampan, dan fresh, dengan menggunakan,jas, yang senada dengan kebaya yang di gunakan oleh Mindy saat ini, dia sudah duduk menunggu di depan para saksi dan penghulu, mereka menunggu Mindy turun, sementara Soraya yang kaget, mendengar berita tersebut langsung datang dengan terburu-buru,di ikuti oleh Aditya,di belakang nya membawa serta ketujuh anak mereka, soraya langsung bergegas menuju kamar yang kini di jadikan tempat bersiap oleh Mindy, dia begitu terpana melihat pancaran kecantikan sahabat nya itu.


"Mindy,ini beneran Mindy ku, yang dulu"ujar soraya masih tetap tidak percaya dengan kebahagiaan bertubi-tubi yang ada di hadapannya kini.


"Raya, memang nya Mindy mu ada berapa heuhhhh"ucap Mindy pura-pura ngambek.


"ya, ampun, ternyata benar-benar kamu, selamat ya,kakak ipar ku yang cantik"ujar soraya, yang kini langsung memeluk Mindy begitu bahagia.


"masih,calon, Raya!!"ujar Mindy dengan tatapan, menggoda.


"aku tidak perduli, karena saat ini juga kalian akan menikah, seharusnya, bukan seperti ini tapi semua sudah terjadi, ya mau gimana lagi,ayo, calon suami mu, sudah menunggu dengan tidak sabar nya"ujar, soraya.


🌹💖💖💖🌹


Akad nikah pun sudah selesai,kini mereka hanya tinggal berdua, dan karena semua tamu, sudah pulang semua tidak terkecuali soraya dan keluarga keluarga nya saat ini.


"sayang, mandi lah dulu, setelah itu kita makan malam bersama"ujar Alex, sambil menatap wajah Mindy, yang terlihat sangat cantik.


Alex, pun menelpon seseorang di sebrang sana, dia meminta asisten nya mengirimkan semua kebutuhan wanita mulai dari, pakaian aksesoris sepatu dan yang lain nya, hingga hal terkecil sekalipun tidak boleh ada yang terlewat besok siang sudah harus siap.


asisten Alex, hanya menjawab siap, laksanakan.


tidak butuh waktu lama akhirnya Mindy sudah selesai, dengan ritual mandi nya, sekarang giliran Alex, sementara Alex , memberitahu Mindy, akan ada yang mengantar baju ganti untuk nya, sebentar lagi.


Mindy, pun hanya duduk manis di tepi ranjang, tidak sampai lima menit, seorang pelayan datang mengetuk pintu kamar nya.


tok tok tok.....


bunyi pintu di ketuk Mindy, pun langsung membuka pintu, dia melihat seorang pelayan wanita membawa paper bag, dan langsung memberikan itu pada nya,lalu Mindy segera menutup pintu.


"Mindy pun masuk kedalam walk in closed untuk memakai pakaian yang tadi di berikan pelayan.


tidak sampai sepuluh menit, dia sudah selesai, menggunakan piyama tidur miliknya, saat ini, setelah itu, dia keluar, dari dalam ruangan tersebut.


dilihat nya, Alex, kini tengah menatap nya dari arah depan.


"mas, sudah selesai, masuk lah"ujar Mindy, yang tiba-tiba keceplosan memanggil Alex, dengan sebutan mas.


"sayang, sebelum aku masuk kesana, bisa aku dengar sekali lagi kamu panggil aku apa barusan"goda Alex.


"maaf kak, aku salah"ucap Mindy langsung memalingkan wajahnya nya yang kini menerah,bak kepiting rebus.


"sayang, aku tadi bukan dengar itu"ujar Alex,sambil berbisik di belakang telinga Mindy.

__ADS_1


"kak, please deh, aku tadi salah bicara"ucap Mindy, menutupi kegugupannya dengan bersikap jutek.


sementara Alex, hanya tersenyum, dia langsung mengecup bibir istri nya itu.


"jangan, jutek-jutek nanti cantik nya hilang"ujar Alex,sambil tersenyum dan berlalu masuk kedalam walk in closed.


Mindy langsung, terduduk lemas,di depan meja rias, saat ini dia ingin mengeringkan rambut nya, saat baru akan mencolok sambungan hairdryer,ke tempat nya, tiba-tiba tangan Alex sudah mengambil alih hairdryer tersebut.


"biarkan, aku saja sayang, kamu pasti sangat lelah iya kan"ujar, Alex sambil tersenyum.


"kak, aku bisa sendiri"ucap Mindy , gugup.


"sayang, jangan bandel deh, biarkan suamimu,ini yang membantu mengeringkan rambut mu, kamu hanya boleh duduk tenang tidak ada bantahan Ok"ucap Alex.


Mindy, pun pasrah dengan semua itu, dan ia hanya bisa diam menikmati perlakuan Alex, yang kini seperti mimpi, karena telah menjadi sosok suami dalam sekejap, Mindy bahkan berasa tengah bermimpi, bisa memiliki suami yang termasuk cinta pertama nya.


mungkin ini bukan pernikahan, yang pertama, karena seratus pernikahan pertama adalah suami dari sahabat nya sendiri yang watu itu, masuk dalam jebakan nya, dan Diandra.


"flashback on"


Mindy, pura-pura kehilangan kesucian nya saat Aditya, tengah mabuk berat akibat prustasi kehilangan bayi dan sekaligus istrinya itu.


padahal darah yang ada di seprai itu bukan darah keperawanan, tapi darah, yang sengaja di beli oleh Diandra, dari seseorang.


hingga akhirnya, Mindy pun di nikahi oleh Aditya, tadinya sempat terlintas,di pikiran Mindy, untuk memiliki Aditya, seutuhnya tapi ia sadar, semua itu hanya jebakan,atas surat perjanjian nya dengan Mindy.


Diandra, menjebak Mindy, saat itu karena dia yang berada dalam mobil, bersama dengan nya menabrak Soraya, yang tengah mengandung,lebih tepatnya, Diandra, yang saat itu melihat Mindy, keluar kafe tersebut dengan terburu-buru, entah mau kemana, tiba-tiba, Diandra datang menawarkan tumpangan, saat itu soraya tengah bernyanyi, setelah mengantar Mindy,membeli pembalut yang di cari nya, Diandra, langsung tancap gas, seperti nya, dia tau soraya sudah keluar dari kafe tersebut, dan seketika itu juga, Diandra menancap gas, dengan kekuatan penuh, hingga ia menabrak Soraya, yang langsung terkapar bersimbah darah, sementara Mindy langsung histeris dan keluar untuk menolong Soraya.


berlanjut membawa soraya yang tidak sadarkan diri,ke rumah sakit tersebut dan soraya, yang tidak tau masih dalam keadaan pingsan, dia harus kehilangan bayi nya, dengan cara di renggut paksa, melalui operasi sesar, yang di lakukan oleh sahabat Aditya, sendiri.


kemalangan itu, datang bertubi-tubi, soraya yang baru sadar dari pengaruh obat saat itu berteriak histeris, pasalnya ia,tau kondisi bayi nya baik-baik saja, karena dia sudah berusaha melindungi perutnya dan yang tertabrak hanya kaki, dan tangan nya yang melindungi bagian perut nya, karena dia sempat melompat ke atas depan kaca mobil, dan darah itu benturan dari kepala nya.


pada saat itu, datang lah Edward, sebagai malaikat penolong bagi soraya, sebetulnya Mindy, mengijinkan Edward, membawa soraya, agar, kesalahan nya tidak terbongkar dan sebagai sahabat, dia tetap aman.


"flashback off"


Mindy, tiba-tiba menangis, dia begitu tertekan saat ini, dengan penyesalan nya di masa lalu yang selalu menghampiri nya.


"sayang ada apa heumm"ujar Alex, yang kini langsung memeluk nya.


"mas, aku wanita yang sangat kejam dan tidak termaafkan, harus nya, aku mati saja saat itu, tapi kenapa tuhan memberikan aku umur panjang"ujar Mindy sambil menangis sesenggukan.


"sayang lupakan lah masalalu, semua orang punya jalan hidup masing-masing, jadi jangan pernah menyesali hal itu, mulai saat ini aku hanya ingin melihat mu hidup bahagia, tanpa ada rasa penyesalan yang sudah berlalu biarlah berlalu, dan jadikan pelajaran, yang berharga agar semua kesalahan di masa lalu tidak terulang lagi"ujar Alex.


"tapi mas, semua itu terus menghantuiku, aku bahkan hampir gila"ujar Mindy.


"coba, cerita sayang, siapa tau beban mu berkurang"ucap Alex.


Mindy pun menceritakan semua nya, hingga tak ada yang di tutupin, awal nya Alex sendiri juga merasa ngeri tapi, dia mulai mengerti semua nya berasal dari jebakan Diandra, Alex mengepalkan tangannya, dia sangat murka dengan Diandra.


Alex, pun menenangkan istri nya itu, dengan, membawanya dalam dekapan nya.


"mas, hiks hiks hiks... aku tau kamu pasti benci aku, saat ini aku tidak akan protes, jika kamu juga membenci ku,atau menceraikan ku saat ini juga,itu adalah hal yang sangat panas aku dapatkan"ujar Mindy sambil menatap kearah Alex.


"sampai kapan pun, aku tidak akan pernah melepaskan mu, aku mencintaimu apa adanya,aku yakin kamu bisa berubah"ucap Alex tegas.

__ADS_1


"aku sudah mencoba nya"ucap Mindy.


__ADS_2