Sugar Daddy

Sugar Daddy
#Cinta itu abadi#


__ADS_3

hari-hari,di lalui dengan rasa sepi dan Air mata, Soraya saat ini, tinggal sendiri di rumah besar itu, berkali-kali, semua anak nya meminta dia untuk tinggal dengan mereka, tapi Soraya, tetap kekeuh hanya ingin tinggal di rumah besar itu yang penuh kenangan indah bersama almarhum suaminya itu, rasanya tidak rela jika ia harus mengosongkan rumah nya itu.


Soraya, masih belum percaya bahwa kini suaminya itu telah tiada, Soraya, terlalu mencintai nya, selama ini dia bahkan tidak pernah sekalipun lupa dengan seluruh kenangan bersama Aditya.


Aditya, adalah cinta pertama nya, pria yang dulu mengejar nya habis-habisan, padahal dia masih seorang suami dari wanita yang bernama Diandra, Aditya, tidak pernah putus asa, sekalipun kisah cinta nya jatuh bangun, Aditya berkali-kali, menyakiti wanita yang di cintai nya itu, tapi rasa cinta nya yang begitu besar untuk soraya, telah ia buktikan hingga akhir hayat nya, dia bahkan memiliki Lima anak yang hidup dan satu anak pertama mereka meninggal dunia, dan empat anak kembar nya masih hidup hingga saat ini mereka lah bukti cinta nyata dari Aditya, setelah sebelumnya Edward , menggantikan posisi nya melindungi cinta nya itu.


Soraya, saat ini tengah berada di kamar nya, Air mata masih mengalir deras, bayangan masalalu bersama dengan suaminya itu, sampai saat ini masih melintas di pikiran nya.


"Daddy, kamu tega... Daddy, kamu pergi sendirian tanpa aku bersama mu, aku kesepian hari-hari, terasa sangat berat untuk bernafas sekalipun, aku harus bagaimana??"ujar nya lirih.


"Bangkit dan mulai lah hidup baru,itu yang di inginkan Aditya, saat ini"ujar Edward, yang langsung masuk kedalam kamar tersebut, dia tidak pernah menjaga batas untuk menemui cinta nya itu, ya cinta nya masih abadi tersimpan hingga saat ini.


"Daddy, kamu disini"ucap Soraya, sambil mengusap air mata nya.


"Bangkit lah, Honey, aku tau ini berat tapi masih ada kami disini,ada anak kita, Aditya , berpesan pada ku, untuk selalu menjaga kalian semua di detik-detik terakhir nya, Aditya tidak ingin melihat mu sedih seperti sekarang ini,maka kamu harus kuat untuk nya,demi cinta mu pada nya"ujar Edward, dengan tulus menguatkan wanita yang telah melahirkan anak nya itu.


Soraya, langsung berlari memeluk Edward, saat itu juga dia sudah tidak bisa membendung air mata kesedihan nya itu.


"Daddy, aku harus apa, rasanya aku sudah sulit untuk bernafas, saat ini aku tidak kuat, hiks hiks hiks dia sudah pergi, dia tega ninggalin aku sendirian"ujar Soraya.


"Tidak sayang, kamu tidak sendiri aku di sini bersama anak-anak kita"ujar Edward, sambil memeluk erat Soraya, dan mengelus punggung wanita itu dengan lembut.


"ikut lah dengan ku, kita tinggal bersama Edgardo, di sana, kamu tidak akan pernah kesepian"ujar Edward.


"Tidak, Daddy, aku tidak tega meninggalkan nya sendirian di sini, aku yakin dia akan kembali"ujar Soraya, tanpa sadar.


"Sayang sadarlah dia sudah kembali ke rumah terindah nya, di surga, aku yakin saat ini dia sedang melihat mu, apa kamu tega melihat nya sedih seperti itu"ujar Edward, memberikan pengertian kepada wanita itu.


"Aku, aku tidak sanggup hiks hiks hiks,aku benar-benar tidak sanggup lagi,kalau dulu dia pergi jauh karena wanita lain, aku masih bisa tegar, karena masih bisa melihat nya baik-baik saja, tapi sekarang sekarang dia,hiks hiks hiks, dia tidak ada "Isak tangis nya semakin keras.

__ADS_1


Edward, semakin mengeratkan pelukannya saat ini, dia mencoba membuat Soraya, tenang Edward,mengajak nya untuk pergi ke rumah Edgardo, saat itu juga.


Edgardo,senang karena mommy nya itu, saat ini sudah mau di ajak kerumah tersebut, saat ini meski belum pasti dia mau tinggal selama nya atau tidak.


sesampainya di full house, tersebut, Soraya,di sambut Edgardo, dengan pelukan penuh cinta ciuman bertubi-tubi ia berikan di wajah sang mommy, tangis pilu kembali pecah, tapi Edgardo, berusaha menguatkan mommy nya itu saat ini.


"mom... tubuh mommy, semakin kurus, mommy tidak boleh sampai seperti ini, Daddy, pasti marah besar sama kami karena tidak bisa menjaga mommy, dengan baik, mulai saat ini mommy, harus bisa tegar, Edgardo,tau ini berat tapi ini demi kebaikan semuanya, lihat lah mommy, tidak sendirian saat ini masih ada kami ada Daddy, yang akan terus menjaga mommy, walaupun kalian tidak bersama dalam ikatan pernikahan, Daddy masih sangat menyayangi mommy"ujar Edgardo.


"mommy,tau itu sayang Daddy,mu adalah pria yang sangat baik"ujar Soraya, sambil menatap kearah Edward.


mereka mengobrol panjang lebar, saat ini ada suka ada duka di hati masing-masing saat ini kepergian Aditya, meninggalkan luka yang begitu dalam di hati setiap orang yang mengenal nya, seperti yang di ketahui publik bahwa Aditya, meninggal karena penyakit, yang di deritanya padahal selama ini Aditya, tidak memiliki, riwayat penyakit apapun, pria itu masih sangat tampan dan gagah serta sehat, sampai saat dia harus pergi ke Singapura untuk menemui rekan bisnis nya itu,dari sana lah peristiwa itu berawal.


Aditya, kembali dengan membawa kabar duka, saat itu tiba-tiba dia di nyatakan koma, saat kembali dari Singapura, seluruh keluarga bertanya-tanya kepada asisten nya, apa yang sebenarnya terjadi, saat itu.


Asisten, hanya menjelaskan bahwa Aditya, kembali ke apartemen sendiri saat itu, karena sang asisten, sedang berada di dalam rapat, sebelum pergi, Aditya, mendapatkan telpon dari seseorang yang bahkan tidak bisa di lacak keberadaan nya, sampai saat ini,ke esokan pagi nya saat,sang asisten datang untuk memberitahu keberangkatan nya, saat itu dia tidak melihat keanehan apa pun, Aditya, seperti orang tidur pada umumnya, bahkan dia masih bernafas saat itu, tapi saat asisten nya mengoyakkan lengan Aditya, tiba-tiba, darah segar mengalir deras dari hidung dan mulut nya, sontak asisten nya itu kaget dan langsung menghubungi dokter, hingga dia dibawa ke rumah sakit terdekat , namun nihil dokter tidak menemukan penyakit apapun, atau racun sampai Aditya dinyatakan koma, dan di bawa pulang ke tanah air.


dari, saat itu, Aditya,belum juga sadar, hingga akhir dia sadar beberapa hari, tapi kondisi nya, semakin lemah saat itu, Aditya, selalu berusaha tersenyum tegar di hadapan Soraya,sang istri, dia tidak ingin melihat istrinya itu sedih lagi karena keadaan nya, bahkan Aditya, meminta Soraya, untuk tidur di samping nya.


Aditya, setiap pagi dan malam, selalu berpesan untuk, tetap tegar dan hidup dengan baik jika kelak dia meninggal dunia, tapi kata-kata itu selalu di hentikan oleh Soraya, dengan ciuman hangat di bibir Aditya, wanita itu tidak ingin mendengar suaminya itu berbicara hal yang menyedihkan.


hingga akhir satu hari sebelum kepergian nya, Aditya, meminta Soraya,membeli makanan paforit nya, saat itu walaupun tempat nya lumayan jauh, di Bandung,kafe yang dulu tempat dimana Soraya, bertemu dengan nya, untuk pertama kalinya.


Soraya, tidak menolaknya, saat itu dia begitu bersemangat untuk memberikan apapun yang di inginkan oleh suaminya itu, asalkan dia sembuh.


saat Soraya pergi, Aditya menceritakan semua nya pada Edward, semua hal tidak ada yang ia tutupi sedikit pun, Edward, sampai kaget, dan sangat geram, Aditya, berpesan agar Edward, melindungi seluruh keluarga nya, dengan sangat ekstra karena bahaya, masih mengancam keluarga nya, walaupun saat ini paman Lala, sudah menangkap pria kejam itu, Edward , langsung menelpon sahabat nya yang seorang profesor, agar mencari penangkal racun yang ada di tubuh Aditya, tapi Aditya menolak nya, dia tau semua akan sia-sia saja, karena waktu nya bertahan hanya sampai esok pagi.


Edward, menitikkan air mata nya, saat itu dia merasa tidak berdaya , jujur dia sudah menganggap Aditya, seperti adiknya sendiri, selama ini, walaupun kenyataannya, mereka pernah berselisih, memperebutkan wanita yang sangat baik hati, yang kini masih istri sah Aditya.


di akhir obrolan nya, Aditya, berpesan pada Edward,agar Edward, kembali menikah dengan Soraya, setelah kepergian nya, hanya itu yang bisa ia lakukan untuk melindungi wanita yang sangat di cintai nya hingga hembusan nafas terakhir nya, Aditya, ingin istri nya tidak lagi menangis saat ia pergi nanti.

__ADS_1


"Tolong, jaga istri ku baik-baik, kembali lah bersama nya, aku ikhlas, tapi satu hal lagi, jangan pernah kau buat dia menangis karena aku tidak akan pernah memaafkan mu, jika itu terjadi"ujar Aditya.


kata-kata itu masih terngiang di pikiran Edward, tapi dia enggan untuk mengatakan hal itu pada siapapun saat ini.


🌹💖💖💖🌹


di Amerika, saat ini Ardi yang kini sudah mengetahui siapa sebenarnya Ariana, dia langsung menemui wanita itu dan memeluk mencium nya hingga hampir kehabisan nafas, Ariana, juga membalas itu.


"sayang aku sangat merindukan mu, aku sangat mencintaimu dan aku sangat kehilangan mu bertahun tahun lamanya, tapi kenapa kamu tega ninggalin aku kamu tega dengan kedua buah hati kita, kenapa saat itu, tidak kamu bunuh saja aku, kenapa, harus kehilangan Daddy,dulu baru aku tahu bahwa kamu masih hidup, hiks hiks hiks..."tangis Ardi pecah saat itu juga.


"Ardi, sayang,hiks hiks hiks... maafkan aku semua itu bukan mau ku aku tidak berdaya, bahkan setelah aku sembuh, rasanya aku ingin berlari untuk mencari mu, dan memeluk mu, aku sangat mencintaimu"ujar Ariana, yang tidak lain adalah Lala.


"lalu kenapa ???..semua itu tidak kamu lakukan, kenapa ?? sayang kenapa, hiks hiks hiks"Ardi benar-benar sedih saat ini dia masih merasa sangat terluka dengan kepergian Daddy nya, saat ini karena, Ardi, belum sempat minta maaf kepada ayahnya itu, Ardi, tidak membenci nya, walaupun dia sempat kecewa dalam waktu yang sangat panjang pada Ayah nya itu.


"Aku, tidak akan melakukan itu, terlebih dahulu, sebelum kamu menyadari keberadaan ku, Ardi aku takut kamu, sudah memiliki wanita lain, aku tidak ingin merusak hubungan kalian untuk kedua kalinya, sudah cukup aku kehilangan Rara, dan Reza, hampir tewas, aku tidak ingin putra-putri ku ikut dalam bahaya, makanya selama ini aku hanya bisa melihat kalian bahagia dari kejauhan itu sudah lebih dari cukup walaupun rasanya sangat menyakitkan karena harus menahan rindu"ujar Ariana.


"apa kau tahu sayang aku selalu menangisi kepergian mu, aku kira dunia ini telah berakhir, hingga saat mereka datang kepada ku menangis karena lapar "ujar Ardi, yang kini masih mendekap erat tubuh wanita yang sangat di cintai nya itu di ruangan nya.


"Aku tidak tau, apa yang terjadi, tapi yang pasti, aku tau saat itu, aku melihat Daddy, Aditya membawa seseorang setelah itu aku tidak tau lagi"ujar Ariana.


"Daddy, melindungi cinta kita, sayang, walaupun akhirnya aku salah paham pada nya, aku sangat berdosa, sayang, aku anak durhaka, aku bahkan tidak ada di sisinya, saat Daddy, menghembuskan nafas terakhir nya, aku sangat bersalah, seandainya aku tau dari awal aku akan bersujud di kaki nya, meminta ampun kepada nya, dan andaikan saja waktu itu Daddy, menjelaskan nya mungkin saat ini dia masih ada, apa kamu tau sayang Daddy, melindungi kita dari kematian hingga menukar nya dengan nyawa nya sendiri, hiks hiks hiks, aku durhaka Lala, aku tidak berguna "ujar Ardi, yang kini meraung Raung menangisi kepergian Daddy nya,baru saat ini lah Ardi, mengeluarkan rasa penyesalan dan kesedihan nya karena saat ini dia memiliki seseorang yang bahkan lebih berharga dari segala nya, setelah ibu nya.


Akhirnya, Ardi pun, membawa Ariana, kembali ke Mension milik nya, dan betapa terkejutnya kedua anak nya, ternyata selama ini yang sering menemui mereka adalah ibunya, sendiri haru biru terpancar dari wajah mereka saat ini bahkan mereka tidur bersama saat ini, tapi saat tengah malam tiba, Ardi, mengajak istrinya itu pindah ke kamar utama yang selama ini ia tempati sendirian.


"Sayang, bagaimana jika mereka bangun, dan mencari kita"ujar Lala.


"tidak akan sayang , mereka berdua kalau sudah tidur,pasti nyenyak sampai pagi"ujar Ardi.


"Baiklah-baik ujar Ariana, sambil tersenyum manis Ariana lalu mengikuti apa yang di inginkan oleh suaminya itu, Ardi melepaskan rindu nya, yang selama bertahun-tahun ia tahan, karena saat itu ia mengira istrinya itu benar-benar sudah tiada.

__ADS_1


berkali-kali, mereka melakukan hubungan yang selama ini telah lama tidak mereka lakukan, mereka benar-benar terhanyut hingga pagi menjelang, mereka pun tertidur sambil berpelukan, tanpa sehelai benang pun, hanya ada selimut super tebal yang menutupi tubuh polos mereka.


saat itu berulang kali, pintu kamar nya di ketuk oleh kedua anak nya, Ardi segera membuka mata nya dan langsung bangkit dari tidurnya yang baru tiga puluh menit itu,ia tidak ingin mengganggu waktu istirahat istrinya itu, Ardi langsung menggunakan piyama tidur nya, saat ini dia membuka pintu dan keluar dari kamar nya, membawa anak-anak menjauh dari kamar nya, saat ini setelah itu dia berusaha memberikan pengertian kepada keduanya saat ini bahwa ibunya baru bisa istirahat setelah membantu nya, bekerja, beruntung mereka anak yang sangat pengertian mereka pun langsung pergi bersama pengasuh nya, untuk berangkat ke sekolah, sementara itu Ardi, kembali ke kamar nya dan melanjutkan tidur mereka berdua saling berpelukan hingga pukul sepuluh siang barulah mereka bangun dan membersihkan diri.


__ADS_2