Sugar Daddy

Sugar Daddy
#Aku tak mampu#


__ADS_3

setelah dua hari berada di Hongkong, saat ini Edgar, sudah kembali ke Amerika , tepat di pertengahan kota new York,ia tinggal bersama istri tercinta nya, selama ini hanya untuk berobat, sementara rumah milik mereka ada di Indonesia,itu adalah hadiah pernikahan nya dengan Angela, dari ayah dan ibu nya, sementara rumah yang kini mereka tinggali adalah rumah teman Edgar, yang ia sewa.


Edgar, selalu berusaha keras untuk mengobati istrinya itu, yang sampai saat ini, mengalami lumpuh, tapi ada satu fakta, yang membuat Edgar, tidak habis pikir adalah, saat ini Angel dinyatakan sehat oleh dokter dan tidak ada satu masalah pun di tubuh nya, dan saat ini.


bahkan dokter, menyarankan agar Angela di bawa ke ahli terapis hipnoterapi bukan tanpa alasan,dokter itu pernah menemukan pasien yang sama kasusnya seperti Angela, dan setelah di teliti ternyata, ada masalah dengan jiwa, pasien tersebut, tapi bukan berarti dia gila melainkan memiliki rasa penyesalan yang begitu dalam hingga dia enggan untuk berbuat apa-apa, awal nya, dan kemudian berimbas pada kesehatan nya seperti saat ini.


Edgar, sudah berkali-kali, mengatakan agar Angela, tidak usah memikirkan tentang semua yang sudah terjadi, Edgar bahkan berkata ada atau tidak nya, kehadiran anak di tengah-tengah mereka, Edgar, akan tetap berada di sisi nya.


seperti saat ini, saat Edgar, masih berada di Hongkong, Angela, mogok makan bahkan tidak ingin meminum obat nya, dia merasa Edgar semakin menjauh dari nya karena dia tidak bisa menjaga putra nya itu.


pikiran Angela, selalu negatif selama ini.terhadap suaminya itu, karena perasaan itu lah yang menjadi pemicu Angela, tidak bisa berjalan saat ini tepat nya, sikap putus asa nya.


sementara itu Edgar, selalu sibuk dengan pekerjaan nya, sehingga membuat Angela, semakin yakin bahwa Edgar, membenci nya akibat dia tidak becus menjaga diri.


lain Angela,lain pula Ardan, saat ini dia tengah bersimpuh di depan makam, istri nya, tadi nya Ardan, berharap bisa membawa jenazah, istri nya itu ke Indonesia, tapi karena kondisi nya yang tidak utuh, Ardan, hanya bisa pasrah.


tangisnya masih terdengar lirih, saat ini dia bahkan tidak memberitahu siapa pun, bahwa ia akan, pergi ke makam tersebut.


"Sayang, kenapa kamu meninggalkan ku, dengan cara seperti ini, aku sangat sedih, bahkan aku tak sanggup melihat mu untuk yang terakhir kali nya, apa sebenarnya yang terjadi,honey, kenapa tiba-tiba, kamu ngotot sekali ingin pergi ke sini"ujar Ardan.


pria itu terus bergumam lirih di depan pusara wanita yang sangat di cintai nya, mantan asisten nya itu, yang telah memporak-porandakan hati nya.


Sarah, bahkan, sempat kabur dari nya, saat hamil anak pertama mereka dulu, hingga Ardan, mengejar nya habis-habisan, hingga ia kembali berdamai dengan sang istri.


"sayang aku harus apa??.... saat ini bahkan aku tak sanggup lagi untuk menjalani hidup tanpa mu, aku tak sanggup"ucap, Ardan, yang terus menangis lirih.


............


di Indonesia.


Alisa, tengah berendam air hangat,di temani oleh David, yang kini duduk di pinggiran bathub pria itu terlalu posesif saat ini.


"Sayang aku bisa sendiri, sebaiknya kamu segera istirahat kamu pasti sangat lelah bukan setelah kerja seharian"ucap Alisa.


"Tidak, sayang demi kalian berdua aku rela ngelakuin apa pun"ujar David.


"Aku tau itu Daddy, tapi aku hanya ingin kamu istirahat, jangan terlalu kecapean nanti kalau Daddy, sakit siapa yang akan menjaga kita berempat"ucap Alisa.


"heummm.... baiklah sayangku, aku mau istirahat,tapi ingat jangan lama-lama, berendam nya,ok",ujar Ardi lagi.


setelah David, masuk ke dalam kamar tidur, Alisa, langsung memejamkan mata nya di sana tidak habis pikir dengan suaminya saking cintanya dia akhirnya menjadi sangat posesif saat ini.


setelah David, masuk kedalam dia tidak langsung tidur, melainkan mengecek keadaan Anisa, yang saat ini tengah berada di dalam kamar nya.


"Nisa, apa kamu sudah minum susu "ujar David.


"Belum kak, aku belum turun"ucap Anisa.

__ADS_1


"baiklah aku akan membuat kan nya untuk mu"ucap David.


"Tidak usah kak,biar aku saja"ujar Anisa, yang kini langsung bangkit.


sementara itu di Hongkong Kenzo,kini sudah berhasil membuat semua musuh dalam selimut nya masuk penjara, akhirnya ia kini bisa pergi untuk menemui anak istrinya.


setelah sekian lama, Anisa,jauh dari nya.akhirnya dia tidak akan pernah merasakan sepi lagi.


kini Kenzo, tengah bersiap pergi dari kediaman nya, mommy nya kini mendekam di penjara, dan begitu juga dengan paman, dan juga mantan wanita Kenzo, mereka selama ini bekerja sama dengan geng mafia,musuh dari Kenzo itu.


sementara ini harta warisan nya, aman, kakek nya juga sudah mulai membaik pasca penculikan dan penganiayaan oleh mereka.


rencananya malam ini juga Kenzo, akan langsung terbang ke Indonesia, dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Anisa.


"Sayang tunggu aku, anak Daddy Daddy akan datang"ucap Kenzo lirih,di usia kehamilan Anisa, yang sudah jalan delapan bulan, akhirnya Kenzo baru bisa mendampingi nya.


.........


Dua, hari kemudian, Indonesia, saat ini Kenzo , sudah berada di dalam mobilnya, yang sengaja ia beli, tepat saat kedatangan nya ke sana,ia baru keluar dari hotel, untuk segera menemui istrinya itu dan menjemputnya pulang ke rumah nya.


saat di perjalanan, dia teringat, bahwa istrinya saat ini lebih suka makan cake, dari pada nasi, Kenzo, berhenti di toko kue, yang lumayan terkenal, saat ini setelah membeli, semua jenis cake, dia langsung berangkat pergi, dari tempat tersebut sudah tidak tahan ingin bertemu dengan nya.


sementara itu Anisa, tengah berada di makam sang Daddy, saat ini Anisa, sedang sangat merindukan Aditya, wanita yang tengah hamil tua itu, saat ini tengah terduduk di samping makam Aditya, dengan menggunakan alas khusus Anisa, duduk termenung menghadap makam sang ayah.


"Daddy, aku sangat merindukan mu,maaf aku baru bisa mengunjungi mu, saat ini, Daddy, apa Daddy tau, aku sebentar lagi akan melahirkan cucu Daddy, calon pewaris tahta kerajaan bisnis, Xiaotian, dan Stevano, dia seorang anak laki-laki Daddy, tunggal tidak seperti aku dan kakak, tapi aku berharap kelak dia, akan menjadi anak yang Soleh , seperti kekasih hati ku, selama ini, dia pasti sudah Daddy tau.pria tampan itu, saat ini menjelma, menjadi manusia yang amat berbeda, dia sekarang sedang menguji ku"ucap Anisa.


🌹💖💖💖🌹


sesampainya di kediaman Anisa, seperti alamat yang pernah, Anisa, beritahukan dia sangat khawatir, pasalnya Anisa, yang saat ini sangat ia rindukan, tidak ada di rumah.


Anisa belum kembali, dari luar.kenzo ingin menyusul tapi beberapa menit kemudian, Anisa, datang, dia begitu terkejut, dan langsung menghambur ke dalam pelukan, Kenzo, saat ini, Kenzo pun , menangis .


"kenapa, aku melihat mu Ken, apa aku bermimpi lagi, karena aku sangat merindukan mu"ucap Anisa.


"Ini aku sayang kamu tidak sedang bermimpi, aku sangat mencintaimu dan aku sangat merindukan mu, maaf-maaf kan aku , jika selama ini kamu melewati masa-masa sulit itu sendirian, aku begitu banyak salah pada kalian berdua"ucap Kenzo, yang semakin mempererat pelukannya.


Alisa, yang melihat itu, meminta mereka bicara di kamar, karena Alisa, sangat mengerti dengan keadaan mereka, Kenzo, menuntun istrinya itu ke kamar Anisa, saat ini.


Sesampainya di dalam kamar, Anisa, langsung memeluk Kenzo, begitu pun Kenzo, yang kini langsung mencium bibir, istrinya itu yang sudah sangat lama ia rindukan.


Anisa, mengalungkan tangannya di leher suaminya kening mereka masih menempel hingga akhirnya Kenzo, kembali ******* bibir istri nya yang sangat dia rindukan itu, Anisa dan Kenzo, menyalurkan kerinduan nya lewat sentuhan, beruntung ruangan tersebut kedap suara,kalau tidak maka bisa di pastikan jerit kenikmatan yang mereka jalani saat ini akan terdengar oleh penghuni lain nya.


sementara itu, David, yang saat ini mendapat pengganti sementara, asisten nya itu tengah di buat kesal saat ini , pasalnya, wanita itu tidak lebih dari seorang wanita penggoda, seperti saat ini, dia menggunakan rok yang sangat minim dan tak hanya itu atasan nya itu memperlihatkan lekuk tubuh nya, bahkan gunung kembar tersebut terpanggang nyata.


David, benar-benar di buat kesal dengan keputusan HRD, yang sudah menempatkan posisi asisten pribadi, dia bahkan lebih pantas kerja di diskotik.


David, langsung menelpon istrinya itu untuk mengadukan nasibnya hari ini, dan bukan nya,marah Alisa, malah terkekeh, bagaimana tidak, Alisa,tau ekspresi, wajah suaminya itu saat ini.

__ADS_1


Alisa,tau seberapa setia nya, suaminya itu, selama ini, jadi Alisa, yakin kalau David, tidak akan pernah macam-macam.


Alisa, hanya tidak ingin suami nya itu merasa tidak nyaman, dan pada akhirnya Anisa, menelpon kepala HRD, untuk memindahkan wanita itu ke tempat lain.


David, langsung bergegas pulang menuju rumah nya, dia benar-benar jengah saat ini, dia ingin, minta tanggung jawab pada istrinya itu.


David, bahkan hampir saja menabrak seseorang di jalan raya itu, andaikan saja David, tidak langsung menginjak rem.


sementara itu di rumah, Alisa, sedang bersiap untuk menerima protes suaminya itu.


dan benar saja, Alisa langsung melotot saat melihat David, keluar dari dalam mobi.


"Aku pulang sayang"ucap David, sambil mengecup puncak kepala Alisa, dan mengelus perut buncit istrinya itu, setelah nya langsung berjalan menuju sofa,lalu menghempaskan tubuhnya di sana, matanya menatap ke arah nya.


"Sayang, duduk, aku mau bicara"ucap David dengan ekspresi wajah yang begitu serius.


"Ada apa sih... Daddy, gak biasa nya pulang langsung ngajak ngobrol"ucap Alisa.


"Kemari lah, aku minta penjelasan yang sejelas-jelasnya dari mu , kenapa, bisa-bisa nya kamu kasih peraturan seperti itu, sayang apa selama ini kurang terlihat, kesetiaan ku pada mu, hingga kamu lagi-lagi menguji ku, aku cape Yang.... kamu tau kan lebih baik, cape karena cari nafkah lahir dari pada di kasih ujian batin, aku memang pria normal, tapi aku tidak pernah tertarik dengan wanita lain, apa kamu tidak melihat, perjuangan ku selama ini, aku berjuang demi cinta ku padamu, meski pun seseorang pernah menawarkan kemewahan pada ku , untuk apa??... bergelimang harta jika hati tidak bahagia"ujar David, yang saat ini tengah menahan kesal .


cup ....


satu kecupan mendarat di bibir David, yang saat ini baru berhenti berkata.


"Sayang itu semua murni bukan kesalahan ku, dia lolos karena memang berkompeten di bidangnya, tapi masalah pakaian aku no komen itu hak mereka masing-masing, asal kamu tahu,dulu aku sempat menerapkan peraturan, untuk seluruh karyawan wanita, harus menggunakan stelan panjang tapi mereka hanya ikut beberapa hari, dan mereka sempat protes katanya peraturan itu terlalu membebani mereka yang sudah terbiasa menggunakan rok "ucap Alisa.


"Aku pusing tau gak, udah kerjaan aku numpuk di tambah lagi dia seperti cabe-cabean kamu tau gak aku sampai ingin menendang nya ke angkasa,agar dia tidak menggangu konsentrasi ku,satu lagi aku ingin dia di pecat"ujar David.


"Ok... aku pecat dia sekarang juga, tapi kamu harus jelaskan, siapa wanita yang berani mengganggu Daddy nya anak-anak ku"ucap Alisa, berbalik menatap tajam kearah David.


Glekkk....


tiba-tiba David,baru tersadar dari ucapan nya itu, berkali-kali David, menelan Saliva nya, yang terasa sangat sulit.


"Hehehe, sayang mungkin aku hanya asal bicara,mana ada yang seperti itu, kamu tahu sendiri bukan aku tak pernah memiliki wanita di sekitar ku, jadi jangan di pikirkan"ucap David,


"Bilang siapa ??...


orang nya sekarang.... jangan sampai aku tau nanti,kalau aku tau nanti maka bersiaplah kamu tidak akan bisa bertemu dengan anak kita"ancam Alisa .


David, langsung terperanjat saat ini dia benar-benar bingung mau bicara jujur atau bohong,kalau dia jujur, dia tak sanggup menerima hukuman yang akan Alisa berikan, dan jika iya bohong maka Alisa, juga memberikan hukuman yang berat juga.


"mau bicara jujur, atau aku cari tahu sendiri"ucap Alisa, yang lagi-lagi membuat David, menelan ludah nya saat ini.


"Eh...sa sayang kamu tahu sendiri bukan, aku bukan siapa-siapa, selama ini mana mungkin ada wanita yang seperti itu pada ku, aku tadi asal bicara"ujar David, yang kini tersenyum kikuk pada Alisa.


"Baiklah aku saja yang mencari tahu,kalau begitu"ujar Alisa.

__ADS_1


lagi-lagi David, kembali berkilah bahwa dia hanya asal bicara, padahal selama ini Alisa, juga tau, ketampanan mantan asisten pribadi nya itu, sangat di kagumi oleh staf kantor, ataupun para klien wanita yang selama ini bekerja sama dengan nya, ataupun yang baru bertemu, seandainya David, punya segalanya, mungkin semua sudah di pacari nya, tapi David, adalah pria sederhana yang sangat setia, tapi mendengar hal itu dari mulut David, entah kenapa rasanya menyakitkan, karena suami tampan nya itu di tawarkan kemewahan oleh wanita di luar sana.


__ADS_2