Sugar Daddy

Sugar Daddy
#sikap dingin Kenzo#


__ADS_3

"Salah ya??.... Ujar Anisa, sambil menatap Kenzo.


"Honey, aku bilang aku tau tempat nya di mana bukan bilang bunuh orang, honey, aku rasa kamu sudah terlalu jauh berpikir"ujar Kenzo.


"Ya, anggap lah aku salah,ya sudah aku harus istirahat besok aku akan pergi ke sana"ujar Anisa.


"Kita, bukan hanya kamu Honey"ujar Kenzo.


"Ken, jangan buat aku semakin merasa bersalah, kamu itu orang sibuk, tidak mungkin kamu pergi menemani aku dengan waktu yang cukup lama"ujar Anisa, mengingat kan.


"honey, kamu tau sendiri siapa aku, jadi tidak perlu khawatir untuk masalah pekerjaan ku, memang nya kamu mau berapa?? lama di sana"ujar Kenzo lagi.


"entah lah, mungkin selama nya, aku juga belum tau"ujar Anisa.


"Kalau begitu kita akan segera menikah dan kita akan segera mengurus kepindahan kita kesana" ujar Kenzo, tanpa beban.


"Sudah lah aku tidak sedang ingin berdebat"ujar Anisa, yang kini langsung berbalik hendak keluar, tapi Kenzo, menahan nya, dia langsung mencium bibir Anisa, saat itu juga tanpa aba-aba.


hingga beberapa detik kemudian ciuman itu terlepas Kenzo, langsung menatap lekat wajah cantik yang ada di hadapannya.


"Aku tidak suka penolakan Honey"ujar Kenzo lagi.


"heumm"ujar Anisa, sambil beranjak pergi, matanya sudah benar-benar mengantuk saat ini dia pergi meninggalkan Kenzo yang kini tengah menatap ke arah nya.


"honey, aku tidak main-main"ujar Kenzo lirih, Sambil menatap punggung Anisa.


sementara itu di kamar lain, saat ini wanita yang tak lain adalah Alisa, dia sedang menitikkan air mata nya, sedari bangun, tepat nya setelah bermimpi buruk, Air mata nya tak bisa di hentikan, dia merasa dunia nya, seakan berakhir, tidak ada lagi sumber kekuatan nya, jika mommy nya juga pergi menyusul sang Daddy, Alisa,tak sanggup lagi jika harus bertahan hidup nantinya.


dia pun bangkit dari tempat tidur nya dan mengambil air wudhu,lalu setelah itu dia mengerjakan solat malam, seperti yang selalu ia lakukan selama ini.


setelah usai sholat, Alisa, kembali ke ranjang nya,kini tangan nya mengelus puncak kepala putri,si gadis kecil yang selama ini, menjadi obat dari rasa sepinya itu.


"Sebentar lagi,kau aka menginjak usia remaja sayang, mommy, berharap kamu bisa menjaga diri mu sendiri, jangan sampai terluka seperti mommy"ujar Alisa.


Alisa, pun mencoba kembali berbaring di samping putri saat ini berharap rasa kantuk akan menghampiri nya.


Tapi berkali-kali berusaha untuk memejamkan mata nya tetap saja tidak bisa, Alisa kini duduk bersandar di kepala ranjang nya sambil membuka handphone nya, tanpa sadar dia melihat akun media sosial milik Adri yang hingga kini belum di hapus, tanpa sadar air mata nya semakin mengalir deras saat ini bagaimana tidak, Adri, mengunggah foto prewedding mereka berdua dengan caption , #cinta abadi, selama nya takan terganti#Aku mencintai mu hingga akhir hayat ku.


"Adri, aku terlalu egois selama ini aku lebih mementingkan rasa sakit ku, tanpa perduli dengan semua alasan kenapa semua itu bisa terjadi, aku salah Adri, maafkan aku, sayang maafkan aku,hiks hiks hiks hiks"Anisa, menangis di dalam sepinya malam, saat ini.


sementara itu Aryan yang kini masih berada di London, dengan putra semata wayangnya, hari-hari nya di sibukkan dengan bekerja dan bekerja, Aryan, seperti perahu yang hilang arah saat ini bahkan dia tidak memperhatikan dirinya sendiri, bahkan putra nya pun, selalu menangis di saat dia merindukan sang ayah.


penghianatan cinta yang ia lakukan dulu membuat nya, semakin menutup diri dengan wanita manapun, dia tidak ingin lagi, kejadian saat itu terulang kembali, cukup sudah rasa sakit yang ia berikan untuk Alisa, wanita yang sangat di cintai nya hingga kini Aryan, bahkan sering menyiksa diri sendiri, jika ia ingat dengan kejadian itu.


Aryan, akan mengurung diri di kamar, dan menghabiskan beberapa botol minuman keras hanya agar bisa melupakan rasa sakit nya dengan apa yang telah ia lakukan, dia merasakan sakit yang teramat karena cintanya tidak lagi bisa di gapai kalau dulu dia yang menutup akses dari Alisa, saat ini adalah kebalikan nya, Aryan, tidak bisa menghubungi Alisa, bahkan jika mereka bertemu di saat meeting kerja sama global nya pun tidak pernah Alisa ingin satu ruangan atau saling berhadapan, dia selalu memisahkan diri duduk bersama Edward,di ruang utama karena rapat terbagi menjadi dua ruangan saking banyaknya peserta rapat tersebut.


Cinta Aryan, pada Alisa, terlalu besar hingga Aryan, merasakan sakit yang teramat saat menerima penolakan Alisa, untuk bertemu dengan nya, tapi Aryan,sadar bahwa dirinya memang pantas untuk di hukum, dia adalah pria pengecut yang sudah sangat melukai hati nya, andaikan saja saat itu dia mengakui perbuatannya dan bersujud di kaki Alisa, bukan malah mendahulukan sifat ego nya mungkin Alisa, akan tetap bertahan tidak akan pernah pergi meninggalkan nya, tapi apa yang dilakukan oleh Aryan, dia bahkan tidak mencegah kepergian Alisa yang, lewat di hadapan waktu itu.


sementara Alisa, saat ini dia tengah mencari keberadaan putri kandung Adri, di tempat keluarga almarhum, tapi kata pelayan, putri Ardi Keyra, sudah lama tidak tinggal di sana semenjak Adri, meninggal.


lalu Alisa, pergi ke kediaman mantan istri Adri,di sana juga dia tidak menjumpai nya, bahkan keluarga nya terkesan tidak perduli, hingga saat Alisa, hendak masuk ke dalam mobil nya, seorang tetangga bilang bahwa Keyra,di titipkan di panti asuhan, yang lumayan jauh yaitu di Bogor, Alisa langsung menuju ke sana.


Alisa,tak habis pikir kenapa putri Adri yang notabene adalah anak orang kaya, harus di titipkan di panti asuhan, setelah kematian ayah ibunya, bukan kah mereka mampu untuk membiayai putri nya itu dengan harta yang mereka berdua tinggal kan, sementara anak kedua hasil dari perselingkuhan istri Adri, tinggal dengan bergelimang harta saat ini bersama keluarga nya, kenapa Keyra harus terbuang.

__ADS_1


alasannya karena Keyra, tidak bisa menjadi pewaris tahta kerajaan bisnis dari keduanya, walaupun,ibu Adri, ingin merawat cucunya itu tapi kondisi nya, yang sudah sakit-sakitan, semenjak kepergian Adri, bahkan perusahaan nya saat ini di ambil alih oleh paman Adri, perusahaan yang sudah menjadi atas nama Alisa, sebagai bukti begitu besar nya rasa cinta Adri, pada nya, tapi Alisa, tidak serta Merta mengambil alih, hingga saat ini walaupun ada sedikit rasa takut di hati nya saat ini,kalau perusahaan itu akan bangkrut jika di tangani oleh orang yang tidak tepat.


🌹💖💖💖🌹


Dua, hari sudah dia berada di Bogor, mencari keberadaan Keyra, setiap panti dia kunjungi, bahkan dia juga mengeluarkan sejumlah uang yang cukup besar untuk menyumbang di setiap panti, yang ia temui.


ini adalah panti terakhir yang Alisa, kunjungi, saat ini bahkan ia rela berjalan kaki, melewati gang sempit yang lumayan panjang saat ini karena keberadaan panti tersebut berada di tengah pemukiman warga.


sesampainya di sana, Alisa, langsung di sambut oleh ketua panti seorang wanita paruh baya, yang sangat ramah dia langsung dipersilahkan masuk ke dalam ruangan khusus para donatur, Alisa, langsung mengatakan maksud dan tujuan nya ke sana, dan saat itu juga Alisa, menulis sejumlah cek, yang nominalnya cukup pantastik yaitu dua miliar, karena rasa syukurnya telah menemukan keberadaan putri mending Adri, saat ini bahkan dia langsung membuat surat adopsi saat itu juga, bersama dengan pengacara handal teman dari kakak nya Elena, dengan pernyataan bahwa Keyra sah menjadi putri nya dan tidak ada yang bisa menggangu gugat.


Alisa,di temani oleh ibu panti langsung menemui Keyra, yang saat ini sedang duduk sendiri di bawah pohon, keseharian Keyra, memang seperti itu, dia adalah anak yang pendiam dan suka menyendiri, sejak kedatangan nya di panti.


Alisa, menghampiri nya dan berjongkok mensejajarkan diri dengan Keyra.


"Hay, sayang kamu sedang apa,ko sendirian, masih ingat aunty"ujar Alisa.


Keyra,tak menjawab hanya tatapan dan lelehan air mata, yang terlihat oleh semua orang yang kini berada di sana, Alisa , langsung mendekap erat tubuh gadis kecil yang kini berusia dua belas tahun itu,seusia putri nya, hanya saja Keyra terlihat lebih kurus.


Alisa, menangis sesenggukan sambil memeluk, erat tubuh Keyra, yang juga menangis kencang, Keyra, mengingat Adri yang kini telah tiada, saat bertemu dengan wanita yang sangat di cintai oleh Daddy nya itu.


"mommy,di sini Sayang, jangan takut, mommy akan merawat mu, seperti keinginan Daddy,mu dulu mommy akan menjaga mu dan tidak akan pernah menyia-nyiakan mu, mommy janji"ujar Alisa, pada Keyra.


"Aku rindu Daddy,momm... Daddy, tidak pernah kembali kenapa Daddy, harus pergi, dan mereka membuang Keyra, disini"ucap gadis kecil itu yang kini menangis sesenggukan.


"Nona, Alisa, sebaiknya kita mengobrol di ruangan saya"ucap pemilik panti.


mereka pun beranjak Alisa, berjalan sambil terus menggandeng Keyra, dan sesekali mengecup puncak kepala nya.


sesampainya di ruangan tersebut, Alisa, kembali memeluk erat, Keyra, saat ini dia bahkan masih berderai air mata, Alisa tidak bisa membayangkan kenapa mereka tega membuang putri Adri, satu-satunya dan bahkan mereka tidak pernah sekalipun datang mengunjungi nya hingga saat ini.


seorang wanita muda datang membawakan barang-barang milik Keyra, dan ada satu yang membuat Alisa, kembali menitikkan air mata, bingkai foto Adri, yang sedang tersenyum manis, saat ini terlihat jelas di hadapan nya,itu adalah barang yang Keyra miliki selama ini dan boneka terakhir yang Adri berikan saat dia berulang tahun.


"Apa semua nya sudah siap??"ujar Alisa.


"Sudah Nona, semua ini barang-barang pribadi nya Keyra"ujar wanita pengurus panti, tersebut.


Alisa, pun dibantu asisten nya David, saat ini langsung bergegas menuju mobilnya melewati gang sempit, dan lumayan panjang Alisa, menggandeng putri nya itu saat ini hingga sampai di mobil.


"momm... apa mommy,tau Daddy, dimana aku merindukan nya"ucap Keyra, yang langsung membuat hati Alisa,sakit tiada Tara ternyata selama ini Keyra, tidak tau bahwa Ayah nya telah meninggal dunia.


"Sayang, mommy, akan membawa mu menemui Daddy,mu, tapi kamu harus janji, setelah kamu bertemu dengan nya, kamu harus tetap bahagia bersama, mommy Ok"ujar Alisa.


Keyra, mengangguk lalu Alisa menuntun nya ke mobil.


mereka pun langsung pulang ke Jakarta, saat itu juga, perjalanan yang lumayan lelah karena macet hingga mereka sampai di sore hari, Alisa, meminta David, untuk membawa mereka ke pemakaman, Alisa, sekuat hati mencoba untuk tegar agar dia bisa memberikan kekuatan pada Keyra saat ini.


"momm... kenapa kita kesini"ujar Keyra bingung.


"sayang kamu harus kuat, kita akan bertemu Daddy "ujar Alisa.


"Tapi momm... kenapa??Daddy, tinggal di sini"ujarnya bingung, sambil terus mengikuti langkah Alisa, sesampainya di depan makam Adriyansah, Alisa berjongkok.


"Sayang ayo sini ,ini Daddy"ujar Alisa yang kini berlinang air mata.

__ADS_1


"Tidak momm... mommy bohong ini tidak mungkin Daddy....hiks hiks hiks... Daddy momm katakan ini tidak mungkin nyata Daddy, hiks kenapa Daddy ninggalin Keyra, Daddy, kenapa Daddy tega hiks, Daddy semua orang membuang Keyra, pantas saja Daddy, tidak datang menjemput Keyra, tuhan kenapa? kau ambil Daddy ku, kenapa??? tuhan kenapa? Daddy hiks hiks hiks, aku sama siapa di dunia ini, aku takut Daddy, mereka semua punya mommy dan Daddy, aku tidak Daddy kenapa ninggalin aku"Tangis Keyra,pecah dia terus bertanya kenapa dan kenapa sambil memeluk, erat batu nisan yang ada di hadapannya.


Alisa, semakin tak kuat menahan beban di hati nya dia pun tak sadarkan diri, David, yang sedari tadi berada di samping nya kini langsung mengangkat tubuh wanita yang sedang tidak sadarkan diri itu, Alisa langsung di bawa kedalam mobil sementara Keyra, masih menangis di sana, David, pun kembali lagi untuk menjemput Keyra, dan membujuk nya untuk segera pulang.


"Nona muda,ayo pulang kasihan mommy anda pingsan di mobil, sebaiknya kita segera membawa nya kerumah sakit kita bisa kesini kapan pun nona muda mau dan kalau nona muda rindu Daddy, sebaiknya nona muda berdoa untuk nya,agar Daddy nya bahagia di surga"ujar David, mencoba membujuk nya, dan akhirnya, Keyra pun mengikuti nya , sesampainya di mobil dia kembali menangis karena Alisa,tak sadarkan diri.


"momm... bangun, mommy kenapa?? om"ujar Keyra yang baru sadar bahwa Alisa pingsan, gadis itu seperti terkena gangguan psikis, mungkin karena perbuatan keluarga nya yang telah membuang nya.


"Nona, muda mommy, pingsan karena melihat anda menangis tadi, dia sangat kehilangan Daddy anda hingga saat anda menangis dia tidak tahan dengan kesedihan nya yang bertambah,nona tau mommy, anda mencari anda sudah berhari-hari lamanya karena rasa sayang dan cinta nya, terhadap Daddy anda"ujar David, sambil melajukan mobilnya menuju rumah sakit.


sesampainya di rumah sakit terdekat, David, langsung membopong tubuh lemah itu ke ruang IGD, bersama dengan suster dan dokter yang masuk ruangan tersebut.


David, pun kembali ke mobil, setelah Alisa, ditangani oleh dokter, saat ini David, menjemput Keyra di mobil, dan membawa nya ke dalam untuk menunggu hasil pemeriksaan dokter.


tidak lama dokter pun keluar, dan memanggil keluarga pasien.


"Keluarga nyonya Alisa"ujar dokter tersebut.


"Saya, asisten nya Dok"jawab David.


"Nona, Alisa, sebetar lagi di pindah ke ruang perawatan, dia hanya perlu beristirahat karena kelelahan dan seperti nya terlalu banyak beban pikiran"ujar sang dokter.


"Baiklah Dok"ujar David.


Alisa yang kini tengah di alihkan ke dalam ruangan inap VVIP, David mengikuti nya sambil menuntun Keyra.


sesampainya di sana dia meminta Keyra, untuk menunggu di sofa, yang ada di ruangan tersebut dan dia langsung izin keluar untuk membeli makanan untuk Keyra, dan David.


Keyra, pun menuruti apa yang di perintahkan oleh David, dia duduk anteng di sofa tersebut, sementara ia pergi mencari makan untuk mereka nanti.


David, pria tampan yang berusia,dua tahun lebih muda dari Alisa, sudah menjadi asisten Alisa, selama tujuh tahun, tapi dia tidak pernah sekalipun berkencan dengan wanita manapun meski Alisa, sering memberikan dia libur, pria tampan yang terkesan dingin itu bahkan lebih dewasa dari usia nya saat ini, entah apa yang ada di pikiran nya, saat ini dia begitu gila kerja, dan tidak pernah main-main dengan pekerjaan nya itu.


David, sudah kembali dari luar,ia membawa beberapa paper bag, berisi beberapa pilihan makanan disana juga dia membelikan makanan paforit Alisa, seperti yang selalu ia tau selama ini.


David, juga tersenyum manis saat melihat Keyra,kini tertidur pulas di sofa, dan Alisa yang tengah menatap nya.


Alisa, sudah sadar dari tiga puluh menit yang lalu, saat David, pergi dari ruangan tersebut.


"Selamat petang Nona, saya senang anda sudah sadar"ujar David, sambil tersenyum manis seperti yang selalu Alisa perintahkan agar David, tidak perlu se kaku saat dengan orang lain.


"David... aku ingin pulang, sekarang tolong urus semuanya, aku tidak suka berada di sini"ujar Alisa.


"Tapi, setelah kamu selesai makan"ujar Alisa lagi.


"Baik Nona"ujar David, sambil memberikan makanan paforit Alisa di meja kecil khusus pasien.


"Apa anda bisa makan sendiri, atau saya akan suapi ??"ujar David.


"David, aku tidak sedang sakit, jadi aku bisa makan sendiri, kamu juga makan lah dan untuk Keyra,biar nanti saya yang akan menyuapinya makan, setelah dia bangun"ujar Alisa.


mereka pun menikmati makanan nya di tempat masing-masing, saat ini terasa hening, hingga David, selesai makan, dia pun langsung bergegas menuju, keluar ruangan seperti yang di perintahkan oleh Alisa, saat ini yaitu mengurus kepulangan nya dari rumah sakit tersebut.


sementara itu di Amerika, sudah beberapa hari terakhir, Kenzo dan Anisa,sibuk bolak-balik ke rumah sakit, untuk menjenguk Soraya, yang kini masih di rawat di sana.

__ADS_1


Edward, selalu setia mendampingi wanita yang sangat di cintai nya itu meski kini mereka, hanya terikat oleh anak, dan bukan karena pernikahan, tapi rasa cinta Edward, untuk Soraya, masih begitu besar hingga saat ini.


__ADS_2