Sugar Daddy

Sugar Daddy
pulang ke rumah Bunda


__ADS_3

setelah kembali dari hotel pagi itu soraya dan Aditya langsung bergegas menuju ke ruang keluarga dimana mereka tengah sibuk bercengkrama dan bermain di ruang tersebut terlihat nyonya Atmaja begitu bahagia saat bermain dengan kelima nya saat ini.


"heumm, ternyata kalian itu sedang di sini ya ucap Aditya sambil mengecup pipi nyonya Atmaja dengan sayang.


"owh putra ku yang tampan ini selamat ulang tahun sayang mommy muachh"ucap nyonya Atmaja sambil mencium seluruh bagian wajah putra semata wayangnya itu.


"terimakasih mommy"ucap Aditya.


mereka pun bercengkrama dengan sangat bahagia, saat ini pun nyonya Atmaja memutuskan untuk pindah kerumah tersebut, karena tidak ingin tinggal jauh dari kelima cucunya itu.


saat ini waktu menunjukan pukul sembilan pagi, Aditya masih mengobrol dengan mereka semua Sementara itu soraya meminta izin untuk mengunjungi rumah Bunda nya yang sudah lama kosong di sana hanya ada penjaga dan beberapa asisten rumah soraya teringat sesuatu dia pun langsung minta izin pada Aditya.


"mas, aku mau kerumah lama ku dulu hari ini aku rindu dengan ayah bunda mungkin baru pulang nanti malam aku juga mau mengambil sesuatu"ucap soraya.


"sayang, apa perlu aku temani"ucap Aditya.


"tidak usah mas aku titip anak-anak ya mas"ucap Soraya terburu-buru.


"baiklah sayang hati-hati"ucap nya.pada soraya..


soraya pun pergi ke tempat tinggal nya dahulu mungkin di sana terlalu banyak kenangan menyediakan bagi nya tapi soraya tetap kangen dengan mendiang sang ayah dan juga bunda biar bagaimanapun di sana adalah tempat kelahirannya, dan juga sempat ada kebahagiaan sebelum ibu tiri nya muncul di kehidupan nya.


sesampainya di Mension, dia pun langsung di sambut pelayan.


"ayah bunda aku pulang"ucap nya dalam hati.


soraya pun berjalan menyusuri setiap sudut rumah masa kecil nya itu, dia meneteskan air mata, soraya pun berlanjut ke kamar Bunda nya dulu.


"Bunda, aku sangat rindu dengan kalian berdua"ucap soraya.


setelah itu ia pun merebahkan tubuhnya dan memejamkan mata, nya seakan ayah dan ibu nya kini aku di kedua belah sisi nya sedang memeluk nya seperti dulu, soraya pun tertidur pulas hingga malam tiba dia enggan untuk membuka mata nya saat ini.


soraya membuka mata ketika seseorang mengecup bibir nya,ya... dia adalah Aditya yang mencemaskan istrinya yang tidak kunjung pulang juga.


"mas, kapan kamu datang"ucap soraya kaget.


"barusan Sayang, aku mencemaskan mu makanya aku menyusul mu kesini"jawab Aditya.


"aku rindu ayah bunda ku mas, aku rindu seperti tadi mereka memeluk ku dari kedua sisi, rasanya damai aku bahkan tidak ingin membuka mata"ucap soraya yang kini menunduk dan meneteskan air mata nya.


"sayang, kamu jangan sedih lagi oke, aku akan selalu ada bersama mu dan tidak akan membiarkan mu merasa kesepian"ucap Aditya.


"mas, aku rindu mereka bukan merindukan orang yang masih ada di dunia ini aku bahkan merindukan kedua orang tua ku, yang sudah tidak bisa ku lihat atau ku peluk lagi, aku bahkan sedah tidak bisa lagi untuk menyentuh mereka, hanya kenangan yang tersisa di dinding rumah ini"ucap soraya Sambil menangis sesenggukan.


Aditya masih memeluk nya erat saat ini sambil mengelus punggung istrinya itu.


"sayang, kamu masih punya mommy dan Daddy yang akan selalu menyayangi mu menggantikan posisi mereka saat ini"ucap Aditya.


"ya,,,mas andaikan saja sama seperti kasih sayang mereka saat itu aku tidak akan mungkin sesedih ini,kasih sayang mereka tidak di temukan di siapapun kalau pun ada itu mustahil mas,hiks hiks hiks"ucap soraya masih menangis.


"sudah ya sayang ku jangan pernah menangis lagi, aku tau kamu saat ini begitu merindukan mereka tapi sampai kan lah rindu mu pada mereka lewat do'a yang kau panjat kan.di setiap waktu.


"mas, boleh aku minta sesuatu?"ucap soraya.


"apa pun itu sayang ku"ucap Aditya.


"mas aku ingin kita pindah ke sini dan selamanya tetap di sini"ucap soraya.


"tapi sayang, bagaimana dengan rumah kita"ucap Aditya.


"mas, aku tidak mau tau pokonya mulai saat ini kita tinggal di sini"ucap soraya.


"baiklah sayang, aku akan turuti apa pun yang kamu inginkan"ucap Aditya walaupun rasanya sulit karena dia ingin memberikan nafkah lahir pada istri nya itu.


"mas, aku akan menjual beberapa rumah peninggalan Bunda, dan aku akan menyimpan uang, nya dalam deposito untuk mereka nanti"ucap soraya.

__ADS_1


"apa kamu tidak sayang dengan rumah yang Bunda berikan untuk mu itu"ucap Aditya.


"sayang sih mas tapi jika di biarkan tanpa ada yang menempati, rasanya sayang juga, aku sudah memutuskan untuk tinggal selama nya di sini"ucap soraya.


"baiklah sayang aku akan membantu mu menjual kan nya mulai besok"ucap Aditya.


"terimakasih sayang ku kau memang pria terbaik yang ada dalam kehidupan ku"ucap soraya.


Aditya pun mengajak istrinya itu turun karena pelayan bilang nyonya nya tidak makan sama sekali selama di sana sedari pagi.


"sayang ayo makan,dulu, kenapa kamu nakal tidak mau makan seharian ini"ucap Aditya.


"aku tidak ingat dengan perut ku mas yang aku ingat adalah rasa rindu ku"ucap soraya.


Aditya pun menghubungi ibunya dia menitipkan lagi putra-putri nya saat ini karena mereka akan menginap di sana, sebelum menyiapkan, kepindahan mereka.


soraya pun kini turun bersama dengan Aditya yang langsung membawanya ke arah meja makan,di sana sudah di hidangkan makanan sesuai permintaan Aditya.


"makanlah sayang ku, besok aku akan membantu mu, mengurus semua nya"ucap Aditya.


"terimakasih Hanny"ucap soraya.


mereka pun makan malam bersama setelah itu Aditya menyuruh semua pelayan Mension tersebut untuk mempersiapkan semua nya karena besok mereka akan pindah ke Mension ini untuk selamanya.


semua pelayan pun mengangguk perlahan mereka mengerti apa yang harus di lakukan termasuk menyiapkan kamar utama untuk mereka berdua.


"sayang kita bisa tidur di kamar ku saat ini di sana masih tertata rapi seperti saat aku akan meninggalkan nya"ucap soraya.


"tentu saja Sayang ku"ucap Aditya.


setelah berbincang kini mereka pun menaiki tangga menuju kamar soraya yang saat ini masih sangat terawat sangat rapih dan nyaman.


"sayang ini kamar mu"ucap Aditya yang takjub bukan karena kemewahan nya tapi karena kamar itu sangat berkesan untuk nya kamar yang begitu indah bernuansa putih dan semua nya seba putih dari mulai perabotan dan juga baju nya juga.


🌹💖💖💖🌹


semua anaknya terlihat sangat antusias saat ini, mereka begitu suka dengan rumah baru mereka.


"momm...ini rumah siapa?"ucap Edgardo.


"rumah mommy saat mommy, kecil dulu"ucap soraya.


"hemm, rumah yang bagus"ucap Elena.


"tentu saja Sayang ku"ucap Aditya.


mereka pun pergi ke halaman belakang yang indah di penuhi bunga-bunga anggrek kesuksesan mendiang ibu nya, yang tidak pernah Suryo ubah.


"waww... bunga yang sangat cantik"ucap Edgar.


"kamu suka sayang"ucap soraya.


"iya momm..."ucap Edgar.


"wah...di sini banyak jenis anggrek ya sayang"ucap nyonya Atmaja, yang begitu suka dengan bunga tersebut.


"iya mommy, itu adalah bunga kesukaan mendiang Bunda dulu sudah hampir dua puluh tahun ini masih terawat dengan baik, karena ayah sangat memperhatikan nya"ucap soraya.


"begitu lama nya hingga berkembang biak,hebat ya gimana kalau kita buat taman anggrek,di depan juga"ucap Nyonya Atmaja.


"heumm,ide bagus"ucap soraya.


mereka pun kini makan siang bersama keluarga besar nya, soraya terlihat berbinar-binar,raut yang kemarin terlihat sedih sekarang Aditya bisa melihat istrinya bahagia itu pula yang membuat hati nya tentram.


sementara itu si kembar Ardi dan Ardan kini tengah minum' susu formula nya di bantu kedua Nanny nya, Aditya mbawa beberapa pelayan rumah lama nya, karena di Mension soraya juga sudah ada beberapa pelayan mereka tinggal di rumah belakang Mension yang seperti itu rumah kontrakan berpetak-petak itu.

__ADS_1


sementara, itu kini, mereka tengah berada di dalam kamar nya masing-masing saat ini karena jam istirahat.


sementara Ardi dan Ardan tidur di kamar soraya, saat ini karena belum menyiapkan,kamar untuk mereka.


di pagi hari, soraya bangun pagi, sekali dia langsung, bergegas menuju dapur dia, menyiapkan sarapan pagi untuk seluruh keluarga nya.


setelah selesai memasak di bantu pelayan, menyiapkan semuanya, saat itu setelah itu ia kembali ke kamar nya melihat kedua putranya yang masih anteng dalam tidurnya.


"Daddy sayang bangun ini sudah sangat pagi"ucap soraya.


"morning kiss dulu baru aku bangun Hanny"ucap Aditya sambil menunjuk bibir nya saat ini.


"hemm baik'lah sayang ku muachhhh"soraya pun langsung mengecup Aditya dan Aditya pun bangun dan bergegas menuju kamar mandi, setelah itu soraya menyiapkan pakaian kerja untuk Aditya.


setelah selesai membantu Aditya memasang kan dasi nya,kini soraya langsung membawa kedua putranya ke luar pintu di sana sudah ada para Nanny nya menunggu di depan pintu.


soraya pun menitipkan kedua bayi kembar itu pada pengasuh nya masing-masing dia langsung menuju kamar tiga buah hati nya saat ini mereka ternyata sudah bangun dan baru saja mandi di bantu Nanny nya.


"owh anak mommy kalian sudah wangi, muachhhh... muachhhh... muachhhh"soraya pun mencium ketiga nya yang kini tersenyum pada nya.


"setelah selesai bersiap kalian turun untuk sarapan mommy sudah buat kan makanan paforit untuk kalian bertiga"ucap soraya.


setelah itu ia kembali ke dalam kamar nya di lihat nya suaminya kini masih duduk di sofa dan sedang fokus dengan ponselnya.


"sayang, kamu belum turun juga hemmm"ucap soraya sambil duduk di samping Aditya.


"aku nungguin kamu Hanny ayo kita turun"ucap soraya.


"tentu saja Sayang ku"ucap Aditya yang kini kini memeluk erat tubuh istrinya itu dari belakang.


"ada apa Daddy?"tanya soraya.


"hmmm... sayang aku harus ke Hongkong, saat ini juga, ucap nya sedih karena harus berpisah dengan istri dan juga anak nya.


"ko mendadak si sayang kenapa tidak dari sebelumnya"ucap soraya.


aku baru dapat email sayang ada masalah di cabang utama di sana"ucap Aditya.


"heumm baik'lah turun lah dulu sarapan aku akan menyiapkan barang yang kamu butuhkan untuk di sana ucap soraya.


"tidak usah sayang semua sudah tersedia di Mension ku yang ada di sana"jawab Aditya yang tidak ingin merepotkan istrinya itu ya di sana ada apartemen dan juga Mension yang di milikinya dengan semua pasilitas lengkap jadi tidak membutuhkan bawaan apa pun jika ingin pergi ke sana.


"baiklah mas, aku juga akan bersiap untuk bekerja mulai hari ini"ucap soraya.


"tidak sayang kamu tidak boleh kemana-mana cukup duduk manis saja, dan merawat mereka aku sudah menyuruh asisten ku untuk menggantikan posisi mu saat aku pergi"ujar Aditya.


mereka pun pergi menuju meja makan dan sarapan bersama di pagi hari ini termasuk nyonya Atmaja dan suaminya.


"momm... aku akan ke Hongkong hari ini juga sebaiknya mommy tetap tinggal di sini aku titip anak dan istri ku"ucap Aditya.


"baiklah sayang ku, tetap lah berhati-hati di perjalanan dan sampai saat kamu kembali nanti, mommy dan anak istri mu menunggu mu di sini"ucap Nyonya Atmaja yang mencium kening putra nya itu dan mengelus nya lembut penuh kasih.


setelah selesai sarapan Aditya pun pergi menuju kamar nya bersama dengan sang istri dia pun berpamitan dengan cara bercinta terlebih dahulu karena Aditya akan sangat lama di sana hingga dua jam lamanya mereka pun mandi bersama setelah selesai dan berpakaian rapi kini Aditya membawa tas yang berisi laptop dan tidak lupa menggunakan jas kebesaran milik nya itu.


dengan kacamata hitam yang kini menambah ketampanan nya Aditya pun langsung mencium bibir istrinya itu sedikit lebih lama sebelum ia masuk kedalam mobil entah kenapa ada rasa bersalah yang tiba-tiba muncul dalam hati nya saat ini.


"Hanny, jaga diri mu baik-baik dan juga Aku titip mereka, setelah aku sampai aku akan mengabarimu...."ucap Aditya yang kini mengecup seluruh wajah cantik istri nya itu.


ada hal yang sulit di ungkapkan saat ini oleh Aditya, tentang kepergian nya tapi, dia berharap soraya tidak akan pernah pergi dari nya saat dia tau satu hari nanti.


dua bulan sudah Aditya di Hongkong, dia bahkan hanya beberapa kali, menghubungi nya,itu pun saat dia berada di kantor entah apa yang terjadi tapi soraya hanya berpikir positif saja, dia tidak ingin memperkeruh suasana hati nya yang jujur saja dia sedikit merasa curiga ada hal yang di sembunyikan oleh suaminya itu.


seperti saat ini soraya, kaget saat Aditya sedang menghubungi nya, dia mendengar suara wanita dari belakang nya.


"Hanny, siapa yang sedang kamu hubungi"tiba-tiba telpon pun terputus begitu saja soraya langsung terduduk lemas ponsel nya terjatuh dari balkon kamar nya saat ini.

__ADS_1


"mas..."ucap soraya lirih, dia tidak kuasa mendengar nya.... dia pun tidak sadarkan diri.


__ADS_2